Breaking News
light_mode

Kapolres Lamongan Ungkap Luka Lama Pelayanan Polisi: Lapor Sepeda Hilang, Empati Justru Absen

  • account_circle Admin
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LAMONGAN — Pengakuan jujur Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman membuka kembali diskusi publik soal wajah pelayanan kepolisian di akar rumput. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Arif menceritakan pengalaman pahit saat melaporkan kehilangan sepeda ke kantor polisi ketika masih berpakaian sederhana. Alih-alih mendapat empati, ia justru merasa diperlakukan dingin dan diremehkan.

Dalam video yang diunggah, Arif mengisahkan bagaimana dirinya tidak dipersilakan duduk saat datang melapor. Ia mengaku berdiri cukup lama sambil menunggu respons petugas jaga yang terlihat acuh. Situasi itu membuatnya merasa tidak dihargai sebagai warga yang tengah mengalami musibah.

“Belum apa-apa, saya sudah merasa belum dimanusiakan,” tuturnya.

Kekecewaan Arif memuncak ketika petugas bukan terlebih dahulu menanyakan kronologi kejadian, melainkan justru mempertanyakan harga sepeda yang hilang. Pertanyaan tersebut dianggapnya mencerminkan minimnya empati dan cara pandang keliru dalam melayani masyarakat. “Ditanya, ‘emang berapa harganya?’ Hancur hati saya. Terluka,” ungkapnya.

Sepeda yang hilang itu, lanjut Arif, hanya bernilai sekitar Rp150.000. Namun nilai rupiah tersebut sama sekali tidak mencerminkan makna barang bagi pemiliknya. Sepeda tersebut dibeli dari hasil menabung, sehingga memiliki nilai emosional yang jauh lebih besar. “Ada barang yang murah secara nominal, tapi sangat penting bagi pemiliknya. Itu yang sering tidak dipahami,” tegasnya.

Pengalaman tersebut semakin ironis karena Arif mengaku saat itu sebenarnya sudah berdinas sebagai anggota Polri dan pernah menjabat sebagai Kapolsek. Ia akhirnya membuka identitasnya dan menegur keras petugas yang dinilainya memiliki mentalitas melayani yang buruk. “Saya marah karena cara melayani orang seperti itu tidak boleh dipelihara,” ujarnya.

Kisah ini, menurut Arif, menjadi cermin keras bagi institusi kepolisian. Ia menegaskan bahwa masalah utama bukan semata pada prosedur, melainkan pada sikap dan empati aparat saat berhadapan dengan masyarakat. “Kita mungkin tidak selalu bisa menyelesaikan masalah orang. Tapi jangan pernah meremehkan masalah mereka,” katanya.

Lebih jauh, Arif mempertanyakan bagaimana nasib masyarakat kecil yang tidak memiliki jabatan atau pangkat, jika seorang perwira polisi saja bisa merasakan perlakuan demikian. Ia menilai diskriminasi berbasis penampilan dan status sosial masih menjadi persoalan serius yang harus dibenahi secara sistemik.

Sebagai bentuk komitmen pembenahan, AKBP Arif membuka kanal pengaduan bagi warga Kabupaten Lamongan yang merasa mendapatkan pelayanan tidak pantas dari anggota kepolisian. Ia meminta jajarannya menjadikan kisah tersebut sebagai pelajaran agar pelayanan publik dilakukan secara tanggap, humanis, dan beretika.

