Breaking News
light_mode

Demi Keadilan! ARUKKI Diduga Lupa Cantumkan Hancurnya Mangrove di Proyek Normalisasi Sungai Ngenjung ke KPK

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Merespons laporan yang dilayangkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Rakyat untuk Keadilan dan Kesejahteraan Indonesia (ARUKKI) ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkesan tebang pilih dan mengabaikan keadilan bila menyangkut lingkungan.

Kondisi ini direspon tegas oleh pengelola BTID, mereka membantah terkait dugaan tuduhan penerbitan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) ilegal serta dugaan pelanggaran lingkungan di kawasan KEK Kura-Kura Bali.

Zefri Alfaruqy selaku Kepala Departemen Komunikasi sekaligus Kepala Komunikasi PT BTID, pihaknya siap membuka seluruh data dan dokumen yang berkaitan dengan proses pengadaan lahan maupun administrasi proyek.

BTID selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali sudah melakukan semua proses secara prosedural dan berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Jadi sudah Clean and Clear, terkait pemberitaan yang beredar tanpa adanya konfirmasi kepada kami, tentunya merugikan kami,” ujar Zefri, Jumat (15/5/2026).

Dirinya menyebutkan lengkap dan sudah diserahkan kepada kementerian Kehutanan pada era itu, dokumen penyerahan masih ada dan pihak Kementerian Kehutanan sudah menerima data itu semua secara lengkap dan legal.

“Dokumen kami lengkap, mulai dari berita acara pembebasan lahan, dokumen sosialisasi kepada masyarakat, hingga data pembentukan panitia tata batas kawasan”

Ia juga menyebut proses verifikasi lapangan dilakukan untuk memperkuat administrasi yang ada. Menurut BTID, sejumlah pihak terkait, termasuk Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH), Badan Pertanahan Nasional (BPN), hingga pemerintah kabupaten terkait telah menerima dokumen dan informasi mengenai proses tersebut.

Dalam penjelasannya, BTID juga menyinggung keberadaan tim panitia tata batas yang dibentuk untuk menyelaraskan kawasan dengan wilayah hutan, termasuk melibatkan unsur dari Denpasar, Jembrana, dan Karangasem.

Proses jual beli lahan, kata pihak pengelola, dilakukan atas dasar kesepakatan para pihak dan dapat disaksikan oleh pihak terkait dari daerah asal pemilik lahan.

Dikutip dari media online Wakil Ketua Umum ARUKKI, M. Munari, menyatakan laporan tersebut diajukan karena adanya dugaan penyalahgunaan kewenangan dan potensi kerugian negara yang dinilai besar.

“Laporan ini kami sampaikan karena ada dugaan manipulasi administrasi pertanahan, penyalahgunaan kewenangan, dan potensi kerugian negara yang sangat besar. Selain itu, kerusakan ekologis mangrove Bali juga menjadi perhatian serius,” ujar Munari dalam keterangannya, Selasa (12/5/2026).

Semangat itu sebaiknya juga dimunculkan terhadap proyek normalisasi Tukad Ngenjung yang juga diduga terdapat pohon mangrove yang rusak sepanjang 1 hektar lebih akibat proyek pelebaran jalan yang kini menjadi pantai Sidakarya.

Sejumlah pihak menilai perhatian terhadap isu lingkungan seharusnya dilakukan secara menyeluruh dan tidak tebang pilih dalam melihat potensi kerusakan ekosistem.

Editor Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (2)

  • Made Kartawan

    Jika dilihat dari peruntukannya. Normalisasi sungai Ngenjung sepenuhnya utk menanggulangi banjir yg sering terjadi di jalur hulu sungai tersebut, yaitu desa Sidakarya. Hal ini juga mengingat secara geografis Sidakarya terletak di hilir yg seringkali menerima buangan air hujan bahkan sampah dari hulu. Untuk itulah segmentasi sungai tidak bisa dihindari. Langkah pengerukan atau bahkan mungkin pelebaran mutlak diperlukan utk menyelamatkan kita dari banjir. Disamping itu, pembuatan jalan menuju pantai Sidakarya sangat penting karena menjadi akses satu-satunya ke pantai dan pura yg digunakan utk pemelastian dan kegiatan keagamaan lainnya. Bukan utk kepentingan bisnis seperti di tempat lainnya. Disitulah letak hakiki dari perbedaan itu.

