Breaking News
light_mode

Harga Kos di Bali Kian Melambung, Pekerja Mengeluh, Cari Tempat Tinggal Kini Lebih Sulit daripada Cari Kerja

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Meningkatnya harga sewa kamar kos di Bali mulai menjadi persoalan serius bagi para pekerja, baik pendatang maupun warga yang mencari penghidupan di Pulau Dewata. Di sejumlah kawasan strategis, biaya sewa yang terus merangkak naik membuat banyak orang terpaksa menunda hidup mandiri, berbagi kamar, hingga tinggal jauh dari lokasi kerja demi menekan pengeluaran.

Ardiansyah (30), perantau asal Bima, Nusa Tenggara Barat, menjadi salah satu yang merasakan dampaknya. Ia datang ke Bali dengan harapan memperbaiki taraf hidup dan berhasil mendapatkan pekerjaan hanya tiga hari setelah tiba. Namun, penghasilannya belum cukup untuk menyewa kamar kos sendiri.

Selama lebih dari setahun, Ardi masih berbagi kamar dengan sepupunya yang lebih dulu menetap di Bali. Menurutnya, mencari kos dengan harga terjangkau kini jauh lebih sulit dibandingkan mencari pekerjaan.

“Sudah empat bulan terakhir saya mencari kamar kos di bawah Rp1 juta per bulan, tetapi belum juga menemukan yang sesuai,” ujarnya.

Jika memaksakan diri menyewa kamar sendiri, Ardi memperkirakan hampir separuh gajinya akan habis hanya untuk biaya tempat tinggal.

Kondisi serupa juga dialami Yanresa Utami (39), seorang karyawan swasta yang bekerja di Jakarta. Keinginannya untuk pindah ke Bali dan menjalani gaya hidup yang lebih tenang akhirnya harus ditunda setelah mengetahui tingginya biaya sewa tempat tinggal di Pulau Dewata.

Menurutnya, kamar kos dengan fasilitas standar seperti AC, kamar mandi dalam, tempat tidur, dan lemari di kawasan strategis Bali kini banyak ditawarkan dengan harga di atas Rp5 juta per bulan. Padahal, dengan fasilitas yang hampir sama di Jakarta, biaya sewanya berkisar Rp2,5 juta hingga Rp3 juta per bulan.

Sementara itu, Elza S (35) memilih strategi berbeda agar tetap bisa bertahan. Ia bekerja di kawasan Kuta, Kabupaten Badung, namun tinggal di Batubulan, Kabupaten Gianyar, yang menawarkan harga kos jauh lebih murah.

Dengan gaji sekitar Rp6,5 juta per bulan, Elza hanya mengeluarkan Rp750 ribu untuk menyewa kamar kos tanpa perabot, tetapi sudah dilengkapi kamar mandi dalam dan dapur kecil.

“Gajiku Rp6,5 juta. Kosku Rp750 ribu, memang kosong tanpa perabot, tetapi privasi tetap terjaga karena kamar mandi di dalam,” katanya.

Namun, pilihan tersebut memiliki konsekuensi. Setiap hari Elza harus menempuh perjalanan sekitar 60 hingga 80 menit menggunakan sepeda motor untuk menuju tempat kerja. Waktu tempuh yang panjang membuat tenaga dan waktunya lebih banyak terkuras di jalan.

Fenomena melonjaknya harga kos di Bali menunjukkan semakin tingginya biaya hidup, terutama di kawasan yang menjadi pusat aktivitas pariwisata. Kondisi ini memaksa banyak pekerja untuk beradaptasi dengan berbagai cara, mulai dari berbagi tempat tinggal, mencari kos di wilayah penyangga, hingga mengorbankan waktu perjalanan agar pengeluaran tetap terkendali.

Bagi sebagian pekerja, memiliki pekerjaan di Bali kini bukan lagi tantangan terbesar. Justru menemukan tempat tinggal yang layak dengan harga terjangkau menjadi persoalan yang semakin sulit di tengah terus meningkatnya permintaan dan terbatasnya pilihan hunian.