“Polisi harus hadir sebagai pelayan, bukan hakim pertama. Kalau empati hilang di meja laporan, kepercayaan publik akan runtuh,” tegasnya.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ibadah dan Karya Bakti Berlangsung Harmonis di Rote Ndao

    Ibadah dan Karya Bakti Berlangsung Harmonis di Rote Ndao

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Deda Henukh
    • 4Komentar

    Rote Ndao – Suasana penuh hikmah dan harmonis mewarnai pelaksanaan ibadah dan karya bakti di Kabupaten Rote Ndao pada Minggu (31/8/2025). Rangkaian kegiatan yang berlangsung di gereja maupun masjid berjalan tertib berkat sinergi TNI, Polri, tokoh agama, serta partisipasi aktif masyarakat. Di Gereja GMIT Talitakumi Nggauk, Dusun Tuambian, Desa Sakubatun, Kecamatan Rote Barat Daya, ibadah […]

  • Ratu yang Dilahirkan dari Solidaritas, Bukan Takdir Play Button

    Ratu yang Dilahirkan dari Solidaritas, Bukan Takdir

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    DENPASAR – Ketika sang ratu lebah mati, koloni tak gentar, tak gaduh. Mereka tidak menengadah menanti mukjizat, tak menjerit mencari penyelamat. Seperti pepatah lama, “Di kala badai datang, burung gagak bersembunyi, tapi lebah membuat rumah baru.” Dengan naluri kolektif yang jernih dan kekuatan persatuan yang mendarah daging, para lebah pekerja segera mengambil keputusan bersama mereka […]

  • KPK Hentikan Penampilan Tersangka di Konferensi Pers Seiring Berlaku KUHAP Baru 2026

    KPK Hentikan Penampilan Tersangka di Konferensi Pers Seiring Berlaku KUHAP Baru 2026

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak lagi menampilkan tersangka kasus dugaan korupsi dalam konferensi pers. Kebijakan ini diambil seiring mulai berlakunya Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025, yang efektif diterapkan sejak 2 Januari 2026. Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengatakan langkah tersebut […]

  • Dinosaurus Raksasa Baru Ditemukan di China, Ubah Batas Gigantisme Prasejarah

    Dinosaurus Raksasa Baru Ditemukan di China, Ubah Batas Gigantisme Prasejarah

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR -Para ahli paleontologi di China mengumumkan penemuan fosil dinosaurus raksasa di Cekungan Sichuan yang dinilai dapat mengubah pemahaman ilmiah tentang batas maksimal ukuran hewan prasejarah. Temuan ini dianggap sebagai salah satu penemuan paling signifikan dalam kajian dinosaurus raksasa dalam satu dekade terakhir. Fosil tersebut ditemukan oleh tim gabungan dari beberapa institusi riset paleontologi Tiongkok […]

  • Bayang-Bayang Sri Lanka di Rel Cepat Jakarta–Bandung, Peringatan Mahfud MD tentang Korupsi Geopolitik Play Button

    Bayang-Bayang Sri Lanka di Rel Cepat Jakarta–Bandung, Peringatan Mahfud MD tentang Korupsi Geopolitik

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Ray
    • 11Komentar

    DENPASAR – Ketika kereta cepat melesat di antara Jakarta dan Bandung, menyimbolkan kemajuan dan ambisi besar infrastruktur Indonesia, ada suara yang muncul mengingatkan, “Jangan sampai laju pembangunan menjadi gerbong yang mengantarkan kedaulatan ke tangan asing” Suara itu datang bungkusan penjelasan Mahfud MD. Lewat kanal YouTube Terus Terang, mantan Menko Polhukam itu menyingkap dugaan serius, bahwa […]

  • Misteri Patung Dwarapala, Penjaga Gerbang yang Sarat Makna Spiritual dan Simbol Kekuasaan

    Misteri Patung Dwarapala, Penjaga Gerbang yang Sarat Makna Spiritual dan Simbol Kekuasaan

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR, 28 Juni 2025 — Patung berwujud raksasa bersenjata gada yang kerap ditemui di pintu gerbang candi, pura, atau bangunan kuno di Nusantara dikenal dengan nama Dwarapala. Lebih dari sekadar ornamen atau hiasan, Dwarapala memegang fungsi simbolik sebagai penjaga sakral terhadap tempat suci, sekaligus perlambang batas antara dunia profan dan spiritual. Dalam kepercayaan Hindu-Buddha yang […]

expand_less