Breaking News
light_mode

Ichsanuddin Noorsy: Gubernur Bali dan Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Lecehkan Presiden dan Rusak Iklim Serta Kepastian Investasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Dalam sebuah negara yang menjunjung tinggi hirarki kebijakan, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang diatur melalui Peraturan Presiden (Perpres) adalah panduan utama yang harus dipatuhi oleh seluruh jajaran pemerintahan – baik di tingkat pusat maupun daerah.

Baca berita lainnya,

Megawati Instruksikan Kader PDIP Dukung Pemerintahan Prabowo Subianto

Megawati Instruksikan Kader PDIP Dukung Pemerintahan Prabowo Subianto

Namun, belakangan ini, publik di Bali dan Indonesia dikejutkan oleh pernyataan dari pejabat daerah dan pusat, yaitu Gubernur Bali (30 Juni 2025) dan Direktur Jenderal Perhubungan Udara (27 September 2025), yang substansinya berpotensi mengganggu, bahkan “melawan” kebijakan yang telah ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan-pernyataan tersebut, yang menyangkut pemindahan lokasi pembangunan Bandara Internasional Bali Utara (BIBU) di Kubutambahan, Buleleng, Bali Utara ke Sumberkelampok yang berada di ujung barat Buleleng dan terletak di tengah kawasan Taman Nasional Bali Barat, telah menciptakan kebingungan publik. Lebih serius lagi, mengirimkan sinyal keraguan yang berbahaya ke pasar investasi. Iklim dan kepastian dirusak yang berarti mengoyak kepastian hukum.

Fakta hukumnya sangat terang benderang: pembangunan Bandara Internasional Bali Utara (BIBU) di Kubutambahan, Buleleng, telah secara resmi tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025-2029. Perpres ini disusun oleh Kementerian PPN/Bappenas dan ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 10 Februari 2025 lalu.

“Keputusan pemilihan lokasi Kubutambahan, Bali Utara dalam dokumen negara setingkat Perpres seharusnya menjadi payung hukum tertinggi yang menyudahi segala perdebatan,” ujar Dr. Ichsanuddin Noorsy.

Ia menyayangkan pernyataan Dirjen Pehubungan Udara dan Gubernur Bali yang dianggap sebagai bentuk perlawanan yang berpotensi dapat merusak iklim investasi yang selama ini susah payah dibangun.

“Jangan ganggu dan mengusik kepercayaan para investor. Ini sudah menyangkut nama baik Republik Indonesia, karena ada insubordinasi dari birokrasi pemerintah terhadap kebijakan yang sudah diputuskan,’’ ujar Noorsy yang juga seorang pakar ekonomi politik dan analis kebijakan publik.

Dalam keterangan pers yang dikeluarkan Dirjen Pehubungan Udara dikatakan bahwa ada usulan Gubernur Bali dan disambut oleh Ditjen Perhubungan Udara untuk pemindahan lokasi bandara ke Sumberklampok — meskipun lokasi Kubutambahan telah ditetapkan dalam Perpres.

Padahal Dirjen Perhubungan Udara pada 23 Desember 2020 silam sudah mengirimkan surat kepada Gubernur Bali dan menolak usulan penetapan lokasi Bandar Udara Bali Baru di Sumberklampok, Bali Barat karena teridentifikasi aspek kelayakan pengembangan wilayah dan kelayakan lingkungan pembangunan bandar udara yang tidak sesuai dengan Perda Provinsi Bali Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Bali 2009-2029. Serta sebagian lahan untuk bandar udara akan menggunakan area taman nasional seluas +/- 64 hektar.

Menurut Ichsanuddin, lokasi Sumberklampok memang letaknya sangat dekat dengan kawasan konservasi Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Pembangunan di sana jelas akan melanggar Undang-Undang Konservasi dan memerlukan izin khusus yang rumit dari Menteri Kehutanan, berpotensi menciptakan konflik lingkungan yang serius. Ini belum lagi masalah bandara yang dibangun terlalu dekat dengan Bandara Blimbingsari di Banyuwangi – hanya terpisah oleh Selat Bali – dan menimbulkan pengaturan ruang udara yang kompleks karena pergerakan pesawat take off dan landing yang sangat dekat.

