Breaking News
light_mode

Kapolri: Kritik Publik Jadi Cermin Pembenahan Polri

  • account_circle Admin
  • calendar_month 20 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan media dan masyarakat merupakan mitra pengawasan yang penting untuk mendorong Polri semakin profesional, transparan, humanis, dan dipercaya publik.

BOGOR — Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pembenahan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) merupakan proses yang terus berjalan. Ia mengakui institusi kepolisian masih memiliki kekurangan dan membutuhkan kritik serta pengawasan dari masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri dalam puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Bogor.

Kapolri menggunakan peribahasa “tak ada gading yang tak retak” untuk menggambarkan perjalanan pengabdian Polri. Menurutnya, kritik publik tidak seharusnya dipandang sebagai ancaman terhadap institusi, melainkan sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja kepolisian.

“Tak ada gading yang tak retak. Kritik dari masyarakat harus menjadi cermin bagi Polri untuk terus melakukan pembenahan dan memperbaiki diri.”

Kapolri menilai harapan masyarakat terhadap Polri merupakan amanah yang harus dijawab melalui peningkatan profesionalitas dan kualitas pelayanan. Dalam proses tersebut, media dan masyarakat memiliki peran penting sebagai bagian dari pengawasan publik.

“Media dan masyarakat merupakan mitra dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas kepolisian.”

Pengawasan publik, lanjutnya, dibutuhkan untuk memastikan proses reformasi dan pembenahan internal Polri berjalan secara konsisten. Hal itu penting karena di tengah banyaknya anggota yang menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, masih terdapat oknum yang melakukan pelanggaran atau menyalahgunakan kewenangan.

Namun, tindakan individu tersebut tidak semestinya digeneralisasi sebagai gambaran seluruh institusi Polri. Di sisi lain, setiap pelanggaran tetap harus diproses secara tegas karena dapat merusak kepercayaan masyarakat dan mencederai nama baik institusi.

“Perbuatan oknum tidak boleh digeneralisasi sebagai wajah seluruh institusi. Namun, setiap pelanggaran juga tidak boleh dibiarkan karena dapat merusak kepercayaan masyarakat.”

 

Karena itu, kritik yang konstruktif, pemberitaan yang berimbang, serta partisipasi masyarakat dalam melakukan kontrol sosial dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan kepolisian.

Media, dalam menjalankan fungsi jurnalistiknya, memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi berdasarkan fakta, menjaga keberimbangan pemberitaan, serta memberikan ruang klarifikasi kepada pihak-pihak yang diberitakan.

Prinsip tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan antara media, masyarakat dan Polri agar tetap berada dalam koridor profesionalitas dan kepentingan publik.

Dalam konteks tersebut, media yang menjadi mitra Polri tidak berarti harus membenarkan seluruh tindakan aparat. Sebaliknya, media tetap memiliki fungsi kontrol dengan menyampaikan fakta secara proporsional ketika terjadi persoalan, sekaligus memberikan apresiasi terhadap anggota kepolisian yang menunjukkan prestasi dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Polri yang kuat bukanlah Polri yang bebas dari kritik. Polri yang kuat adalah Polri yang mampu menerima kritik, melakukan evaluasi, menindak anggota yang melanggar, memperbaiki sistem, dan membuktikan perubahan melalui tindakan nyata.”

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 pun diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Pembenahan Polri harus dapat dirasakan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, mulai dari tingkat pusat hingga jajaran kewilayahan.

Pengawasan masyarakat menjadi penting untuk memastikan setiap proses tersebut berjalan sesuai aturan. Ketika anggota berprestasi, publik perlu memberikan apresiasi. Sebaliknya, ketika terdapat dugaan penyimpangan, informasi harus disampaikan secara profesional, berdasarkan fakta, serta tetap menghormati proses hukum dan hak jawab pihak yang diberitakan.

Pada akhirnya, pengawasan terhadap Polri bukan semata-mata untuk kepentingan institusi kepolisian, melainkan juga untuk kepentingan masyarakat. Polri sebagai institusi pelayanan publik dituntut menjaga kepercayaan melalui penegakan hukum, perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kritik bukan ancaman. Pengawasan bukan permusuhan. Pembenahan adalah kebutuhan. Dan kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus dijaga.”

