Breaking News
light_mode

Posko THR–BHR 2026 Dibuka, Aliansi HAPERA Bali Perluas Advokasi hingga Ojol dan Pekerja Informal

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Aliansi Hak Pekerja Sejahtera (HAPERA) Bali membuka Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) dan Bantuan Hari Raya (BHR) Nyepi serta Idul Fitri 2026. Posko ini disiapkan sebagai ruang advokasi bagi pekerja yang mengalami pelanggaran hak, sekaligus memperluas jangkauan pengaduan hingga pekerja sektor informal seperti pengemudi dan kurir online.

Posko yang mulai dibuka pada 6 Maret hingga 27 Maret 2026 ini menjadi respons atas masih maraknya pelanggaran pembayaran THR yang setiap tahun terus berulang. Berdasarkan pengalaman posko tahun sebelumnya, tercatat sedikitnya 136 pekerja melaporkan pelanggaran THR, mulai dari tidak dibayarkan sama sekali, nominal yang tidak sesuai ketentuan, hingga keterlambatan pembayaran.

Perwakilan Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM) Regional Bali, Excel Bagaskara, mengatakan posko tahun ini mengalami perkembangan dibandingkan periode sebelumnya karena menjangkau kelompok pekerja yang lebih luas.

“Posko THR tahun ini cukup maju dibandingkan sebelumnya karena menjangkau demografi yang lebih luas. Selain melibatkan mahasiswa yang banyak merupakan pekerja muda, juga membuka ruang bagi teman-teman ojek online yang sering kali status kerjanya tidak dianggap sebagai pekerja,” ujarnya.

Aliansi HAPERA Bali sendiri merupakan aliansi lintas sektor yang terdiri dari organisasi masyarakat sipil, serikat pekerja, komunitas pekerja, hingga kelompok mahasiswa. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memperkuat kapasitas advokasi sekaligus memperluas jangkauan layanan pengaduan.

Direktur LBH Bali, Andi Winaba, menjelaskan bahwa keterlibatan berbagai sektor membuat posko tahun ini lebih kompleks sekaligus lebih kuat dalam mengadvokasi persoalan pekerja.

“Harapannya posko kali ini lebih luas karena melibatkan berbagai sektor federasi dan jaringan pekerja, mulai dari sektor perikanan, media, pariwisata, bandara, industri, hingga mahasiswa,” katanya.

Selain pekerja formal, posko tahun ini juga membuka ruang bagi pekerja sektor informal atau gig workers untuk melaporkan persoalan terkait Bonus Hari Raya (BHR). Langkah ini diambil karena pekerja berbasis aplikasi digital dinilai masih berada dalam posisi rentan akibat relasi kerja yang sering kali tidak diakui sebagai hubungan kerja formal.

Ketua AJI Denpasar, Ayu Sulistyowati, turut mendorong para jurnalis untuk berani melaporkan pelanggaran THR yang dialami. Ia menegaskan AJI Denpasar siap membantu proses pelaporan, baik bagi anggota maupun nonanggota.

“Kami berharap teman-teman jurnalis berani untuk melapor jika memang tidak dibayarkan THR atau bantuan hari rayanya. Tidak perlu ragu, AJI Denpasar siap membantu proses pelaporan di Posko THR ini,” ujarnya.

Pengaduan dalam Posko THR dan BHR 2026 dilakukan secara daring melalui tautan pengaduan yang telah disediakan. Selain itu, pekerja yang mengalami kesulitan mengakses tautan juga dapat melapor melalui layanan WhatsApp. Mekanisme pengaduan ini dibuka bagi individu, kelompok, maupun organisasi.

Aliansi HAPERA Bali juga bekerja sama dengan Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, khususnya Satuan Pengawas Ketenagakerjaan (Satwasker). Seluruh laporan yang diterima akan diteruskan kepada instansi terkait untuk ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Melalui posko ini, Aliansi HAPERA Bali berharap semakin banyak pekerja yang berani melaporkan pelanggaran hak mereka, sekaligus mendorong terciptanya kondisi kerja yang lebih adil, manusiawi, dan bermartabat bagi seluruh pekerja di Bali.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (7)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Drama Penyekapan Berakhir, Khetsia Meilany Finly di Tahan Pihak Imigrasi Overstay 1 tahun Capai Denda 365 Juta

    Drama Penyekapan Berakhir, Khetsia Meilany Finly di Tahan Pihak Imigrasi Overstay 1 tahun Capai Denda 365 Juta

