Breaking News
light_mode

Selat Hormuz Memanas, Perang Iran–Israel–AS Picu Ancaman Krisis Energi Global

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teheran/Washington/Tel Aviv – Eskalasi konflik antara Iran dan Israel yang turut melibatkan Amerika Serikat kini memasuki babak baru yang lebih berbahaya. Ketegangan militer yang sebelumnya terbatas pada serangan udara dan balasan rudal, kini meluas ke ancaman penutupan Selat Hormuz — jalur vital distribusi energi dunia.

Selat sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Samudra Hindia itu selama ini menjadi urat nadi perdagangan minyak global. Sekitar seperlima pasokan minyak mentah dunia melintas setiap hari melalui jalur tersebut. Gangguan sekecil apa pun berpotensi mengguncang harga energi internasional.

Ancaman Penutupan Jalur Energi

Pemerintah Iran dilaporkan mengisyaratkan kemungkinan membatasi lalu lintas kapal tanker sebagai respons atas serangan militer yang dilakukan Israel dengan dukungan Amerika Serikat. Langkah tersebut dipandang sebagai kartu tekanan strategis Teheran terhadap negara-negara Barat.

Di sisi lain, Washington menyatakan komitmennya menjaga kebebasan navigasi internasional. Armada laut Amerika Serikat di kawasan Teluk disebut meningkatkan kesiagaan guna mengawal kapal dagang dan tanker minyak yang melintas.

Pengamat geopolitik menilai, jika Iran benar-benar menutup Selat Hormuz, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh negara-negara Barat, tetapi juga negara Asia yang sangat bergantung pada impor minyak dari kawasan Teluk.

Harga Minyak Bergejolak

Pasar energi merespons cepat eskalasi ini. Harga minyak mentah global melonjak tajam di tengah kekhawatiran terganggunya pasokan. Sejumlah analis memperkirakan, bila konflik berkepanjangan, harga minyak bisa menembus level psikologis di atas 100 dolar AS per barel.

Lonjakan harga energi berisiko memicu inflasi global, memperlambat pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan beban fiskal negara-negara pengimpor minyak. Pasar saham di berbagai belahan dunia juga menunjukkan volatilitas tinggi sejak konflik meningkat.

Dimensi Politik dan Militer

Konflik ini bermula dari rangkaian serangan yang saling berbalas antara Iran dan Israel, menyusul ketegangan lama terkait isu keamanan kawasan dan program pertahanan Teheran. Keterlibatan langsung Amerika Serikat memperluas spektrum konflik, menjadikannya krisis regional dengan implikasi global.

Bagi Iran, Selat Hormuz bukan hanya jalur perdagangan, tetapi juga instrumen geopolitik. Sementara bagi Amerika Serikat dan sekutunya, menjaga jalur tersebut tetap terbuka adalah kepentingan strategis demi stabilitas ekonomi dunia.

Dampak bagi Indonesia

Sebagai negara pengimpor minyak, Indonesia turut terdampak oleh gejolak harga energi. Kenaikan harga minyak mentah dunia berpotensi memengaruhi harga bahan bakar dan stabilitas ekonomi domestik jika konflik tidak segera mereda.

Pemerintah Indonesia dikabarkan tengah memantau situasi dan menyiapkan langkah antisipatif, termasuk diversifikasi sumber impor energi guna menjaga ketahanan nasional.

Dunia Menanti De-eskalasi

Hingga kini, belum terlihat tanda-tanda meredanya ketegangan. Komunitas internasional menyerukan penahanan diri dan mendorong jalur diplomasi guna mencegah krisis energi global yang lebih luas.

