Breaking News
light_mode

Kapolri: Kritik Publik Jadi Cermin Pembenahan Polri

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan media dan masyarakat merupakan mitra pengawasan yang penting untuk mendorong Polri semakin profesional, transparan, humanis, dan dipercaya publik.

BOGOR — Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pembenahan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) merupakan proses yang terus berjalan. Ia mengakui institusi kepolisian masih memiliki kekurangan dan membutuhkan kritik serta pengawasan dari masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri dalam puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Bogor.

Kapolri menggunakan peribahasa “tak ada gading yang tak retak” untuk menggambarkan perjalanan pengabdian Polri. Menurutnya, kritik publik tidak seharusnya dipandang sebagai ancaman terhadap institusi, melainkan sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja kepolisian.

“Tak ada gading yang tak retak. Kritik dari masyarakat harus menjadi cermin bagi Polri untuk terus melakukan pembenahan dan memperbaiki diri.”

Kapolri menilai harapan masyarakat terhadap Polri merupakan amanah yang harus dijawab melalui peningkatan profesionalitas dan kualitas pelayanan. Dalam proses tersebut, media dan masyarakat memiliki peran penting sebagai bagian dari pengawasan publik.

“Media dan masyarakat merupakan mitra dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas kepolisian.”

Pengawasan publik, lanjutnya, dibutuhkan untuk memastikan proses reformasi dan pembenahan internal Polri berjalan secara konsisten. Hal itu penting karena di tengah banyaknya anggota yang menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, masih terdapat oknum yang melakukan pelanggaran atau menyalahgunakan kewenangan.

Namun, tindakan individu tersebut tidak semestinya digeneralisasi sebagai gambaran seluruh institusi Polri. Di sisi lain, setiap pelanggaran tetap harus diproses secara tegas karena dapat merusak kepercayaan masyarakat dan mencederai nama baik institusi.

“Perbuatan oknum tidak boleh digeneralisasi sebagai wajah seluruh institusi. Namun, setiap pelanggaran juga tidak boleh dibiarkan karena dapat merusak kepercayaan masyarakat.”

 

Karena itu, kritik yang konstruktif, pemberitaan yang berimbang, serta partisipasi masyarakat dalam melakukan kontrol sosial dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan kepolisian.

Media, dalam menjalankan fungsi jurnalistiknya, memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi berdasarkan fakta, menjaga keberimbangan pemberitaan, serta memberikan ruang klarifikasi kepada pihak-pihak yang diberitakan.

Prinsip tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan antara media, masyarakat dan Polri agar tetap berada dalam koridor profesionalitas dan kepentingan publik.

Dalam konteks tersebut, media yang menjadi mitra Polri tidak berarti harus membenarkan seluruh tindakan aparat. Sebaliknya, media tetap memiliki fungsi kontrol dengan menyampaikan fakta secara proporsional ketika terjadi persoalan, sekaligus memberikan apresiasi terhadap anggota kepolisian yang menunjukkan prestasi dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Polri yang kuat bukanlah Polri yang bebas dari kritik. Polri yang kuat adalah Polri yang mampu menerima kritik, melakukan evaluasi, menindak anggota yang melanggar, memperbaiki sistem, dan membuktikan perubahan melalui tindakan nyata.”

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 pun diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Pembenahan Polri harus dapat dirasakan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, mulai dari tingkat pusat hingga jajaran kewilayahan.

Pengawasan masyarakat menjadi penting untuk memastikan setiap proses tersebut berjalan sesuai aturan. Ketika anggota berprestasi, publik perlu memberikan apresiasi. Sebaliknya, ketika terdapat dugaan penyimpangan, informasi harus disampaikan secara profesional, berdasarkan fakta, serta tetap menghormati proses hukum dan hak jawab pihak yang diberitakan.

Pada akhirnya, pengawasan terhadap Polri bukan semata-mata untuk kepentingan institusi kepolisian, melainkan juga untuk kepentingan masyarakat. Polri sebagai institusi pelayanan publik dituntut menjaga kepercayaan melalui penegakan hukum, perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kritik bukan ancaman. Pengawasan bukan permusuhan. Pembenahan adalah kebutuhan. Dan kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus dijaga.”

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dibalik Normalisasi Tukad Ngenjung, Diduga Ada Jalan Rahasia Menuju Kawasan Industri Baru di Hutan Mangrove? 

