Breaking News
light_mode

Ironi Konservasi dan “Tikus Berdasi”, Saat Satwa Dilindungi Terancam, Korupsi Justru Subur

  • account_circle Ray
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh I Made Richy Ardhana Yasa (Ray)

DENPASAR – Di tengah gencarnya kampanye penyelamatan satwa endemik Nusantara, publik dihadapkan pada ironi yang tak bisa dipandang sebelah mata. Upaya melindungi Harimau Sumatra, Ajag, hingga berbagai spesies langka lain terus digelorakan.

Namun di saat yang sama, ada “satwa” lain yang justru berkembang pesat—bukan di rimba raya, melainkan di ruang-ruang berpendingin udara tempat kebijakan dan anggaran diputuskan: tikus berdasi, metafora bagi praktik korupsi.

Data lembaga konservasi menunjukkan populasi satwa liar terus menyusut akibat alih fungsi lahan, perburuan, dan kerusakan ekosistem. Negara pun merespons dengan membentuk kawasan lindung, memperketat patroli, serta menggelontorkan anggaran konservasi.

Tetapi pertanyaan mendasar muncul: seberapa efektif upaya itu jika kebocoran anggaran dan praktik koruptif masih terjadi?
Korupsi bukan sekadar pelanggaran hukum. Ia adalah kejahatan yang menggerogoti fondasi keadilan sosial.

Dana yang semestinya digunakan untuk perlindungan hutan, pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan konservasi, atau riset lingkungan bisa menyusut nilainya ketika integritas tidak dijaga. Akibatnya, bukan hanya satwa yang terancam, melainkan juga hak masyarakat untuk menikmati lingkungan hidup yang lestari.

Dalam konteks penegakan hukum, peran Komisi Pemberantasan Korupsi menjadi krusial. Namun pemberantasan korupsi tak cukup mengandalkan satu institusi. Ia memerlukan komitmen kolektif—dari pemerintah, aparat penegak hukum, hingga masyarakat sipil.

Transparansi pengelolaan anggaran, pengawasan publik, serta keberanian melaporkan penyimpangan adalah bagian dari ekosistem antikorupsi yang tak kalah penting dari patroli hutan.

Ironi ini menjadi refleksi bahwa konservasi tidak berdiri sendiri. Perlindungan satwa dan lingkungan hidup berkaitan erat dengan tata kelola pemerintahan yang bersih. Tanpa integritas, kebijakan terbaik pun berisiko menjadi sekadar dokumen di atas kertas.

Jika satwa langka membutuhkan perlindungan khusus agar tidak punah, maka praktik korupsi justru membutuhkan penindakan tegas agar tidak semakin mengakar. Komitmen melawan korupsi bukan hanya soal menjaga uang negara, tetapi juga memastikan masa depan generasi mendatang tetap memiliki hutan, keanekaragaman hayati, dan rasa keadilan.

Perjuangan menyelamatkan Nusantara tak bisa setengah hati. Sebab yang dipertaruhkan bukan hanya kelangsungan hidup satwa endemik, melainkan juga martabat bangsa.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (5)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serbuan Lalat Kembali Bayangi Kintamani, Citra Destinasi Wisata Ikonik Bali Terancam

    Serbuan Lalat Kembali Bayangi Kintamani, Citra Destinasi Wisata Ikonik Bali Terancam

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Bangli — Keindahan Kintamani yang selama ini menjadi salah satu ikon pariwisata Bali kembali tersorot publik. Namun kali ini bukan karena panorama Gunung dan Danau Batur, melainkan akibat gangguan lalat yang kembali viral di media sosial dan dikeluhkan wisatawan, terutama di kawasan kuliner dan titik singgah wisata. Keluhan datang dari wisatawan domestik maupun mancanegara yang […]

  • PT BIBU Gandeng PT Mobil Anak Bangsa, Siapkan Armada Kendaraan Listrik untuk Bandara Internasional Bali Utara

    PT BIBU Gandeng PT Mobil Anak Bangsa, Siapkan Armada Kendaraan Listrik untuk Bandara Internasional Bali Utara

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 19Komentar

    Buleleng, Bali – Proyek ambisius Bandara Internasional Bali Utara kian menunjukkan keseriusannya. PT BIBU Panji Sakti (PT BIBU) resmi menggandeng PT Mobil Anak Bangsa (PT MAB), produsen kendaraan listrik nasional, melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pengadaan armada kendaraan listrik untuk mendukung operasional bandara masa depan di Bali Utara. Kolaborasi strategis ini menjadi sinyal kuat […]

  • Jejak Kolonial yang Tetap Teduh! Asam Jawa, Pohon Penjaga Jalan yang Menjadi Bagian dari Identitas Nusantara

    Jejak Kolonial yang Tetap Teduh! Asam Jawa, Pohon Penjaga Jalan yang Menjadi Bagian dari Identitas Nusantara

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    DENPASAR – Di tengah laju pembangunan dan modernisasi kota-kota di Indonesia, keberadaan pohon asam Jawa masih mudah ditemukan berjajar di tepi jalan. Pohon yang memiliki tajuk lebar dan rindang ini ternyata menyimpan sejarah panjang yang berakar sejak masa kolonial Belanda. Berabad-abad lalu, ketika transportasi utama masih mengandalkan kereta kuda dan jalan-jalan berbatu, pemerintah kolonial Belanda […]

  • Crystal Bay dan Sundi Ocean Bungalow by ABM, Liburan Kepingan Surga Tropis di Nusa Penida

    Crystal Bay dan Sundi Ocean Bungalow by ABM, Liburan Kepingan Surga Tropis di Nusa Penida

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    KLUNGKUNG – Nusa Penida adalah permatanya pulau Bali yang belum banyak terasah, potongan surga yang jatuh ke bumi. “Crystal Bay”, sebuah teluk indah di Nusa Penida yang dikenal karena airnya sebening kristal. Saat matahari mulai condong ke barat, langit perlahan berubah warna. Gradasi jingga, ungu, dan emas menyatu seperti lukisan yang hidup. Di kejauhan, seorang […]

  • FOX Hotel Jimbaran Beach Bali Luncurkan FOXIMO Package, Staycation Bonus Pizza Mulai Rp1,1 Juta

    FOX Hotel Jimbaran Beach Bali Luncurkan FOXIMO Package, Staycation Bonus Pizza Mulai Rp1,1 Juta

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    FOX Hotel Jimbaran Beach Bali menghadirkan FOXIMO Package mulai Rp1,1 juta per malam. Paket staycation ini sudah termasuk sarapan, pizza, Coca-Cola, dan berbagai fasilitas premium. Badung – Industri perhotelan di Bali terus menghadirkan inovasi untuk menarik minat wisatawan. Kali ini, FOX Hotel Jimbaran Beach Bali memperkenalkan FOXIMO Package, sebuah paket menginap yang menggabungkan kenyamanan akomodasi […]

  • Tere Liye Bela Alumni LPDP di Tengah Polemik Paspor Anak WNA: “Apa Dosanya?”

    Tere Liye Bela Alumni LPDP di Tengah Polemik Paspor Anak WNA: “Apa Dosanya?”

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 12Komentar

    JAKARTA – Polemik mengenai unggahan paspor warga negara asing (WNA) milik anak seorang alumni Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) berbuntut panjang di media sosial. Penulis novel ternama, Tere Liye, angkat bicara membela Dwi Sasetyaningtyas yang menjadi sasaran hujatan warganet dalam beberapa hari terakhir. Melalui akun Facebook pribadinya, Tere Liye mempertanyakan dasar kemarahan publik terhadap Dwi. […]

expand_less