Selat Hormuz sekali lagi membuktikan posisinya sebagai titik rawan geopolitik dunia. Ketika meriam berbunyi di Timur Tengah, pasar energi global pun ikut bergetar.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (3)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Datangi Polda Bali, Kuasa Hukum Desa Adat Serangan Beri Keterangan atas Laporan Dugaan Penggelapan Aset Desa

    Datangi Polda Bali, Kuasa Hukum Desa Adat Serangan Beri Keterangan atas Laporan Dugaan Penggelapan Aset Desa

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    DENPASAR — Polemik dugaan penggelapan aset Desa Adat Serangan kini memasuki tahapan klarifikasi di kepolisian. Kuasa hukum Desa Adat Serangan secara resmi mendatangi Polda Bali untuk memenuhi panggilan penyidik dan memberikan keterangan terkait laporan dugaan penggelapan aset desa oleh bendesa adat sebelumnya. Kuasa hukum Desa Adat Serangan, Made Somya Putra, SH, MH, menyampaikan bahwa kehadiran […]

  • PDIP Larang Kader Terlibat Bisnis Program Makan Bergizi Gratis, DPP Keluarkan Instruksi Resmi

    PDIP Larang Kader Terlibat Bisnis Program Makan Bergizi Gratis, DPP Keluarkan Instruksi Resmi

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    JAKARTA – Partai berlambang banteng moncong putih, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), akhirnya mengambil langkah tegas terhadap kadernya yang terlibat dalam bisnis Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui instruksi resmi Dewan Pimpinan Pusat (DPP), seluruh kader diminta tidak bermain dalam kegiatan usaha yang berkaitan dengan program pemerintah tersebut. Sekretaris DPD PDIP Kalimantan Barat, Sujiwo, menegaskan […]

  • Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Penggelembungan Luas Tanah Yang dilakukan Mantan BPN Badung

    Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Penggelembungan Luas Tanah Yang dilakukan Mantan BPN Badung

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 8Komentar

    DENPASAR – Terungkap sudah, kasus yang menyeret mantan kepala BPN Kabupaten Badung yang santer pemberitaan di media dalam persidangan Pra Peradilan beberapa waktu yang lalu, untuk memenuhi unsur keadilan (cover both side) awak media menemui kuasa hukum Harmaini Idris Hasibuan SH., ia merupakan kuasa hukum dari Pengempon Pura Dalam Balangan, di salah satu kedai makanan […]

  • Noel Singgung Partai Tiga Huruf dalam Kasus Pemerasan Sertifikat K3 Kemenaker

    Noel Singgung Partai Tiga Huruf dalam Kasus Pemerasan Sertifikat K3 Kemenaker

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    JAKARTA — Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer atau Noel, kembali menyinggung dugaan keterlibatan partai politik dalam kasus pemerasan pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan. Namun, Noel masih enggan mengungkap identitas partai yang dimaksud secara terbuka. Dalam sidang lanjutan perkara tersebut di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (9/2/2026), Noel […]

  • Sidang Jro Kepisah! Prof Sadjijono Sebut Pemalsuan Silsilah Tak Bisa Dipidana Tanpa Putusan Perdata

    Sidang Jro Kepisah! Prof Sadjijono Sebut Pemalsuan Silsilah Tak Bisa Dipidana Tanpa Putusan Perdata

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    DENPASAR – Sidang lanjutan perkara dugaan pemalsuan silsilah keluarga dengan terdakwa Anak Agung Ngurah Oka kembali berlangsung di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (22/7/2025). Agenda persidangan kali ini menghadirkan ahli hukum pidana Prof. Dr. Sadjijono, S.H., M.Hum dari Universitas Bhayangkara Surabaya yang memberikan pendapat penting terkait konstruksi hukum dalam perkara tersebut. Dalam keterangannya, Prof. Sadjijono menegaskan […]

  • Brigjen Pol (Purn) Siswadi Selenggarakan Acara 57 Idol

    Brigjen Pol (Purn) Siswadi Selenggarakan Acara 57 Idol

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    Jakarta – Brigadier Jenderal Polisi (Purn) Siswadi bersama komunitas Angkatan 80 menyelenggarakan acara Lima Tujuh Idol, bertempat di Kompleks Harmoni Plaza, Jakarta Pusat, Sabtu (26 Agustus 2025). Acara ini dihadiri sejumlah artis top nasional, antara lain Doyok, Roy Marten dan Tessy. Acara ini dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI tahun 2025. “Selain itu, […]

expand_less