Breaking News
light_mode

Ajik ARUN Bali Desak Bongkar Data 1.480 Siswa Tercecer, Dugaan Jalur Titipan SPMB Disorot

  • account_circle Admin
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gung De Pertanyakan Validitas Data Siswa Tercecer, Minta Dinas Pendidikan Transparan dan Tegakkan Sistem Penerimaan yang Adil

DENPASAR – Polemik ribuan siswa yang dikategorikan sebagai “siswa tercecer” dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di Bali kembali memanas. Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) Bali mempertanyakan validitas data 1.480 siswa tercecer yang beredar di ruang publik dan mendesak Dinas Pendidikan Provinsi Bali membuka seluruh data secara transparan.

Sekretaris ARUN Bali, Anak Agung Gede Agung Aryawan, ST. atau yang akrab disapa Gung De, menilai fenomena siswa tercecer yang terus berulang setiap tahun tidak lagi relevan di tengah sistem digitalisasi penerimaan peserta didik.

Menurutnya, kondisi tersebut patut dipertanyakan karena berpotensi menimbulkan dugaan adanya praktik penerimaan siswa di luar mekanisme resmi.

“Kita ini sudah hidup di era digital. Dulu zaman Orde Baru dengan sistem NEM saja tidak ada istilah siswa tercecer. Sekarang justru terjadi setiap tahun. Ini sangat tidak masuk akal. Jangan sampai ini hanya menjadi akal-akalan untuk membuka ruang jalur titipan di luar prosedur resmi,” tegas Gung De saat ditemui di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Bali, Selasa (21/7/2026).

Soroti Kuota Sekolah yang Berubah

Gung De juga mempertanyakan perubahan kuota sekolah yang sebelumnya diumumkan telah terpenuhi 100 persen, namun kemudian dinyatakan masih memiliki ruang untuk menerima ribuan siswa yang dikategorikan tercecer.

Menurutnya, apabila hal tersebut benar terjadi, maka sistem seleksi yang telah diumumkan kepada masyarakat menjadi kehilangan kredibilitas.

“Kalau sejak awal kuota sekolah sudah penuh, lalu tiba-tiba masih ada ruang untuk menerima ribuan siswa, masyarakat tentu berhak bertanya. Kondisi seperti ini justru merugikan calon siswa lain yang sebelumnya dinyatakan tidak lolos berdasarkan hasil seleksi resmi,” ujarnya.

Ia menilai transparansi menjadi syarat mutlak agar tidak muncul persepsi adanya perlakuan khusus terhadap pihak-pihak tertentu.

Dinilai Berdampak pada Mental Generasi Muda

Selain aspek administrasi, ARUN Bali juga menyoroti dampak psikologis terhadap para siswa yang merasa dirugikan akibat sistem yang dinilai tidak memberikan kepastian dan rasa keadilan.

Menurut Gung De, generasi muda seharusnya dibiasakan berkompetisi secara sehat melalui sistem yang terbuka, bukan justru menyaksikan praktik yang berpotensi menimbulkan ketidakpercayaan terhadap proses seleksi.

“Anak-anak kita harus dibesarkan dalam sistem yang adil. Kalau sejak awal mereka dipaksa mengalah oleh sistem yang dianggap tidak transparan, kekecewaan itu bisa berdampak pada mental mereka. Kita jangan sampai merusak masa depan generasi muda Bali,” katanya.

Singgung Surat Edaran KPK

Gung De juga mengingatkan bahwa proses penerimaan peserta didik harus mengacu pada ketentuan yang berlaku, termasuk memperhatikan surat edaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengenai pencegahan praktik penyimpangan dalam penerimaan peserta didik baru.

Ia meminta seluruh proses penerimaan siswa dilakukan secara akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

“Kompetisi itu harus fair dan terbuka. Jangan merusak masa depan SDM Bali hanya demi tangan-tangan kekuasaan yang tidak berjiwa kenegarawanan. Leluhur kita berjuang melalui semangat puputan demi keadilan. Jangan sampai sekarang justru kita melestarikan ketidakadilan,” tegasnya.

Minta Dinas Pendidikan Buka Data Secara Terbuka

ARUN Bali mendesak Dinas Pendidikan Provinsi Bali segera mempublikasikan data lengkap mengenai 1.480 siswa yang disebut tercecer, termasuk asal sekolah, jalur pendaftaran, dasar penetapan status, hingga mekanisme penempatan mereka.

