Breaking News
light_mode

Raja Kejeruan Metar Bilad Deli Gelar Khitan Massal, dengan Junjung Anak, Lestarikan Tradisi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KMBE, Medan – Pelaksanaan khitan massal yang dilaksanakan di SMPN 1 Labuhan Deli, Desa Helvetia, Kabupaten Deli Serdang pada Minggu (06/07/2025) oleh Kejeruan Metar Bilad Deli (KMBD) menjadi penutup rangkaian kegiatan khitan massal terhadap 200 orang anak dari keluarga tidak mampu dalam rangka Sempena Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H dan hari libur anak sekolah. Ini merupakan komitmen dan pengabdian KMBD peduli masyarakat sebagai bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat.

Ada tiga tempat lainnya yang dijadikan lokasi kegiatan khitan massal di hampir wilayah Kota Medan dan Deli Serdang yaitu di MDTA Al Washliyah Pajak Rambai, Medan Labuhan (28/06/2025), lalu di TK Ar Rahman Islamic School, Jl.Kapten Rahmad Buddin, Medan Marelan (29/06/2025) dan dilanjutkan d Dusun 1 Desa Sei Baharu, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang (05/06/2025).

Raja Kejeruan Metar Bilad Deli XI, YTAM Tengku Muhammad Fauzi, S.Kom., M.H., dalam kegiatan khitan massal ini kembali menggandeng RSU Royal Prima Marlelan dan Gerakan Gadget Sehat Indonesia (GSSI) yang di pimpin oleh Datok Prof Ridha Darmajaya yang pada 04 Juli 2025 diamanahkan menjadi Ketua Matahari Pagi Indonesia (MPI) Kota Medan.

Yang menarik dari setiap kegiatan khitan massal oleh Kejeruan Metar Bilad Deli adalah tradis Melayu julang anak yaitu tradisi dimana anak-anak sebelum disunat dipanggul di pundak ayah atau kerabat lelaki baik abang atau pakcik mereka dengan marhaban dan tepung tawar sebelum akhirnya mengucap janji khitan. Lebih menarik lagi melihat para datok perangkat yang berbusana Melayu turut ikut memangul anak-anak yang ayah atau kerabat lelaki mereka berhalangan hadir.

“Tradisi Julang Anak tradisi Melayu yang harus terus dilestarikan, tradisi ini sangat memberikan kesan mendalam dan memiliki nilai dan budi pekerti yang tinggi di samping memberikan pengalaman berharga yang pasti akan diingat oleh anak-anak yang dikhitan, ini cara kami berbuat untuk masyarakat adat sambil melestarikan adat istiadat Melayu Deli yang sarat nilai kebersamaan dan gotong royong yang mulai tergerus zaman”, ungkap Raja Metar

“In sya Allah Kejeruan Metar Bilad Deli akan beri manfaat bagi umat dan masyarakat adat di Kota Medan dan sekitarnya, terima kasih kepada tenaga medis dari RSU Royal Prima dan Gerakan Gadget Sehat Indonesia (GGSI) yang diprakarsai Datok Prof Ridha yang selalu mendukung kegiatan khitan massal yang dilaksanakan gratis ini, juga kepada para datok perangkat, datok limpah kurnia, datok timbalan dan penghulu, donatur, perangkat desa dan kelurahan serta masyarakat yang wilayah nya dijadikan lokasi khitan massal”, lanjut Raja.

Usai dikhitan setiap anak mendapatkan bingkisan dan juga piagam lalu mengabadikan momen bahagia di booth yang telah dipersiapkan oleh panitia dari Kejeruan Metar Bilad Deli.

“Dengan terselenggaranya acara ini oleh Kejeruan Metar Bilad Deli yang sudah ada sejak abad ke-17 dengan wilayah pemerintahan pada masa lalu di Mabar, berharap masyarakat semakin mengenal sejarah dan peran penting lembaga adat di masa kini dan melalui aksi sosial dan budaya dengan nilai kegotongroyongan diharapkan dapat terus diwariskan kepada generasi penerus di Melayu Deli yang smeoga menginspirasi” ungkap Datok Yan Djuna, Datok Perangkat bergelar Datok Setia Nara Seni Diraja KMBE yang juga Tokoh Pemuda Melayu Sumatera Utara dan Marketing Communications di Universitas Prima Indonesia (UNPRI).

