Breaking News
light_mode

Ilustrasi Monster Penjilat Kaki dari Manuskrip Persia 1921 Ternyata Asli, Bukan Buatan AI

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Manuskrip langka dari Isfahan yang kini berada di Princeton University Library memuat 56 ilustrasi makhluk gaib, termasuk sosok yang digambarkan menjilati telapak kaki orang sedang tidur.

DENPASAR – Sebuah ilustrasi yang memperlihatkan makhluk aneh menjilati telapak kaki manusia yang sedang tertidur kembali menarik perhatian di internet. Bentuknya yang tidak lazim bahkan membuat sebagian orang menduga gambar tersebut merupakan hasil kecerdasan buatan atau editan digital.

Namun, gambar itu bukan karya AI. Ilustrasi tersebut merupakan bagian dari sebuah manuskrip Persia yang tersimpan dalam koleksi Princeton University Library, Amerika Serikat.

Dalam katalog resminya, Princeton mencatat manuskrip tersebut dengan judul Kitāb-i ʻAjāʾib-i makhlūqāt atau Kitāb-i ‘Ajā’ib-i makhlūqāt. Manuskrip berbahasa Persia itu tercatat berasal dari Isfahan dan bertanggal 1921. Koleksi tersebut memiliki 147 lembar dan memuat 56 ilustrasi cat air.

Princeton University Library menjelaskan bahwa manuskrip tersebut merupakan naskah bergambar yang membahas antara lain astrologi, sihir, mantra, jimat, serta makhluk-makhluk yang berkaitan dengan kepercayaan supernatural pada masa itu.

“Illustrated Persian manuscript on magic and astrology, including a book of spells describing incantation and talismans, and 56 painted illustrations,” demikian keterangan resmi katalog Princeton University Library mengenai manuskrip tersebut.

Catatan katalog juga memberikan rincian menarik mengenai sejarah naskah. Menurut Princeton, sebuah catatan pada lembar awal menyebut manuskrip itu disalin di Isfahan pada Syaban 1324 Hijriah atau sekitar September–Oktober 1906. Sementara pada bagian akhir beberapa teks yang menyertai ilustrasi terdapat penanggalan hingga 1339 Hijriah atau 1921.

Karena itu, penyebutan “manuskrip 1921” merujuk pada penanggalan yang tercatat dalam katalog, sementara proses penyalinan teks dan penyusunan bagian-bagiannya berlangsung dalam rentang waktu yang lebih panjang.

Ilustrasi monster penjilat kaki tersebut juga mendapat perhatian The Public Domain Review, yang menampilkan koleksi gambar dari manuskrip tersebut dalam artikel berjudul Persian Demons from a Book of Magic and Astrology (1921).

Menurut The Public Domain Review, manuskrip itu berisi 56 lukisan yang menggambarkan berbagai sosok, termasuk makhluk yang berhubungan dengan tanda-tanda zodiak, malaikat, serta figur demonologis. Salah satu gambar memperlihatkan makhluk menyerupai hewan reptil yang mendatangi orang yang sedang tidur dan menjilati kakinya.

“One recurring theme is demons visiting sleepers in their beds,” tulis The Public Domain Review ketika membahas ilustrasi tersebut.

Di sinilah kisah tentang Palis menjadi menarik. Dalam sejumlah sumber mengenai folklor Persia, Palis atau Pa-lis digambarkan sebagai makhluk vampirik yang menyerang manusia ketika tertidur. Ciri yang membuatnya berbeda dari gambaran vampir Eropa adalah cara menyerangnya: bukan menggigit leher, melainkan menjilati telapak kaki korbannya hingga darahnya terkuras.

Salah satu rujukan mengenai folklor tersebut adalah catatan Edward Granville Browne dalam A Year Amongst the Persians yang terbit pada 1893. Kisah Palis juga dicatat dalam sejumlah karya mengenai kepercayaan dan mitologi Persia.

Dalam cerita rakyat yang berkembang, Palis dikaitkan dengan wilayah gurun dan para pelancong yang tertidur. Cerita tersebut menggambarkan sosok ini sebagai makhluk yang memanfaatkan orang yang sedang tertidur dan tidak menyadari kedatangannya.

Namun, ada hal yang perlu dibedakan antara ilustrasi manuskrip dan identitas makhluk dalam folklor.

