Drama Lift Kaca Kelingking, Retribusi Masuk, Tanggung Jawab Hilang Bujuk Investasi Tempat Lain
- account_circle Admin
- calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DENPASAR – Keputusan Gubernur Koster untuk membongkar Lift Kaca Pantai Kelingking dalam wawancara singkat awak media dengan I Made Satria, S.H., selaku Bupati Klungkung yang dikutip dari Media Kabar Bali telah terang benderang mengakui retribusi yang telah dilakukan oleh investor Lift Kaca Pantai Kelingking.
Dari info internal retribusi pelayanan penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang merupakan pungutan yang dibayarkan oleh pemohon (investor) kepada pemerintah daerah, jumlah tersebut 1,75% dari proyek senilai Rp 60 Miliar yakni yang dibayarkan investor mencapai Rp 1,05 Milliar.

Terkait hal itu Made Satria tentu bisa kita sebut mengelak atau ngeles dengan kondisi tersebut. Ia jelas mengatakan belum melakukan apa – apa terkait eksekusi yang akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi.
“Kita menunggu arahan Gubernur, itu kewenangan Provinsi dan Pemerintah Pusat, kita di Kabupaten akan kita pelajari lebih lanjut nanti terkait hal itu, Kita belum melakukan apa – apa, ” Ungkap Satria, dalam video tiktok.
Ada hal yang tidak profesional cenderung konyol yang dilakukan oleh Bupati Klungkung, seperti orang tua yang sedang membujuk anaknya dengan permen yang lain setelah permen satunya dirampas preman pasar.
“Kami akan undang investor, secara lisan sudah kami tawarkan tetapi secara resmi belum. karena ini harus kita bicarakan lebih lanjut lagi karena kami akan menawarkan untuk pengelolaan di kelingking itu juga, oh gitu, iya, jadi ada solusi, seandainya itu nanti dibongkar oleh pemprov ya, ” Jelasnya dalam wawancara itu.
Tawaran Bupati Klungkung untuk mengajak investor kembali ikut membangun, menata objek wisata Kelingking tentu itu bukan solusi yang tepat bila kondisinya retribusi Investor sudah ditangan Pemkab Klungkung.
Belum janji Satria untuk menyapu bersih investor – investor yang melanggar aturan yang ada. Hal ini tentu aneh karena Lift Kaca Pantai Kelingking merupakan proyek yang telah diketahui dan dijelaskan sedemikian rupa kepada Pemerintahan Kabupaten Klungkung.

Gung De selaku pengamat sosial politik juga geli mendengar soal tidak tahu menahunya Pemerintah Klungkung terhadap proyek Lift Kaca Pantai Kelingking tersebut.
“Kalau hanya PBG untuk loket dan kantor luar 5 Are ya tidak masuk akal. Toilet apa yang di bangun dengan biaya sampai Rp 60 Miliar yang memerlukan retribusi mencapai Rp 1,05 Milliar, ” Ungkapnya, Kamis 28/11/2025.
Sebaiknya data – data Izin PBG dari nilai proyek Lift Kaca dijelaskan secara detail oleh Pemkab Klungkung. Jangan cuci tangan seakan PBG nya hanya untuk Loket dan Kantor saja. Mahal sekali bayar retribusi PBG Loket sampai Rp 1,05 Miliar.
“Kalau semahal itu, mestinya PAD Klungkung tinggi sekali, ” Sindirnya.
Salah satu penduduk di Nusa Penida juga berkomentar, bila proyek ini digagalkan tentu Pariwisata khusus pulau Nusa Penida tidak akan bisa bangkit jika tanpa investasi lokal dan asing,
” Artinya Nusa Penida pulau yang memiliki potensi luar biasa untuk destinasi pariwisata sebagai bagian destinasi Internasional ini mau mengharapkan dari pemerintahan? nonsense”
Mereka juga berharap investor jangan menyerah dan tentu mwnguji nyali tim hukum investor atau energi positif mereka untuk melangkah.
“Ini penting agar tidak ada pejabat Bali seolah – olah menjadi raja diraja, ” Pungkasnya. (Ray)
……………..
@kabarbali.idSoal Lift Kaca Kelingking Bagaimana Kata Bupati Satria ??? #bali #klungkung #kabarbali #liftkaca #kelingkingbeach♬ suara asli – kabarbali.id – kabarbali.id
Berita sebelumnya, klik untuk link :
1. Sorotan Kesewenangan dan Dugaan Tebang Pilih Pemerintah Bali dalam Kasus Lift Kaca Kelingking
3. Penjelasan Suwirta Dinilai Makin Tegaskan Kesalahan, Pengamat Gusti Putu Artha Beri Kritik Telak
4. Warga Adat Nusa Penida Lawan Penghentian Lift Kaca di Kelingking
5. Keputusan Gubernur Guncang Nusa Penida, Dewa Sudarsana usul Gugat Saja, Rusak Kepercayaan Investor

https://shorturl.fm/cVF5h
29 November 2025 8:41 AM