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (7)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Empati Anak Dibentuk oleh Publikasi Positif di Media Sosial, Sembunyikan Kebaikan bentuk Kekolotan Ego Pribadi

    Empati Anak Dibentuk oleh Publikasi Positif di Media Sosial, Sembunyikan Kebaikan bentuk Kekolotan Ego Pribadi

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Ray
    • 50Komentar

    DENPASAR – Anak-anak tumbuh dengan meniru apa yang mereka lihat, bukan apa yang mereka dengar. Orang tua sering berharap anaknya menjadi pribadi yang baik dan penuh empati, namun ironi muncul ketika nilai itu hanya diucapkan tanpa ditunjukkan. Anak diminta tidak kasar, tetapi melihat orang tuanya membentak pelayan. Ia diingatkan untuk berempati, namun menyaksikan orang dewasa […]

  • Kezaliman di Balik Seragam, Menggugat Dehumanisasi Imigrasi Muara Enim terhadap Keluarga Yaman

    Kezaliman di Balik Seragam, Menggugat Dehumanisasi Imigrasi Muara Enim terhadap Keluarga Yaman

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Jakarta, Maret 2026 – Sebuah keluarga kecil asal Yaman, terdiri dari ayah, ibu, dan seorang bayi, kini terjebak dalam ketidakpastian hukum di Indonesia. Kantor Imigrasi Muara Enim, Sumatera Selatan, sebelumnya telah memberikan KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas) selama dua tahun kepada keluarga ini untuk tinggal dan berusaha di Indonesia. Namun, hanya beberapa bulan kemudian, mereka […]

  • Tanyakan Solusi Darurat Sampah? Negara Sediakan TPST Ratusan Miliar yang Terancam Jadi Monumen Usang

    Tanyakan Solusi Darurat Sampah? Negara Sediakan TPST Ratusan Miliar yang Terancam Jadi Monumen Usang

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    DENPASAR – Di tengah situasi darurat sampah yang kian terasa di Kota Denpasar, publik justru dihadapkan pada ironi besar. Sejumlah fasilitas pengolahan sampah modern yang dibangun dengan anggaran sangat besar dari pemerintah pusat hingga kini tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal. Tiga fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yakni TPST Tahura Ngurah Rai, TPST Kesiman Kertalangu […]

  • Trik Negosiasi Kecil yang Berdampak Besar

    Trik Negosiasi Kecil yang Berdampak Besar

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    JAKARTA — Negosiasi sering dianggap sebagai arena pertarungan kata dan strategi yang rumit. Namun, menurut praktisi komunikasi bisnis dan negosiator profesional, Arief Pranoto, justru ada trik-trik kecil yang mampu memberikan dampak besar. “Banyak orang berpikir negosiasi itu soal siapa yang lebih keras menekan. Padahal, kuncinya ada pada persiapan, empati, dan taktik kecil yang sering diremehkan,” […]

  • From Jakarta to the World, The Journey of Wilson Lalengke

    From Jakarta to the World, The Journey of Wilson Lalengke

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 7Komentar

    New York City – It was a quiet Sunday evening, October 5, 2025, when Wilson Lalengke stood at Soekarno-Hatta International Airport, surrounded by family and colleagues. The air was thick with anticipation. He wasn’t just boarding a flight—he was stepping into history. As Chairman of the Indonesian Citizen Journalists Association (Persatuan Pewarta Warga Indonesia – […]

  • Blood, Tears, and a Birthday! Paul La Fontaine’s Search for His Daughters Ends in Violence

    Blood, Tears, and a Birthday! Paul La Fontaine’s Search for His Daughters Ends in Violence

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 11Komentar

    DENPASAR – The harrowing journey of a foreign national seeking to reunite with his twin daughters has taken a dark turn, as his attempt to bring them birthday presents ended in violence. According to testimony at the Denpasar District Court, Paul La Fontaine recounted how, on September 10, 2024—the birthday of his daughters—he went to […]

expand_less