Breaking News
light_mode

Datok Yan Djuna Soroti Etika Panitia Batubara Bertanjak VII di Istana Niat 5 Laras

  • account_circle Sudarman Syah
  • calendar_month 16 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Datok Yan Djuna menilai penempatan kursi VIP dalam pembukaan Batubara Bertanjak VII di Istana Niat Lima Laras perlu dievaluasi. Ia mengingatkan pentingnya profesionalitas panitia, ketertiban protokoler, serta pelestarian nilai adab dan penghormatan dalam budaya Melayu.

BATU BARA – Tokoh pemuda Melayu Sumatera Utara, Datok Yan Djuna, menyoroti etika dan profesionalitas panitia Batubara Bertanjak VII dalam melayani tamu undangan. Ia mengaku kecewa dengan penempatan kursi VIP yang dinilainya kurang tertib dan tidak mencerminkan penghormatan terhadap tamu resmi.

Kritik tersebut disampaikan Yan Djuna setelah menghadiri pembukaan Batubara Bertanjak VII di Istana Niat Lima Laras, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, Sabtu (10/10).

Kegiatan yang berlangsung hingga 16 Oktober 2026 itu dibuka Dr. Ngatemin, S.Pd., M.Si. adalah Direktur Politeknik Pariwisata Medan (Poltekpar Medan), yang hadir mewakili Kementerian Pariwisata RI. Hadir pula Ketua DPRD Batu Bara Safi’i, S.H., yang juga Ketua MABMI Batu Bara, perwakilan bupati, unsur Muspika, serta sejumlah tokoh pemuda dan budaya Melayu.

Pembukaan berlangsung meriah dengan penampilan tari persembahan Melayu secara kolosal. Sejumlah kegiatan seni dan budaya turut memeriahkan perhelatan yang mengangkat tanjak atau tengkulok sebagai identitas Melayu tersebut.

Yan Djuna yang datang dari Medan bersama tokoh pemuda Melayu Kota Medan, H. Muhammad Fadly Nasution, S.T., mengaku antusias menghadiri kegiatan itu setelah menerima undangan resmi panitia.

Yan Djuna yang menyandang gelar Datok Setia Nara Seni Diraja sebagai perangkat Kerajaan Kejeruan Metar Bilad Deli itu juga dikenal sebagai penyiar program Resam Melayu di RRI Pro 4 FM Medan, Suara Budaya Sumatera Utara.

“Saya sangat antusias menerima undangan Batubara Bertanjak ke-7, walau jarak tempuh naik 3 jaman dari Kota Medan ke Istana Niat Lima Laras Tanjung Tiram. Apalagi, kegiatan ini disebut mendapat dukungan Kementerian Pariwisata dan masuk dalam daftar Karisma Event Nusantara (KEN). Bagi saya, ini suatu kehormatan, apalagi ini kali perdana saya hadir,” ujarnya.

Namun, menurut Yan Djuna, kemeriahan acara seharusnya diimbangi pelayanan yang baik kepada tamu undangan. Ia mengaku kecewa karena menilai penempatan kursi VIP tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Bukan soal gila hormat tapi jangan sampai tamu yang datang atas undangan resmi justru merasa diabaikan, sementara orang yang bukan undangan resmi bisa menempati kursi VIP. Tamu datang dari jauh, mengeluarkan biaya akomodasi sendiri dan menghadapi risiko perjalanan. Seharusnya ada penghormatan yang layak kepada tamu,” tegasnya.

Yan Djuna meminta panitia mengevaluasi sistem penerimaan dan penempatan tamu, terutama di area VIP. Menurutnya, protokoler harus diatur secara jelas agar tidak menimbulkan kesan adanya perlakuan berbeda terhadap tamu.

“Kalau memang ada ketentuan tempat duduk VIP, terapkan secara konsisten. Semua harus diatur dengan baik, beretika, dan bermartabat terkecuali bukan tamu undangan khusus. Jangan sampai persoalan teknis seperti ini mencederai nilai-nilai budaya Melayu yang menjunjung tinggi adab dan penghormatan, apalagi sampai umpama kata mewakili Kerajaan seperti Kejeruan Metar Bilad Deli,” katanya.

Selain menyoroti pelayanan panitia, Yan Djuna juga mengingatkan pentingnya pelestarian Istana Niat Lima Laras sebagai warisan sejarah Melayu. Istana tersebut dibangun pada 1907 dan selesai pada 1912 oleh Datuk Matyoeda Sri Diraja atau Datuk Muhammad Yuda, Raja Kerajaan Lima Laras ke-XII.

Menurutnya, kondisi bangunan bersejarah itu perlu mendapat perhatian serius agar pelaksanaan kegiatan budaya tidak hanya menjadikan istana sebagai lokasi seremonial, tetapi juga mendorong pelestarian warisan sejarah secara berkelanjutan.

Yan Djuna berharap Batubara Bertanjak terus berkembang menjadi agenda budaya yang membanggakan masyarakat sekaligus memperkuat promosi pariwisata daerah.

“Keberhasilan acara bukan hanya diukur dari kemeriahan panggung, penampilan artis, atau banyaknya pengunjung. Pelayanan kepada tamu, ketertiban protokoler, dan penghormatan terhadap undangan juga menjadi bagian penting dari keberhasilan penyelenggaraan,” ujarnya.

