Breaking News
light_mode

Kapolres Lamongan Ungkap Luka Lama Pelayanan Polisi: Lapor Sepeda Hilang, Empati Justru Absen

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LAMONGAN — Pengakuan jujur Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman membuka kembali diskusi publik soal wajah pelayanan kepolisian di akar rumput. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Arif menceritakan pengalaman pahit saat melaporkan kehilangan sepeda ke kantor polisi ketika masih berpakaian sederhana. Alih-alih mendapat empati, ia justru merasa diperlakukan dingin dan diremehkan.

Dalam video yang diunggah, Arif mengisahkan bagaimana dirinya tidak dipersilakan duduk saat datang melapor. Ia mengaku berdiri cukup lama sambil menunggu respons petugas jaga yang terlihat acuh. Situasi itu membuatnya merasa tidak dihargai sebagai warga yang tengah mengalami musibah.

“Belum apa-apa, saya sudah merasa belum dimanusiakan,” tuturnya.

Kekecewaan Arif memuncak ketika petugas bukan terlebih dahulu menanyakan kronologi kejadian, melainkan justru mempertanyakan harga sepeda yang hilang. Pertanyaan tersebut dianggapnya mencerminkan minimnya empati dan cara pandang keliru dalam melayani masyarakat. “Ditanya, ‘emang berapa harganya?’ Hancur hati saya. Terluka,” ungkapnya.

Sepeda yang hilang itu, lanjut Arif, hanya bernilai sekitar Rp150.000. Namun nilai rupiah tersebut sama sekali tidak mencerminkan makna barang bagi pemiliknya. Sepeda tersebut dibeli dari hasil menabung, sehingga memiliki nilai emosional yang jauh lebih besar. “Ada barang yang murah secara nominal, tapi sangat penting bagi pemiliknya. Itu yang sering tidak dipahami,” tegasnya.

Pengalaman tersebut semakin ironis karena Arif mengaku saat itu sebenarnya sudah berdinas sebagai anggota Polri dan pernah menjabat sebagai Kapolsek. Ia akhirnya membuka identitasnya dan menegur keras petugas yang dinilainya memiliki mentalitas melayani yang buruk. “Saya marah karena cara melayani orang seperti itu tidak boleh dipelihara,” ujarnya.

Kisah ini, menurut Arif, menjadi cermin keras bagi institusi kepolisian. Ia menegaskan bahwa masalah utama bukan semata pada prosedur, melainkan pada sikap dan empati aparat saat berhadapan dengan masyarakat. “Kita mungkin tidak selalu bisa menyelesaikan masalah orang. Tapi jangan pernah meremehkan masalah mereka,” katanya.

Lebih jauh, Arif mempertanyakan bagaimana nasib masyarakat kecil yang tidak memiliki jabatan atau pangkat, jika seorang perwira polisi saja bisa merasakan perlakuan demikian. Ia menilai diskriminasi berbasis penampilan dan status sosial masih menjadi persoalan serius yang harus dibenahi secara sistemik.

Sebagai bentuk komitmen pembenahan, AKBP Arif membuka kanal pengaduan bagi warga Kabupaten Lamongan yang merasa mendapatkan pelayanan tidak pantas dari anggota kepolisian. Ia meminta jajarannya menjadikan kisah tersebut sebagai pelajaran agar pelayanan publik dilakukan secara tanggap, humanis, dan beretika.

“Polisi harus hadir sebagai pelayan, bukan hakim pertama. Kalau empati hilang di meja laporan, kepercayaan publik akan runtuh,” tegasnya.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (6)

  • 💵 Get the transfer of 36,824.34 US Dollars. Next ➵ graph.org/BALANCE-3682444-USD-04-21-5?hs=7315383fb43fc7ea882f6122bc63ee67& 💵

    80o74s

    Balas30 Mei 2026 3:44 PM
  • 📗 + 1.829379 ВТС.Go - graph.org/BALANCE-36824-US-DOLLARS-04-24-2?hs=7315383fb43fc7ea882f6122bc63ee67& 📗

    27yht7

    Balas27 April 2026 8:00 AM
  • 😳 Withdraw +1,824731 Bitcoin. Next -> yandex.com/poll/PdZ7vgekGrNakuXZcpiB6b?hs=7315383fb43fc7ea882f6122bc63ee67& 😳

    xv472z

    Balas15 Maret 2026 4:52 AM
  • drover sointeru

    It’s actually a great and useful piece of information. I’m glad that you simply shared this useful info with us. Please keep us informed like this. Thank you for sharing.