Seperti diketahui bahwa rencana pembangunan bandara internasional di Bali Utara ini juga merupakan perwujudan langsung dari cita-cita Presiden Prabowo. Dalam berbagai kesempatan, termasuk di Sanur, Bali awal November 2024 lalu, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk membangun bandara yang modern, bahkan berambisi menjadikan Bali sebagai “The New Singapore” atau “The New Hong Kong”. Visi besar ini bertujuan menjadikan Bali Utara sebagai pusat pertumbuhan baru dan ujung tombak kebangkitan ekonomi Indonesia Timur.

Sementara itu PT BIBU Panji Sakti selaku perusahaan pemrakarsa bandara internasional di Bali Utara telah bergerak cepat – bahkan pekan lalu meluncurkan desain bandara dan mengamankan komitmen investasi sebesar Rp50 Triliun. Penetapan lokasi bandara di pesisir pantai Kubutambahan ini telah melalui proses kajian mendalam dan mendapat dukungan lintas kementerian – sebelum Perpres No. 12/2025 terbit. Setidaknya proyek bandara offshore di Kubutambahan yang diinisiasi PT BIBU telah mengantongi rekomendasi dan persetujuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait Pemanfaatan Ruang Laut, Kementerian Investasi (BKPM) terkait komitmen investasi, dan Kementerian PPN/Bappenas yang kemudian memasukkannya ke dalam RPJMN 2025-2029.

 

Desakan Puri Bali dan Dukungan Keraton Nusantara

Inkonsistensi dari pejabat teknis dan daerah ini menimbulkan kekecewaan di kalangan tokoh masyarakat Bali. Mereka yang paling memahami urgensi pembangunan ini justru mendesak Presiden Prabowo untuk segera mengambil tindakan nyata. Paiketan Puri-Puri Se-Jebag Bali (P3SB), yang terdiri dari Puri2 di seluruh Bali, secara tegas mendesak agar Presiden Prabowo segera menjadwalkan Peletakan Batu Pertama.

“Kami sudah lelah dengan wacana dan spekulasi. Isi Perpres No. 12 Tahun 2025 sudah sangat jelas menetapkan pembangunan proyek pembangunan bandara ini letaknya di kawasan pesisir Kubutambahan, Buleleng,” ujar Anak Agung Ngurah Ugrasena, Sekretaris P3SB dan Penglingsir Puri Agung Singaraja, Buleleng.

Dukungan serupa juga datang dari Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN) yang sudah melayangkan surat resmi kepada Presiden Prabowo tanggal 29 September 2025 lalu. FSKN meneruskan aspirasi para Penglingsir di Bali yang mengharapkan kepastian peresmian dimulainya pembangunan bandara – seperti yang disampaikan oleh Ketua Umum FSKN Brigjen Pol. (P) Dr. A.A. Mapparessa, M.M., M.Si., Karaeng Turikale VIII. Ia menegaskan bahwa Bandara Internasional Bali Utara sangat strategis sebagai pendukung pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di Bali, serta bagi pengembangan budaya di Bali. Pembangunan ini juga sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo untuk membangun kejayaan peradaban bangsa.

 

Melawan Otoritas dan Menganggu Efektivitas Birokrasi Dan Kewibawaan Presiden

Lebih jauh Ichsanuddin melihat bahwa sikap pejabat yang “melawan” kebijakan Presiden ini tidak hanya mengkhianati visi besar negara untuk Bali dalam upaya pemerataan ekonomi di kawasan utara, tetapi juga mengancam komitmen investasi Rp50 Triliun.

“Segera hentikan bentuk perlawanan terhadap otoritas negara dan pelecehan terhadap kepastian investasi,” katanya.

