Breaking News
light_mode

AMPI Laporkan 30 Akun Medsos ke Bareskrim, Diduga Sebar Fitnah terhadap Bahlil Lahadalia

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) resmi melaporkan sekitar 30 akun media sosial ke Bareskrim Polri. Langkah ini diambil karena akun-akun tersebut diduga menyebarkan fitnah dan ujaran kebencian terhadap Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.

Wakil Ketua Umum DPP AMPI, Steven Izaac Risakotta, mengatakan pelaporan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian kader terhadap marwah organisasi dan pemimpin mereka. “Kami ke sini tujuannya untuk melaporkan beberapa akun yang mensertakan nama ketua umum kami dalam unggahan berisi hinaan,” ujarnya di Bareskrim Polri, Senin (20/10/2025).

Steven menyebut, puluhan akun tersebut dilaporkan dengan bukti tangkapan layar unggahan yang dianggap mencemarkan nama baik Bahlil. Salah satunya berasal dari akun @kementerianbakuhantam, yang menampilkan foto Bahlil disertai tulisan provokatif “Pak Prabowo, kapan si jelek ini di-reshuffle?”

Ia menegaskan, laporan ini bukan instruksi dari Bahlil, melainkan inisiatif kader yang merasa terpanggil menjaga etika publik di ruang digital. “Kami ingin memberi efek jera kepada para pelaku. Menyampaikan pendapat di media sosial harus tetap objektif dan bijak,” tegasnya.

Ketua Bidang DPP AMPI, Irfan Wahyudi, menambahkan bahwa langkah ini diharapkan menjadi pembelajaran agar masyarakat lebih berhati-hati dalam berkomentar di media sosial. Sementara itu, Elyas M. Situmorang dari DPP AMPI menegaskan pihaknya tidak menolak kritik, namun menentang serangan pribadi. “Silakan mengkritisi kebijakan Pak Bahlil, tapi yang objektif dan relevan dengan kinerjanya, bukan menyerang pribadi,” tandasnya. (Tim)

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kompensasi Rp1 Miliar Jadi Batu Sandungan, Kandang Babi vs Dapur Makan Gratis Memanas

    Kompensasi Rp1 Miliar Jadi Batu Sandungan, Kandang Babi vs Dapur Makan Gratis Memanas

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    SRAGEN – Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sragen tersandung konflik sosial serius. Pemilik kandang babi di Dukuh Kedungbanteng RT 014, Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacan, secara terbuka meminta kompensasi Rp1 miliar kepada pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) jika usahanya harus dipindahkan. Permintaan itu hingga kini belum menemui titik temu dan memicu ketegangan di […]

  • SPMB Masih Sisakan Banyak Siswa Tercecer, Salah Sistem atau Kurang Sosialisasi?

    SPMB Masih Sisakan Banyak Siswa Tercecer, Salah Sistem atau Kurang Sosialisasi?

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Klungkung – Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Suwirta, S.Pd., MM, menyoroti masih banyaknya siswa yang tercecer dalam proses penerimaan peserta didik baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026 untuk jenjang SMA/SMK negeri di Kabupaten Klungkung. Saat turun langsung memantau proses pengumuman, Suwirta menemukan bahwa sejumlah sekolah negeri masih kekurangan jumlah siswa yang diterima. Misalnya, […]

  • Hatten Bali Luncurkan AVARA, Produk Premium Angkat Potensi Anggur Lokal Bali ke Pasar Wine

    Hatten Bali Luncurkan AVARA, Produk Premium Angkat Potensi Anggur Lokal Bali ke Pasar Wine

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2026
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    Lima varian AVARA mengandalkan anggur pilihan dari Sanggalangit, Buleleng, sebagai bagian dari strategi Hatten Wines memperkuat daya saing produk lokal. DENPASAR – PT Hatten Bali Tbk melalui Hatten Wines resmi memperkenalkan AVARA, lini produk premium terbaru yang mengangkat potensi anggur lokal Bali melalui perpaduan bahan baku berkualitas, inovasi teknologi, dan keahlian pembuatan wine. Peluncuran AVARA […]

  • Arly/Komang Melaju ke Semifinal Roberset Cup

    Arly/Komang Melaju ke Semifinal Roberset Cup

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    DENPASAR – Pasangan unggulan Putu Arly / Komang BL melangkah mantap ke semifinal Roberset Cup 2025 usai menaklukkan kuda hitam Danan / Gerry di perempat final, Rabu (13/8). Sejak awal laga, Arly/Komang langsung memegang kendali permainan. Serangan tajam Arly berpadu dengan permainan net cermat Komang membuat lawan kesulitan mengembangkan strategi. Set pertama ditutup dengan skor […]

  • Dari Bina Graha ke Kubutambahan, PT BIBU Panji Sakti Siapkan Langkah Teknis Pembangunan Bandara Bali Utara

    Dari Bina Graha ke Kubutambahan, PT BIBU Panji Sakti Siapkan Langkah Teknis Pembangunan Bandara Bali Utara

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Ray
    • 7Komentar

    JAKARTA – Rencana pembangunan Bandara Internasional Bali Utara kembali memasuki pembahasan. PT BIBU Panji Sakti menyatakan kesiapan untuk melanjutkan proyek tersebut ke tahap pembangunan apabila pemerintah telah menetapkan keputusan dan Presiden Prabowo Subianto menyatakan dimulainya pembangunan. Pernyataan itu disampaikan Direktur Utama PT BIBU Panji Sakti, Erwanto Sad Adiatmoko Hariwibowo, seusai pertemuan dengan Kepala Staf Kepresidenan […]

  • Rakyat Jadi Korban! Hotman Paris Kritik Keras Pemblokiran Massal Rekening Dormant oleh PPATK

    Rakyat Jadi Korban! Hotman Paris Kritik Keras Pemblokiran Massal Rekening Dormant oleh PPATK

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 5Komentar

    JAKARTA – Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang memblokir massal sejumlah rekening bank berstatus dorman alias tidak aktif. Dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial, Hotman menyebut tindakan tersebut sangat merugikan masyarakat dan berpotensi melanggar hak asasi manusia. “Ada peraturan baru […]

expand_less