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    DENPASAR – Drama Khetsia Meilany Finly Warga Negara Asing asal Australia keturunan Maluku yang tidak mau meninggalkan Villa di Jalan Danau Poso No. 79 B. Sanur, Denpasar Selatan milik dari Gabriella Fattori yang telah beralih penyewaan kepada A.A. Gede Agung Aryawan, S.T alias Gung De, sudah berakhir. Khetsia Meilany Finly yang banyak drama tuduhan penyekapan, […]

  • Terpilih Ratu Agung Bagus Ketua IHGMA Bali, Soroti Tantangan Global, Dorong IHGMA Perkuat Fondasi Internal

    Terpilih Ratu Agung Bagus Ketua IHGMA Bali, Soroti Tantangan Global, Dorong IHGMA Perkuat Fondasi Internal

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    DENPASAR – Dinamika industri pariwisata global yang kian kompleks mendorong perubahan arah strategi organisasi profesi perhotelan. Hal ini disampaikan oleh Ratu Agung Bagus Ngurah Putra yang menilai masa depan Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) harus bertumpu pada penguatan internal organisasi agar mampu bersaing menghadapi tantangan global yang terus berkembang. Menurutnya, tantangan yang dihadapi industri […]

  • Rosan Roeslani: PFII Mulai di Jakarta, Bali Jadi Pusat Finansial Global Bertahap

    Rosan Roeslani: PFII Mulai di Jakarta, Bali Jadi Pusat Finansial Global Bertahap

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Vaza Fernantha
    • 0Komentar

    Jakarta Jadi Basis Awal, Bali Tetap Menjadi Tujuan Akhir Pengembangan JAKARTA – CEO Badan Pengelola Investasi Danantara, Rosan Roeslani, memastikan pembangunan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) tidak akan langsung beroperasi di Bali. Pemerintah memilih memulai operasional dari Jakarta sebagai langkah transisi sebelum pusat finansial tersebut dikembangkan di Pulau Dewata. Menurut Rosan, pembangunan pusat keuangan bertaraf […]

  • Bantah Isu Penghilangan Banjar Kubu, Desa Adat Serangan Tegaskan Warga Sudah Direlokasi dan Haknya Dipenuhi

    Bantah Isu Penghilangan Banjar Kubu, Desa Adat Serangan Tegaskan Warga Sudah Direlokasi dan Haknya Dipenuhi

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Desa Adat Serangan Bantah Banjar Kubu Hilang, Hanya Tempekan Apa kata Baga Palemahan Desa Adat Serangan I Made Karsa? Denpasar – Baga Palemahan Desa Adat Serangan, I Made Karsa, meluruskan informasi yang beredar mengenai keberadaan Banjar Kubu di kawasan Serangan. Ia menegaskan bahwa narasi yang menyebut Banjar Kubu “dihilangkan” merupakan informasi yang tidak utuh dan […]

  • Tak Ada Tutup Akses Pura Sakenan!  Prajuru Sebut Tata Parkir Seluas 4 Hektar

    Tak Ada Tutup Akses Pura Sakenan! Prajuru Sebut Tata Parkir Seluas 4 Hektar

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Ray
    • 625Komentar

    DENPASAR – Rumor yang dihembuskan oleh manusia tak bertanggung jawab dengan tidak mengkonfirmasi secara langsung terhadap kondisi sesungguhnya di lapangan mengenai Pura Sakenan yang merupakan salah satu pura Hindu paling suci di Bali, berlokasi di barat laut Pulau Serangan, Denpasar Selatan, membuat masyarakat Desa Adat Serangan geram. Kekhawatiran umat terkait kepastian akses peribadatan menuju sejumlah […]

  • Kantong “Bukan Plastik” dari Singkong, Inovasi Anak Bali untuk Selamatkan Laut

    Kantong “Bukan Plastik” dari Singkong, Inovasi Anak Bali untuk Selamatkan Laut

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR — Di tengah krisis sampah plastik yang kian mengkhawatirkan, seorang inovator asal Bali, Kevin Kumala, menghadirkan solusi tak biasa: kantong belanja yang tampak seperti plastik, namun dapat larut di air dan aman bagi lingkungan. Melalui perusahaannya, Avani Eco, Kevin mengembangkan kantong berbahan dasar pati singkong. Produk ini diberi label “I Am Not Plastic” untuk […]

expand_less