Menurut Gung De, keterbukaan informasi menjadi langkah penting untuk menghilangkan berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan SPMB di Bali.

“Mindset pendidikan di Bali harus berubah. Kita wajib menyiapkan gelanggang kompetisi yang jujur, sehat, dan transparan agar anak-anak terbiasa bekerja keras, berprestasi, dan menghargai proses. Jangan biarkan sistem yang bobrok merusak kualitas SDM Bali ke depan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Provinsi Bali belum memberikan tanggapan resmi terkait desakan ARUN Bali mengenai validitas data 1.480 siswa yang dikategorikan sebagai siswa tercecer serta mekanisme penanganannya.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bukan Kejahatan Terencana Antar Remaja! Diusulkan Jalur Restoratif Justice, Aparat Diminta Bijak

    Bukan Kejahatan Terencana Antar Remaja! Diusulkan Jalur Restoratif Justice, Aparat Diminta Bijak

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Kejadian yang dialami 4 pelaku diduga melakukan kekerasan, telah melewati proses kepolisian yang dilimpahkam selanjutnya ke Kejaksaan Negeri Denpasar. Kejadian yang diproses di Kepolisian daerah Bali Resor Kota Denpasar Sektor Denpasar Utara dengan tuduhan 365 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP, tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman bervariasi dari pidana penjara […]

  • Sabha Pandita PHDI Sampaikan Arahan Terkait Proses Pemilihan Rektor UNHI Denpasar

    Sabha Pandita PHDI Sampaikan Arahan Terkait Proses Pemilihan Rektor UNHI Denpasar

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 14Komentar

    Denpasar, 29 Oktober 2025 — Proses pemilihan Rektor Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar menjadi perhatian serius dari jajaran Sabha Pandita Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI). Melalui sebuah surat terbuka, para anggota Sabha Pandita menyampaikan sejumlah arahan kepada Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat selaku Ex-Officio Ketua Dewan Pembina Yayasan Widya Kerthi. Dalam surat tersebut, Sabha […]

  • Ascott Bali Bagikan Ribuan Tas Ramah Lingkungan, Kampanye Kurangi Plastik Sekali Pakai Menjangkau Masyarakat

    Ascott Bali Bagikan Ribuan Tas Ramah Lingkungan, Kampanye Kurangi Plastik Sekali Pakai Menjangkau Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Memperingati Hari Bebas Kantong Plastik Internasional, Ascott Bali Area kembali menggelar kampanye lingkungan bertajuk BAG! BAG! BAG (Bagi Bagi BAG) dengan membagikan tas belanja ramah lingkungan kepada masyarakat di Pasar Kreneng, Denpasar, Jumat (3/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sekaligus mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju […]

  • Hotman Paris Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah, Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Korupsi

    Hotman Paris Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah, Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Korupsi

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea resmi menerima kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah yang kini menjalani proses hukum dalam tiga perkara dugaan korupsi dan TPPU. JAKARTA – Pengacara senior Hotman Paris Hutapea resmi menerima kuasa hukum dari mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, pada Jumat (17/7/2026). Penunjukan tersebut dilakukan di […]

  • Megawati Instruksikan Kader PDIP Dukung Pemerintahan Prabowo Subianto

    Megawati Instruksikan Kader PDIP Dukung Pemerintahan Prabowo Subianto

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Nusa Dua, Bali — Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menegaskan kepada seluruh kader partai agar memberikan dukungan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPP PDIP, Deddy Yevri Sitorus, dalam keterangan di Nusa Dua, Bali, Kamis (31/7/2025). Menurut Deddy, Megawati menilai dukungan tersebut penting selama kebijakan pemerintah sejalan dengan upaya […]

  • Polemik Punia Sesari Umat Pura Melanting Mencuat! Warga Adat Tuntut Transparansi

    Polemik Punia Sesari Umat Pura Melanting Mencuat! Warga Adat Tuntut Transparansi

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    “Hendaknya mereka memperoleh kekayaan dengan kejujuran dan dapat memberikan kekayaannya itu dengan kemurahan hati, mereka tentunya akan dihargai oleh masyarakat. Semogalah mereka tekun bekerja dan meyakini kerja itu sebagai bakti kepada Tuhan Yang Maha Esa”. (Rg.Veda 1.15.9). DENPASAR – Polemik dana punia (punya) sesari di Pura Melanting, Banjar Dinas Melanting, Dusun Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten […]

expand_less