    Balas11 Maret 2026 10:18 AM
  • 😈👅 Transfer +1,824759 btc. Get - yandex.com/poll/MHjpsbzYiRKpBEU48DzHgH?hs=7315383fb43fc7ea882f6122bc63ee67& 😈👅

    2d25fj

    Balas20 Februari 2026 7:13 AM
  • 😈💦 Crypto transfer to your e-wallet. Sign In 📍→ yandex.com/poll/CzcnvHQfzj9AHyPPgwtJKk?hs=7315383fb43fc7ea882f6122bc63ee67& 😈💦

    50bllp

    Balas18 Februari 2026 5:29 PM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • AHY Dipuji Tokoh Melayu, Dialog 8 Kesultanan Soroti Tanah Ulayat Sumut

    AHY Dipuji Tokoh Melayu, Dialog 8 Kesultanan Soroti Tanah Ulayat Sumut

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Datok Yan Djuna menilai keterbukaan AHY berdialog dengan delapan kesultanan di Sumatera Utara mencerminkan sikap rendah hati sekaligus penghormatan terhadap sejarah dan budaya Melayu. MEDAN — Tokoh pemuda Melayu sekaligus penyiar RRI Pro 4 FM Medan, Datok Yan Djuna, mengapresiasi dialog Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama delapan kesultanan […]

  • Restorative Justice Gagal, Uang Rp150 Juta Ganti Rugi Kerusakan Properti 1 Juta Raib, WNA Spanyol Dilaporkan

    Restorative Justice Gagal, Uang Rp150 Juta Ganti Rugi Kerusakan Properti 1 Juta Raib, WNA Spanyol Dilaporkan

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Ray
    • 32Komentar

    DENPASAR — Upaya penyelesaian kasus secara Restorative Justice (RJ) antara April Jumadil Awal (Laura) Warga Negara Indonesia (WNI), dengan Warga Negara Spanyol bernama Gonzalo Antonio Sanzhez Villa, berakhir tanpa hasil. Padahal, Laura telah membayar uang ganti rugi sebesar Rp150 juta sebagai bagian dari kesepakatan damai yang disetujui bersama. Kuasa hukum Laura, Niran Nuang Ambo, SH., […]

  • Letkol Teddy Indra Wijaya Laporkan Kekayaan Rp15,38 Miliar di Usia 36 Tahun, Tanpa Utang

    Letkol Teddy Indra Wijaya Laporkan Kekayaan Rp15,38 Miliar di Usia 36 Tahun, Tanpa Utang

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    JAKARTA – Perwira menengah TNI Angkatan Darat, Letnan Kolonel Teddy Indra Wijaya, mencatatkan total kekayaan sebesar Rp15,38 miliar tanpa memiliki utang. Data tersebut terungkap dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai laporan khusus awal masa jabatan. Teddy Indra Wijaya yang kini berusia 36 tahun menjabat sebagai Sekretaris […]

  • Tutur Ratu Daha Tua, Jejak Sakral Air Bangli dan Hulu Tata Air Bali

    Tutur Ratu Daha Tua, Jejak Sakral Air Bangli dan Hulu Tata Air Bali

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    Jro Somya mengangkat kembali tutur tentang Ratu Daha Tua di Gunung Wangun Urip sebagai bagian dari upaya menjaga kesadaran spiritual dan ekologis terhadap sumber air Bangli serta Sat Kerthi Jagat Bali. BANGLI — Air tidak hanya dipandang sebagai sumber kehidupan dalam kebudayaan Bali, tetapi juga memiliki dimensi spiritual yang kuat. Salah satu tutur yang mengaitkan […]

  • FSI Bali Tancap Gas! Siapkan Loncatan Prestasi Savate, Bidik Medali PON & Incar Status Tuan Rumah 2026

    FSI Bali Tancap Gas! Siapkan Loncatan Prestasi Savate, Bidik Medali PON & Incar Status Tuan Rumah 2026

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 5Komentar

    DENPASAR — Federasi Savate Indonesia (FSI) Provinsi Bali menunjukkan taringnya dalam upaya memperkuat pembinaan olahraga Savate dengan menggelar rapat konsolidasi pada Minggu, 30 November 2025, di Ananda’s Sanur, hotel yang dikelola Anggela Bali Management. Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi FSI Bali untuk merancang strategi besar dalam menghadapi agenda olahraga resmi KONI maupun event nasional […]

  • Menkomdigi! Rekam Wajah di Ruang Publik, Jangan Sampai Hukum Dicari Setelah Kasus Viral

    Menkomdigi! Rekam Wajah di Ruang Publik, Jangan Sampai Hukum Dicari Setelah Kasus Viral

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Pernyataan Menkomdigi Meutya Hafid soal perekaman tanpa izin memicu pertanyaan tentang batas antara privasi, pemrosesan data pribadi, dokumentasi publik, dan kepastian hukum. JAKARTA — Pernyataan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengenai perekaman seseorang tanpa izin di ruang publik menuai perhatian. Pernyataan itu muncul setelah polemik konten kreator Ebem Martono yang merekam seorang usher […]

expand_less