Agus Andrianto Lantik Dirjen Imigrasi dan Staf Ahli, Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
- account_circle Admin
- calendar_month 21 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, 1 April 2026 — Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, melantik dua pejabat Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Rabu (1/4) di Jakarta. Dua pejabat yang dilantik yakni Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dan Iwan Santoso sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum.
Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan serah terima jabatan Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi dari Yuldi Yusman kepada Hendarsam Marantoko. Yuldi sebelumnya menjabat sebagai Plt. Dirjen Imigrasi selama kurang lebih satu tahun.
Dalam sambutannya, Menteri Agus menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar tanggung jawab administratif, melainkan amanah untuk menunjukkan profesionalisme dan etika kerja. Ia menekankan bahwa kewenangan yang dimiliki kementerian merupakan pendelegasian langsung dari Prabowo Subianto sebagai Presiden, sehingga seluruh jajaran dituntut memberikan kontribusi terbaik bagi pencapaian tujuan nasional.
“Setiap kewenangan yang kita jalankan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, bukan hanya secara institusional tetapi juga kepada masyarakat,” ujar Agus.

Ia juga mengingatkan bahwa seluruh program dan kegiatan kementerian dibiayai oleh anggaran negara yang bersumber dari rakyat. Oleh karena itu, penggunaan anggaran harus berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, Agus menyampaikan pesan moral kepada para pejabat agar tidak terjebak dalam rutinitas jabatan semata, melainkan mampu memaknai setiap kesempatan sebagai ruang untuk memberi manfaat. Ia menegaskan bahwa pencapaian jabatan tinggi bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk meninggalkan jejak kebaikan bagi institusi dan masyarakat.
Kepada Hendarsam Marantoko, Agus berpesan agar menjadikan 15 Program Aksi Kemenimipas sebagai pedoman dalam memperkuat pelayanan keimigrasian. Ia berharap di bawah kepemimpinan baru, Direktorat Jenderal Imigrasi mampu meningkatkan kualitas layanan publik dan menjadi institusi yang semakin kuat.
Sementara itu, kepada Iwan Santoso, Agus menegaskan bahwa peran staf ahli bersifat strategis dalam mendukung perumusan kebijakan. Ia meminta agar posisi tersebut mampu menjadi “radar dan kompas” dalam memberikan masukan yang tepat bagi kementerian.
Mengakhiri arahannya, Agus menekankan pentingnya soliditas internal, kolaborasi, dan komunikasi lintas sektor di tengah dinamika global yang terus berkembang. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Yuldi Yusman atas dedikasi dan capaian selama menjabat sebagai Plt. Dirjen Imigrasi.
“Capaian yang telah dibangun harus dipertahankan dan ditingkatkan. Institusi ini adalah rumah bersama yang harus dijaga keutuhan dan kekokohannya,” tutupnya.
Editor – Ray

Saat ini belum ada komentar