Penulis : Arya, Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Skrining dan Edukasi Gigi Sejak Dini, drg. Maya Sari Dewi Soroti Pentingnya Pencegahan Penyakit Gigi pada Anak

    Skrining dan Edukasi Gigi Sejak Dini, drg. Maya Sari Dewi Soroti Pentingnya Pencegahan Penyakit Gigi pada Anak

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Ray
    • 7Komentar

    Bangli – Upaya meningkatkan kesehatan gigi dan mulut anak-anak sejak usia dini kembali dilakukan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar melalui Bakti Sosial (Baksos) ke-XXXV yang berlangsung pada 25–26 Mei 2026 di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Salah satu lokasi sasaran kegiatan adalah SD Negeri Abuan, Desa Abuan. Kegiatan yang merupakan implementasi Tri Dharma […]

  • Royal Ambarrukmo Rayakan 14 Tahun dengan Prosesi Adat Ladosan Dhahar

    Royal Ambarrukmo Rayakan 14 Tahun dengan Prosesi Adat Ladosan Dhahar

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    YOGYAKARTA – “Rum Kuncaraning Bangsa, Dumunung Aneng Luhuring Budaya,” pepatah Jawa yang menegaskan kejayaan bangsa terletak pada keluhuran budayanya, menjadi ruh perayaan hari jadi ke-14 Royal Ambarrukmo Yogyakarta. Pada Sabtu, 18 Oktober 2025 mendatang, hotel bersejarah ini akan menghadirkan prosesi adat Ladosan Dhahar sebagai wujud pelestarian tradisi. Untuk reservasi dan diskon hubungi Royal Ambarrukmo klik […]

  • HM the King Delivers Speech to Parliament at Opening of First Session of 5th Legislative Year of 11th Legislature

    HM the King Delivers Speech to Parliament at Opening of First Session of 5th Legislative Year of 11th Legislature

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 7Komentar

    Rabat – HM King Mohammed VI, accompanied by HRH Crown Prince Moulay El Hassan and HRH Prince Moulay Rachid, on Friday delivered a speech to the Parliament at the opening of the first session of the fifth legislative year of the 11th Legislature. Here follows the full text of the Royal speech: “Praise be to […]

  • WHAT’s NEXT, MR. PRESIDENT ?

    WHAT’s NEXT, MR. PRESIDENT ?

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    JAKARTA – Saya pernah mendukung mantan Presiden Joko Widodo – yang pernah mengunjungi kediaman saya saat berkampanye menjadi Gubernur DKI tahun 2012 – tahun 2014, meski tidak mencoblos karena ketidakpercayaan saya dengan sistem demokrasi liberal kebablasaan. Namun belum satu tahun Jokowi memerintah, pupus harapan saya terhadap beliau karena dilanggarnya beberapa “pakem” seorang satria yang saya […]

  • Imigrasi Ngurah Rai deportasi empat WNA kelompok Bonnie Blue, langgar lalu lintas dan izin tinggal

    Imigrasi Ngurah Rai deportasi empat WNA kelompok Bonnie Blue, langgar lalu lintas dan izin tinggal

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    BADUNG – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai bersama Polres Badung resmi mendeportasi empat warga negara asing (WNA) yang tergabung dalam manajemen konten kreator “Bonnie Blue”. Keempatnya terbukti melakukan pelanggaran lalu lintas sekaligus menyalahgunakan izin tinggal selama berada di Bali. Kapolres Badung AKBP M. Arif Batubara menjelaskan, penindakan ini bermula dari laporan dan […]

  • Program MBG Bali Nusra Capai 3,2 Juta Penerima Manfaat, Serap 60 Ribu Tenaga Kerja

    Program MBG Bali Nusra Capai 3,2 Juta Penerima Manfaat, Serap 60 Ribu Tenaga Kerja

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    BALI — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur (Balinusra) terus menunjukkan capaian signifikan. Hingga saat ini, total penerima manfaat telah mencapai 3.228.617 orang. Mereka terdiri atas anak sekolah, balita, serta ibu hamil dan menyusui di seluruh wilayah Balinusra. Selain itu, program ini juga telah menghadirkan 1.289 […]

expand_less