Breaking News
light_mode

Sari Galung Berharap Pelaksanaan BBB Ke-VIII Tahun 2026 Lebih Berkarakter dan Bermakna

  • account_circle Budi Susilawarsa
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar — Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bali, Ni Wayan Sari Galung, S.Sos., berharap pelaksanaan Bulan Bahasa Bali (BBB) Ke-VIII Tahun 2026 dapat berlangsung lebih berkarakter dan bermakna dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Hal tersebut disampaikannya menanggapi pelaksanaan Bulan Bahasa Bali Ke-VIII yang akan berlangsung pada 1–28 Februari 2026 dengan mengusung tema “Atma Kerthi Udiana Purnaning Jiwa”.

“Pada momentum Bulan Bahasa Bali Ke-VIII ini, kami berharap pelaksanaannya mampu membentuk karakter serta memperkuat jati diri masyarakat Bali agar menjadi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” ujar Sari Galung.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan sarana dan prasarana pendukung dalam pelaksanaan BBB Ke-VIII. Menurutnya, fasilitas yang memadai akan sangat menunjang keberhasilan kegiatan tersebut.

“Kami dari DPRD Provinsi Bali berharap penyediaan sarana dan prasarana dalam pelaksanaan Bulan Bahasa Bali Ke-VIII ini dapat dipersiapkan dengan lebih matang dan memadai,” jelasnya.

Srikandi PDI Perjuangan asal Sesetan, Denpasar Selatan itu menambahkan, Bulan Bahasa Bali bertujuan untuk semakin memuliakan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali agar ke depannya dapat lebih dimaknai dan diimplementasikan dalam kehidupan masyarakat.

“Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali harus terus dimuliakan agar tetap hidup dan relevan di tengah masyarakat,” ucapnya.

Selain itu, Sari Galung juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan selama pelaksanaan Bulan Bahasa Bali Ke-VIII. Menurutnya, kebersihan merupakan salah satu prioritas utama yang harus diperhatikan dalam setiap kegiatan.

Bulan Bahasa Bali Ke-VIII ini merupakan bagian dari implementasi Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 1 Tahun 2018 serta Peraturan Gubernur Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang Pelindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali.

“Dalam peraturan tersebut telah diatur secara tegas mengenai pelindungan dan penggunaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali,” imbuhnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan Bulan Bahasa Bali juga menjadi wahana untuk memuliakan bahasa ibu sebagai bagian dari warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur.

“Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga merupakan sumber nilai, etika, dan pengetahuan yang membangun kesadaran rohani serta kebudayaan masyarakat Bali,” pungkasnya. | Bud

Budi Susilawarsa

Penulis

Saya orangnya ganteng, suka senyum, dan periang.

Komentar (11)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 31 Transplantasi Organ dalam Sehari di Kunming, Publik Tiongkok Curiga, Dari Mana Asal Organ-Organ Itu?

    31 Transplantasi Organ dalam Sehari di Kunming, Publik Tiongkok Curiga, Dari Mana Asal Organ-Organ Itu?

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    KUNMING – Sebuah laporan mengejutkan datang dari Tiongkok. Rumah Sakit Rakyat Pertama Kunming, di Provinsi Yunnan, dilaporkan berhasil melakukan 31 operasi transplantasi organ hanya dalam waktu satu hari. Namun, di balik prestasi medis yang diklaim luar biasa itu, muncul gelombang kecurigaan publik terkait asal-usul organ manusia yang digunakan. Media pemerintah Harian Kunming melaporkan bahwa sebelum […]

  • Ketika Adat Dijadikan Alat Tagih Utang, Menggugat Arah Baru LPD di Bali

    Ketika Adat Dijadikan Alat Tagih Utang, Menggugat Arah Baru LPD di Bali

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    Ketika persoalan kredit dibawa ke ranah pararem dan sanksi adat, muncul pertanyaan mendasar: apakah adat sedang melindungi krama, atau justru dijadikan instrumen untuk memperkuat mekanisme penagihan? DENPASAR – Ketika sebuah sistem keuangan modern diberi nama adat, apakah otomatis berubah menjadi hukum adat? Pertanyaan itulah yang patut diajukan di tengah wacana menjadikan Labda Pacingkreman Desa (LPD) […]

  • Ironi Jeruk RI! Produksi Melimpah, Impor Tembus 208 Ribu Ton

    Ironi Jeruk RI! Produksi Melimpah, Impor Tembus 208 Ribu Ton

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    Produksi Jeruk Indonesia Naik, tetapi Impor Masih Mendominasi dan Ekspor Tertinggal Jauh DENPASAR – Indonesia kembali mencatatkan peningkatan produksi jeruk pada 2025. Namun di balik capaian tersebut, neraca perdagangan komoditas hortikultura ini masih menyisakan ironi. Meski menjadi salah satu produsen jeruk terbesar di Asia Tenggara, Indonesia justru masih sangat bergantung pada pasokan jeruk dari luar […]

  • China Tambah Cadangan Emas, Analis Nilai Strategi Kurangi Ketergantungan Dolar AS

    China Tambah Cadangan Emas, Analis Nilai Strategi Kurangi Ketergantungan Dolar AS

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Beijing – Bank Rakyat China (People’s Bank of China/PBOC) kembali melanjutkan aksi beli emas pada Agustus 2025. Berdasarkan data resmi, tambahan 0,06 juta troy ons membuat total cadangan emas Negeri Tirai Bambu kini menyentuh angka 74,02 juta troy ons. Ini menjadi bulan ke-10 berturut-turut Beijing memperkuat kepemilikan emasnya. Ekonom senior Asia Pasifik, Liang Wei, menilai […]

  • Pakar Hukum Ingatkan Pansus Trap! Kepastian Hukum Harus Dijaga, Tak Bisa Berdasarkan Tekanan Politik dan Opini Publik

    Pakar Hukum Ingatkan Pansus Trap! Kepastian Hukum Harus Dijaga, Tak Bisa Berdasarkan Tekanan Politik dan Opini Publik

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Ray
    • 34Komentar

    DENPASAR – Polemik yang mencuat pasca penyerahan dua rekomendasi hasil pengawasan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali mendapat sorotan serius dari kalangan akademisi hukum. Pakar Hukum Pemerintahan, Dr. Made Jayantara, S.H., M.H., MAP., CLA., mengingatkan agar seluruh pihak, khususnya pimpinan DPRD Bali, berhati-hati dalam menyikapi rekomendasi tersebut agar tidak menimbulkan […]

  • Dari Sembako hingga Cita-cita Jadi GM Hotel, Mercure Kuta Bali Wujudkan Mimpi Anak Muda Bali

    Dari Sembako hingga Cita-cita Jadi GM Hotel, Mercure Kuta Bali Wujudkan Mimpi Anak Muda Bali

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 19Komentar

    BADUNG – Gerakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Mercure Kuta Bali, Accor Hotels menunjukkan komitmennya terhadap kepedulian sosial dan keberlanjutan komunitas dengan menyalurkan bantuan langsung kepada dua lembaga sosial di Bali. Kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Badung dan Dinas Sosial Kota Denpasar. Tim Mercure Kuta […]

expand_less