Princeton memang secara resmi mengonfirmasi keberadaan manuskrip dan ilustrasinya. Sementara itu, penyebutan figur dalam gambar tersebut sebagai Palis berasal dari tradisi folklor dan sumber-sumber sekunder, bukan pernyataan katalog Princeton yang secara eksplisit memberi label gambar tersebut sebagai “Palis”.

Hal itu penting karena The Public Domain Review sendiri menggambarkan adegan tersebut sebagai salah satu ilustrasi demon yang melakukan aktivitas mengganggu orang tidur, tetapi tidak menyatakan dalam keterangannya bahwa gambar tersebut secara pasti bernama Palis.

Dengan demikian, fakta yang dapat diverifikasi adalah manuskrip, tanggal katalog, asal Isfahan, keberadaan 56 ilustrasi, serta gambar makhluk yang menjilati kaki orang tidur. Adapun menghubungkan gambar tersebut secara spesifik dengan Palis merupakan interpretasi berdasarkan kesamaan dengan folklor Persia tentang makhluk penjilat kaki.

Keberadaan Palis sendiri tidak dapat dipahami sebagai bukti bahwa makhluk tersebut benar-benar pernah hidup atau menyerang manusia. Palis merupakan bagian dari cerita rakyat dan tradisi demonologi yang diwariskan melalui berbagai sumber.

Dalam konteks sejarah budaya, ilustrasi tersebut justru memperlihatkan bagaimana masyarakat pada masa lalu menggambarkan rasa takut terhadap penyakit, gangguan tidur, bahaya perjalanan malam, dan berbagai fenomena yang belum dapat mereka jelaskan dengan pengetahuan modern.

Karena itu, viralnya gambar monster penjilat kaki tersebut menyimpan dua cerita sekaligus: gambar dan manuskripnya benar-benar ada, tetapi monster yang digambarkan merupakan bagian dari dunia folklor dan kepercayaan supernatural, bukan makhluk yang telah terbukti secara ilmiah.

Manuskrip Kitāb-i ʻAjāʾib-i makhlūqāt kini dapat ditelusuri melalui koleksi digital Princeton University Library dan tercatat sebagai bagian dari Manuscripts of the Islamic World. Koleksi tersebut juga berstatus “No Known Copyright” pada katalog digital Princeton.

Editor – Ray

Untuk rujukan pembaca, sumber primer yang paling kuat adalah katalog digital Princeton University Library⁠ dan koleksi The Public Domain Review tentang ilustrasi demon Persia⁠.

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (6)

  • Mitchell

    Can I simmply say what a relief to fiind somebody that really understaznds what they’re talkinjg aabout online.
    You actually reralize how tto briong a problem to light
    and make it important. A lot more peoplpe should cyeck this out and understand this side oof the story.
    I was surprised that you are not more popular because you
    surely have the gift. xnxx

    my webb page; webpage (https://hub.xvideosporn.cc/)

    Balas29 Oktober 2026 1:35 PM
  • 5win5com

    Clean design and very easy to navigate. I didn’t spend much time searching for my favorite games. 5win5com knows exactly what players want.

    Balas18 Oktober 2026 1:46 PM
  • jjwingamedownloadapk

    Finally found a working link for the APK. Installation was a breeze and the app runs perfectly on my Android phone. Great job on the optimization! jjwingamedownloadapk

    Balas13 Oktober 2026 4:27 PM
  • aaaphlogin

    I’ve been looking for a reliable way to access my account and this site is super smooth. No lag at all, definitely the best way to get into aaaphlogin quickly!

    Balas12 Oktober 2026 2:22 AM
  • betbatvip

    The VIP treatment is real! The rewards and the exclusive games make the whole experience feel premium. Join the club at betbatvip

    Balas8 Oktober 2026 7:07 AM
  • 355betappdownload

    Finally found a way to get the app installed without any hassle. The mobile experience is way better than the browser version. Get it via 355betappdownload.