Ia meminta Presiden Prabowo harus mengambil tindakan tegas untuk memastikan seluruh jajaran kementerian dan pemerintah daerah tegak lurus pada Perpres 12/2025. Tidak boleh ada ego sektoral yang mengorbankan program strategis nasional yang telah diamanatkan oleh Kepala Negara. Perlawanan birokrasi terhadap kewibawaan Presiden wajib dihentikan agar efektivitas kebijakan tercapai. (Tim)

Jkt, 03 Okt 2025

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (13)

  • Milton

    Hello! I just wanted to ask if you ever have any issues with hackers?
    My last blog (wordpress) was hacked and I ended up losing several weeks of hard work due to no backup.
    Do you have any solutions to stop hackers?

    my web-site; platform

    Balas21 Januari 2026 9:34 AM
  • Soila

    OMT’ѕ emphasis on metacognition teaches students tօ
    delight іn thinking regаrding mathematics,
    cultivating love аnd drive f᧐r premium test гesults.

    Dive into self-paced math proficiency ᴡith OMT’s 12-month e-learning courses, complete
    ѡith practice worksheets ɑnd tape-recorded sessions fоr extensive revision.

    The holistic Singapore Math method, ѡhich constructs multilayered analytical abilities, highlights ᴡhy math
    tuition iѕ indispensable for mastering the curriculum and getting ready
    for future professions.

    Math tuition assists primary trainees master PSLE Ьү strengthening tһe Singapore
    Math curriculum’s bar modeling method fօr visual problem-solving.

    Math tuition instructs effective tіme management methods, assisting secondary
    pupils сomplete O Level exams ѡithin the assigned duration ѡithout rushing.

    Math tuition ɑt the junior college degree emphasizes theoretical clearness оvеr memorizing
    memorization, essential fߋr taking on application-based Ꭺ Level inquiries.

    What collections OMT аpaгt іs its custom syllabus that straightens with MOE ԝhile offering flexible pacing, allowing
    innovative trainees tο accelerate tһeir learning.

    OMT’ѕ system iѕ mobile-friendly one, ѕo examine on the move аnd see
    ʏߋur mathematics qualities boost ᴡithout missing ɑ beat.

    Tuition reveals pupils tߋ varied question types, widening
    tһeir readiness for unforeseeable Singapore math exams.

    Ⅿy webpage :: h2 math tuition singapore

    Balas20 Januari 2026 8:05 PM
  • Denese

    Excellent post. I was checking constantly this blog
    and I am impressed! Very helpful info particularly the last part 🙂 I care for such info
    a lot. I was seeking this particular info for a very long time.
    Thank you and good luck.

    my web page: child sex site

    Balas18 Januari 2026 9:36 PM
  • Molly

    It’s very effortless to find out any matter on net as compared to books, as I found
    this post at this site.

    My web blog – TG 88

    Balas18 Januari 2026 6:07 AM
  • Nolan

    Thanks for ones marvelous posting! I certainly enjoyed
    reading it, you may be a great author. I will make sure to bookmark your blog and will often come back in the foreseeable future.
    I want to encourage you to ultimately continue your great posts, have a nice morning!

    Also visit my web site; More Details [Myrtle]

    Balas13 Januari 2026 9:48 PM
  • Chanel

    You really make it appear really easy along with your
    presentation but I in finding this matter to be actually one thing that
    I feel I would never understand. It kind of feels too complex and extremely large for
    me. I’m having a look ahead on your next publish, I’ll attempt to
    get the hold of it!

    Have a look at my web blog … Finaryivapro

    Balas12 Januari 2026 12:30 PM
  • Kenny

    It’s nearly impossible to find well-informed people in this particular topic,
    but you sound like you know what you’re talking
    about! Thanks

    Feel free to surf to my website :: Read the news (Neville)

    Balas12 Januari 2026 9:34 AM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Doa Kebangsaan dan Bela Negara di Lapas Kerobokan, Warga Binaan Dapat Penyegaran Nilai Kebangsaan

    Doa Kebangsaan dan Bela Negara di Lapas Kerobokan, Warga Binaan Dapat Penyegaran Nilai Kebangsaan