    Dibalik Normalisasi Tukad Ngenjung, Diduga Ada Jalan Rahasia Menuju Kawasan Industri Baru di Hutan Mangrove? 

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Ray
    • 17Komentar

    DENPASAR – Proyek Normalisasi Sungai Tukad Ngenjung yang didasari dari permohonan Desa Adat Sidakarya guna menanggulangi bencana banjir, yang kemudian dibuatkan kerjasama antara Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH)  Provinsi Bali dengan Desa Adat Sidakarya menuai polemik. Memang hal tersebut tercantum dalam Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P 85 tahun 2014 co. Peraturan Menteri Kehutanan dan […]

  • Indonesia Dibilang Makmur, Anak Kecil Masih Tidur di Jalan! Slogan Belaka?

    Indonesia Dibilang Makmur, Anak Kecil Masih Tidur di Jalan! Slogan Belaka?

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Di tengah gaung Indonesia berdaulat, adil, dan makmur, pemandangan anak kecil yang masih tidur di jalan menjadi tamparan bahwa kesejahteraan belum dirasakan semua warga. DENPASAR — Slogan tentang Indonesia yang makmur kembali menggema setiap momentum perayaan kemerdekaan. Namun, di balik pidato, spanduk, dan seremoni kebangsaan, masih ada pemandangan yang menyisakan pertanyaan besar: bagaimana mungkin Indonesia […]

  • Royal Ambarrukmo Yogyakarta Perkenalkan Pengalaman “Laku Rasa” untuk Pasar Eropa

    Royal Ambarrukmo Yogyakarta Perkenalkan Pengalaman “Laku Rasa” untuk Pasar Eropa

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    YOGYAKARTA – Royal Ambarrukmo Yogyakarta menjadi lokasi utama penyelenggaraan program Gastro–Wellness Mega Famtrip: Journey of the Five Senses – Laku Rasa, sebuah inisiatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI yang bertujuan memperkuat pasar Eropa di segmen gastronomi, wellness, dan transformative travel. Rombongan travel agent dari sejumlah negara Eropa tiba di hotel bersejarah tersebut pada 28 […]

  • Kekayaan Satoshi Nakamoto Kembali Tembus US2 Miliar Seiring Rebound Bitcoin Awal Tahun

    Kekayaan Satoshi Nakamoto Kembali Tembus US$102 Miliar Seiring Rebound Bitcoin Awal Tahun

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR – Kekayaan pencipta Bitcoin, Satoshi Nakamoto, kembali melonjak signifikan setelah sempat tergerus sepanjang tahun lalu. Berdasarkan data Arkham Intelligence pada Selasa (6/1), total kekayaan Satoshi kini diperkirakan mencapai US$102 miliar atau setara Rp1,7 kuadriliun, menyusul pemulihan harga Bitcoin di awal tahun 2026. Kenaikan kekayaan tersebut sejalan dengan pergerakan Bitcoin (BTC) yang kembali menguat ke […]

  • Demokrat Hadir di Tengah Warga Denpasar Terdampak Banjir, Bawa Pesan Kepedulian AHY

    Demokrat Hadir di Tengah Warga Denpasar Terdampak Banjir, Bawa Pesan Kepedulian AHY

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    DENPASAR – Partai Demokrat menunjukkan kepeduliannya terhadap korban banjir di Denpasar dengan menyalurkan ratusan paket bantuan sembako bagi warga terdampak, Selasa (16/9/2025). Aksi kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Dr. Ir. H. E. Herman Khaeron, M.Si, yang datang bersama jajaran DPD Demokrat Bali, DPC Denpasar, dan DPC Badung. Di Balai Masyarakat […]

  • Media Gathering! Imigrasi Klungkung Perkuat Pengawasan Orang Asing dan Siapkan Layanan Inovatif bagi Masyarakat

    Media Gathering! Imigrasi Klungkung Perkuat Pengawasan Orang Asing dan Siapkan Layanan Inovatif bagi Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Ray
    • 8Komentar

    KLUNGKUNG – Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Klungkung terus memperkuat pengawasan terhadap keberadaan warga negara asing (WNA) sekaligus menghadirkan berbagai inovasi pelayanan keimigrasian guna memudahkan masyarakat mengakses layanan publik. Komitmen tersebut disampaikan Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Klungkung, Edmon Arwin, dalam kegiatan Media Gathering bersama insan pers di Warung Laco, Klungkung, Kamis […]

expand_less