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satpol PP Bali dan Komunitas Lingkungan Bersihkan Sampah Plastik di Mangrove Batu Lumbang

    Satpol PP Bali dan Komunitas Lingkungan Bersihkan Sampah Plastik di Mangrove Batu Lumbang

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Ray
    • 6Komentar

    DENPASAR – Puluhan personel gabungan menggelar aksi bersih-bersih sampah plastik di kawasan mangrove Batu Lumbang, Pesanggaran, Denpasar, Jumat (22/5) pagi. Kegiatan yang dilakukan menggunakan kano tersebut melibatkan Satpol PP Provinsi Bali, Ditpolairud Polda Bali, Yayasan Sintesia Animalia Indonesia (SAI), UPTD Tahura, komunitas Kawan Alam, hingga kelompok nelayan setempat. Aksi sosial itu menjadi bagian dari rangkaian […]

  • Royal Ambarrukmo Supports Development of Sidorejo Tourism Village

    Royal Ambarrukmo Supports Development of Sidorejo Tourism Village

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 305Komentar

    YOGYAKARTA, December 3, 2025 — In celebration of its 14th anniversary, Royal Ambarrukmo Yogyakarta reaffirmed its commitment to empowering local communities by carrying out a Corporate Social Responsibility (CSR) program in Sidorejo Tourism Village, Lendah, Kulonprogo. Under the theme “Nirasoka Mahakarti,” the five-star heritage hotel translated its philosophy of collaboration, consistency, and meaningful action into […]

  • Prabowo: Jangan Keluhkan Beras Mahal, Petani Harus Hidup Sejahtera

    Prabowo: Jangan Keluhkan Beras Mahal, Petani Harus Hidup Sejahtera

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Panen Raya Serentak di 43 Titik Jadi Penegasan Komitmen Pemerintah Mewujudkan Swasembada Pangan Nasional MALANG – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa kesejahteraan petani harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan sektor pertanian nasional. Menurutnya, petani merupakan ujung tombak ketahanan pangan sehingga sudah sepatutnya memperoleh penghasilan yang layak. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri Panen Raya […]

  • Tamparan Realita di UGM, Museum Koruptor Indonesia Bongkar Wajah Para Penjarah Negeri!

    Tamparan Realita di UGM, Museum Koruptor Indonesia Bongkar Wajah Para Penjarah Negeri!

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    YOGYAKARTA – Universitas Gadjah Mada (UGM) bikin gebrakan yang mengguncang publik lewat acara Sound of Justice yang digelar Fakultas Hukum. Dalam rangkaian acara tersebut, hadir sebuah pameran kontroversial namun menggugah: Museum Koruptor Indonesia, yang disebut-sebut sebagai yang pertama di Indonesia. Booth museum ini sontak menjadi pusat perhatian mahasiswa dan pengunjung. Tak seperti pameran biasa, museum […]

  • Kebebasan Pers Dipertaruhkan! ID Wartawan CNN Indonesia Dicabut di Istana

    Kebebasan Pers Dipertaruhkan! ID Wartawan CNN Indonesia Dicabut di Istana

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 7Komentar

    Jakarta, 28 September 2025 – Polemik kebebasan pers kembali mencuat setelah kartu identitas liputan (ID Card) milik jurnalis CNN Indonesia, Diana Valencia, dicabut oleh Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden. Pencabutan tersebut dilakukan usai Diana melontarkan pertanyaan kritis kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah menjadi sorotan publik. […]

  • Prabowo Ungkap Peran Megawati Saat Dirinya “Luntang-Lantung”, Singgung Etika Politik dan Bisnis di Sidang DPR RI

    Prabowo Ungkap Peran Megawati Saat Dirinya “Luntang-Lantung”, Singgung Etika Politik dan Bisnis di Sidang DPR RI

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 6Komentar

    JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pengakuan mengejutkan terkait hubungannya dengan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dalam pidato Rapat Paripurna DPR RI ke-19 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Pidato yang awalnya membahas Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 itu mendadak menjadi sorotan ketika Prabowo berbicara […]

expand_less