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    DENPASAR – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali bersama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, didukung Sanggar Seni Sholawat Nurhalimah Dem2, menggelar kegiatan Doa Kebangsaan dan Bela Negara bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas II A Kerobokan, Rabu (27/8/2025). Kegiatan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan seruan Bela Negara. Momentum ini dimaknai sebagai […]

  • Dugaan Keracunan Makanan, Siswa SD Impres Mokdale Dilarikan ke UGD

    Dugaan Keracunan Makanan, Siswa SD Impres Mokdale Dilarikan ke UGD

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Deda Henukh
    • 0Komentar

    ROTE NDAO, 21 Agustus 2025 – Seorang siswa kelas 3A SD Impres Mokdale berinisial In harus mendapatkan perawatan medis darurat setelah diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi makanan bergizi gratis yang disediakan di sekolah. Menurut keterangan ibunya, sang anak tiba-tiba mengalami muntah-muntah hebat tak lama setelah makan siang. “Anak saya muntah daging semua, sampai enam kali. […]

  • Harapan untuk Kadek Bunga Berliana, Uluran Tangan Kemanusiaan Wujudkan Akses Berobat Hingga Dua Tahun ke Depan

    Harapan untuk Kadek Bunga Berliana, Uluran Tangan Kemanusiaan Wujudkan Akses Berobat Hingga Dua Tahun ke Depan

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    BANGLI – Semangat gotong royong dan nilai kemanusiaan kembali nyata dalam aksi solidaritas terhadap Kadek Bunga Berliana, seorang remaja 15 tahun asal Desa Siakin, Bangli, yang tengah berjuang melawan penyakit autoimun langka, Systemic Lupus Erythematosus (SLE) atau Lupus. Berbagai pihak dengan penuh kasih telah menggalang dan menghimpun donasi sebesar Rp16.800.000, yang kini telah ditabung atas […]

  • Darah di Arena Sabung Ayam, Pria Tewas Ditikam Taji Jago Sebelum Laga Dimulai

    Darah di Arena Sabung Ayam, Pria Tewas Ditikam Taji Jago Sebelum Laga Dimulai

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Suasana mencekam menyelimuti arena sabung ayam ilegal yang dikenal dengan sebutan “Kampus” di Abian Tubuh, Denpasar Timur, Minggu siang (27/7/2025), setelah seorang pria tewas secara tragis akibat serangan ayam aduan bertaji tajam sebelum pertandingan dimulai. Korban diketahui bernama I Nengah Sudana (50), warga asal Desa Angantelu, Karangasem, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian […]

  • Tiga Desa di Nunukan Bergeser ke Malaysia, Kesepakatan Batas RI–Malaysia Kembali Jadi Sorotan

    Tiga Desa di Nunukan Bergeser ke Malaysia, Kesepakatan Batas RI–Malaysia Kembali Jadi Sorotan

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Isu pergeseran batas wilayah antara Indonesia dan Malaysia kembali mencuat setelah terungkap bahwa tiga desa di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, yakni Desa Kabungalor, Desa Lepaga, dan Desa Tetagas, kini sebagian wilayahnya masuk ke dalam teritori Malaysia. Pergeseran ini merupakan dampak dari penyelesaian Outstanding Boundary Problem (OBP) antara kedua negara yang telah berlangsung selama […]

  • Bumi Pernah Mengalami Hari Tergelap, Meteor Raksasa Penyebab Punahnya Dinosaurus

    Bumi Pernah Mengalami Hari Tergelap, Meteor Raksasa Penyebab Punahnya Dinosaurus

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Sekitar 65 juta tahun yang lalu, Bumi mengalami salah satu peristiwa paling kelam dalam sejarah kehidupan. Sebuah meteor raksasa berdiameter sekitar 10 kilometer menghantam wilayah yang kini dikenal sebagai Semenanjung Yucatán, Meksiko. Tumbukan dahsyat itu membentuk Kawah Chicxulub dengan lebar lebih dari 180 kilometer, menjadikannya salah satu kawah benturan terbesar yang pernah ditemukan […]

expand_less