    Balas19 Mei 2026 5:41 AM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • AWDI Kawal Langkah PPKRI Perkuat Legalitas Organisasi, Audiensi dengan Kemensos Berlangsung Konstruktif

    AWDI Kawal Langkah PPKRI Perkuat Legalitas Organisasi, Audiensi dengan Kemensos Berlangsung Konstruktif

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    JAKARTA – Upaya memperkuat legalitas dan pengakuan organisasi terus dilakukan Pimpinan Pusat Persatuan Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia (PPKRI). Langkah tersebut mendapat dukungan dari Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (DPP AWDI) yang turut mengawal audiensi PPKRI dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (25/6/2025). Audiensi berlangsung di lingkungan Kementerian Sosial dengan agenda penyampaian […]

  • Ascott Bali Ajak Karyawan dan Warga Gotong Royong Bersihkan Pantai Legian

    Ascott Bali Ajak Karyawan dan Warga Gotong Royong Bersihkan Pantai Legian

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Dalam rangka memperingati Hari Bersih-Bersih Sedunia, Ascott Bali Area menggelar aksi nyata menjaga lingkungan dengan membersihkan Pantai Legian, Selasa (16/9). Kegiatan ini melibatkan lebih dari 100 peserta yang terdiri dari karyawan 11 properti Ascott di Bali serta masyarakat lokal. Dengan sarung tangan dan tas ramah lingkungan, para relawan bergotong royong mengumpulkan sampah dan […]

  • Ratusan Jemaah Padati Chandra Asri Gianyar, Idul Adha Jadi Momentum Perkuat Kepedulian Sosial

    Ratusan Jemaah Padati Chandra Asri Gianyar, Idul Adha Jadi Momentum Perkuat Kepedulian Sosial

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    GIANYAR — Ratusan jemaah memadati halaman Sekolah Cipta Darma, kawasan Chandra Asri, Gianyar, saat pelaksanaan Sholat Idul Adha, Jumat pagi. Suasana khidmat dan penuh kebersamaan terasa sejak pagi hari ketika masyarakat mulai berdatangan untuk mengikuti ibadah Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Hamparan sajadah memenuhi lapangan sekolah hingga area sekitar halaman. Antusiasme warga mencerminkan semangat […]

  • Semangat Bushidō Dinilai Relevan dengan Kehidupan Modern, Tekankan Disiplin dan Kehormatan Diri

    Semangat Bushidō Dinilai Relevan dengan Kehidupan Modern, Tekankan Disiplin dan Kehormatan Diri

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Denpasar – Nilai-nilai Bushidō, filosofi hidup kaum samurai Jepang yang dikenal sebagai “jalan ksatria”, dinilai masih memiliki relevansi kuat dalam kehidupan modern. Semangat disiplin, tanggung jawab, kesetiaan, serta pengendalian diri yang terkandung dalam ajaran tersebut dianggap mampu menjadi pedoman moral di tengah dinamika kehidupan masyarakat saat ini. Bushidō lahir dari tradisi kaum samurai di Jepang […]

  • Chernobyl Bangkit! Zona Mati Jadi Surga Satwa Liar

    Chernobyl Bangkit! Zona Mati Jadi Surga Satwa Liar

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    Zona Eksklusi Chernobyl (CEZ) — Empat dekade setelah ledakan reaktor nuklir Chernobyl pada 1986 menciptakan salah satu wilayah paling terkontaminasi di dunia, zona seluas 1.600 mil persegi yang ditinggalkan manusia justru menjelma menjadi habitat subur bagi kehidupan liar. Penelitian terbaru menunjukkan lonjakan populasi rusa, rusa roe, babi hutan, dan bahkan serigala yang kini tujuh kali […]

  • Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Penggelembungan Luas Tanah Yang dilakukan Mantan BPN Badung

    Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Penggelembungan Luas Tanah Yang dilakukan Mantan BPN Badung

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 11Komentar

    DENPASAR – Terungkap sudah, kasus yang menyeret mantan kepala BPN Kabupaten Badung yang santer pemberitaan di media dalam persidangan Pra Peradilan beberapa waktu yang lalu, untuk memenuhi unsur keadilan (cover both side) awak media menemui kuasa hukum Harmaini Idris Hasibuan SH., ia merupakan kuasa hukum dari Pengempon Pura Dalam Balangan, di salah satu kedai makanan […]

expand_less