Ia berharap kritik tersebut menjadi bahan evaluasi bagi panitia agar pelaksanaan Batubara Bertanjak berikutnya semakin baik.

“Budaya Melayu mengajarkan kita untuk memuliakan tetamu. Jangan sampai kegiatan yang membawa nama besar budaya Melayu justru mengabaikan nilai adab dan penghormatan. Semoga ke depan kemegahan acara berjalan seiring dengan kemuliaan adat dan budi pekerti Melayu,” pungkasnya.

Tim

Sudarman Syah

Penulis

Berbuatlah seperti akar, hilang tertanam tanpa ada yang perlu tau apapun yang telah kamu lakukan.

Komentar (1)

  • healthy aging and joint health

    The section on gradual exercise progress is helpful, since it can help make routines more manageable.

    Balas15 Oktober 2026 9:28 AM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepengurusan Baru PAMKI Bali Dikukuhkan, Peran Penting Penjaga Bali dari Penyakit Infeksi

    Kepengurusan Baru PAMKI Bali Dikukuhkan, Peran Penting Penjaga Bali dari Penyakit Infeksi

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 209Komentar

    DENPASAR – Dalam acara Pelantikan Pengurus Perhimpunan Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik Indonesia (PAMKI) Cabang Bali Masa Bakti 2025 -2028, mengesahkan Dr. dr. I Wayan Agus Gede Manik Saputra, M.Ked.Klin., Sp.MK., masa bakti 2025 – 2028, yang menggantikan Prof. Dr. dr. Ni Nyoman Sri Budayanti, Sp.MK(K)., masa bakti 2022-2025, pada Denpasar, 13 Desember 2025. Dalam sambutannya […]

  • Bangga Angka Miskin Rendah, BPJS PBI Dihapus! Kok Dihidupkan Lagi dari APBD, Gung De: Konyol

    Bangga Angka Miskin Rendah, BPJS PBI Dihapus! Kok Dihidupkan Lagi dari APBD, Gung De: Konyol

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 8Komentar

    DENPASAR — Klaim pemerintah Provinsi Bali mengenai angka kemiskinan yang terendah Se Indonesia jadi kebanggaan menerima penghargaan menuai kritik keras. Sekretaris Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) Bali, Anak Agung Gede Agung Aryawan, ST alias Gung De, menilai narasi tersebut bertolak belakang dengan praktik kebijakan jaminan sosial yang justru masih membiayai kelompok masyarakat mampu melalui skema […]

  • Atiwa-tiwa Desa Adat Kemenuh Upacarai 54 Sawa, Libatkan Kelompok Serati untuk Efisiensi Waktu dan Biaya

    Atiwa-tiwa Desa Adat Kemenuh Upacarai 54 Sawa, Libatkan Kelompok Serati untuk Efisiensi Waktu dan Biaya

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 14Komentar

    GIANYAR – Sebagai rutinitas 3 tahunan, Desa Adat Kemenuh di Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, kembali menyelenggarakan Atiwa-tiwa Masa Kinembulan. Rangkaian upacara diawali dengan mapakeling pada 19 Juni 2025, sedangkan puncak ngaben pada Kamis, 26 Juni 2025. Karya Atiwa-tiwa Desa Adat Kemenuh tahun 2025 mengupacarai sebanyak 54 sawa. Pelaksanaan upacara ini melibatkan tiga banjar adat yang […]

  • HARRIS Sunset Road Bali Gelar Buka Puasa Bersama 35 Anak Yatim, Awali Road to 14th Anniversary

    HARRIS Sunset Road Bali Gelar Buka Puasa Bersama 35 Anak Yatim, Awali Road to 14th Anniversary

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 12Komentar

    BALI – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan, HARRIS Hotel & Residence Sunset Road Bali menggelar kegiatan buka puasa bersama 35 anak yatim, Kamis (20/2). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Road to 14th Anniversary yang puncaknya akan diperingati pada April mendatang. Acara berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama dan […]

  • Hanya 15 Menit, Ahli Kunci Bongkar Brankas Rahasia di Sentul! Polisi Sita 74 Kg Emas dan Valuta Asing Bernilai Rp476 Miliar

    Hanya 15 Menit, Ahli Kunci Bongkar Brankas Rahasia di Sentul! Polisi Sita 74 Kg Emas dan Valuta Asing Bernilai Rp476 Miliar

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 7Komentar

    Brankas tersembunyi di balik dinding rumah mewah dibuka dengan mesin gerinda, sementara brankas raksasa lain ditemukan di bekas restoran kawasan Cipete. BOGOR – Fakta baru terungkap dalam penggeledahan yang dilakukan Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipidkor) Bareskrim Polri terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek batu bara PT PLN dan PT Asabri. Salah satu temuan paling […]

  • Warung Mi dan Babi di Sukoharjo Dibakar 4 Orang Tak Dikenal, Karyawan Diancam Sajam

    Warung Mi dan Babi di Sukoharjo Dibakar 4 Orang Tak Dikenal, Karyawan Diancam Sajam

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    Empat orang diduga mendobrak tempat karyawan, mengancam penjaga dengan senjata tajam, lalu membakar gudang dan tempat tidur. Polisi masih menyelidiki pelaku serta motif aksi tersebut. SUKOHARJO – Warung Mi dan Babi Tepi Sawah di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, dibakar oleh empat orang tidak dikenal pada Sabtu (12/9/2026) dini hari. Sebelum pembakaran, […]

expand_less