    Balas26 September 2026 5:18 PM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus TRAP DPRD Turun ke Yeh Malet, Pengempon Pura Masceti Serahkan Bukti Riwayat Tanah Pelaba

    Pansus TRAP DPRD Turun ke Yeh Malet, Pengempon Pura Masceti Serahkan Bukti Riwayat Tanah Pelaba

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    Pansus TRAP menyerap aspirasi Pengempon Pura Masceti di tengah polemik status Yeh Malet; sejarah tanah, dokumen penguasaan, dan pelestarian sumber air menjadi perhatian utama. KARANGASEM – Pansus Tata Ruang, Aset dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali turun langsung menyerap aspirasi Pengempon dan Pengurus Pura Masceti terkait polemik kawasan Yeh Malet, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, […]

  • Ribuan Warga Serangan Gelar Ritual Memintar, Arak Barong–Rangda Lintasi Pulau hingga Kawasan Kura Kura Bali

    Ribuan Warga Serangan Gelar Ritual Memintar, Arak Barong–Rangda Lintasi Pulau hingga Kawasan Kura Kura Bali

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 5Komentar

    Denpasar, Bali – Ribuan warga Desa Adat Serangan kembali memadati jalur-jalur utama Pulau Serangan dalam pelaksanaan Upacara Memintar, Jumat (19/12/2025). Lebih dari 2.000 krama adat terlibat dalam ritual sakral yang telah diwariskan turun-temurun sejak 1965 ini sebagai upaya menolak bala sekaligus menjaga keharmonisan antara alam nyata (skala) dan tak kasat mata (niskala). Upacara Memintar diawali […]

  • Setelah Shortcut Titik 11–12 Rampung, Koster Siapkan Bus Listrik Singaraja–Denpasar

    Setelah Shortcut Titik 11–12 Rampung, Koster Siapkan Bus Listrik Singaraja–Denpasar

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 12Komentar

    Buleleng – Gubernur Bali Wayan Koster menyiapkan layanan transportasi darat berupa bus listrik yang akan melayani rute Singaraja–Denpasar dan sebaliknya. Kebijakan ini dirancang untuk meningkatkan mobilitas masyarakat Bali Utara sekaligus mengurangi beban biaya hidup, khususnya bagi warga Singaraja yang bekerja di wilayah Denpasar dan Badung. Rencana tersebut disampaikan Koster saat memberikan sambutan pada acara groundbreaking […]

  • Bebas Bersyarat Dicabut! Indra Kenz Kembali Dipenjara, Sisa Hukuman 3 Tahun 2 Bulan

    Bebas Bersyarat Dicabut! Indra Kenz Kembali Dipenjara, Sisa Hukuman 3 Tahun 2 Bulan

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    Temuan Kontainer Mewah di Lapas Cibinong Berujung Pencabutan Pembebasan Bersyarat Indra Kenz TANGERANG – Pembebasan bersyarat Indra Kesuma alias Indra Kenz, terpidana kasus penipuan investasi Binomo dan tindak pidana pencucian uang (TPPU), resmi dicabut. Ia kembali menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang setelah hanya sekitar dua pekan menikmati status bebas bersyarat. Indra […]

  • Kritik MBG Menguat, Presiden Dinilai Gunakan Logika Dikotomis dalam Menjawab Publik

    Kritik MBG Menguat, Presiden Dinilai Gunakan Logika Dikotomis dalam Menjawab Publik

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Jakarta – Pernyataan Presiden terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai kritik setelah dianggap menyederhanakan persoalan menjadi dua pilihan ekstrem. Dalam sebuah wawancara bersama jurnalis Najwa Shihab, Presiden menyatakan akan mempertahankan program MBG “daripada uang-uang dikorupsi, lebih baik rakyat bisa makan.” Sejumlah pengamat menilai pernyataan tersebut menghadirkan dikotomi yang tidak sepenuhnya tepat. Kritik publik menyebut […]

  • Dukung Pelestarian Bahasa Bali, BTID Bersinergi dalam Bulan Bahasa Bali VIII di Serangan

    Dukung Pelestarian Bahasa Bali, BTID Bersinergi dalam Bulan Bahasa Bali VIII di Serangan

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 10Komentar

    DENPASAR – Kegiatan Bulan Bahasa Bali VIII Warsa 2026 resmi digelar pada 1–28 Februari 2026 dengan tema “Atma Kerthi: Udiana Purnaning Jiwa”. Kegiatan ini diselenggarakan serentak di seluruh Bali, menghadirkan berbagai lomba, pementasan seni, konservasi lontar, serta pameran teknologi Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali untuk memperkuat jati diri Krama Bali. Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan […]

expand_less