Breaking News
light_mode

Ribuan Semut Ratu Diselundupkan ke Asia, Warga China Ditangkap di Bandara Nairobi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nairobi — Aparat keamanan di Bandara Internasional Jomo Kenyatta, Nairobi, Kenya, menangkap seorang warga negara China bernama Zhang Kequn setelah kedapatan membawa lebih dari 2.000 semut ratu hidup yang disembunyikan di dalam kopernya.

Penangkapan yang terjadi pada 10 Maret 2026 itu bermula dari pemeriksaan rutin petugas Kenya Wildlife Service (KWS). Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sebanyak 1.948 semut ratu yang dikemas dalam tabung uji khusus. Sementara sekitar 300 ekor lainnya disembunyikan di dalam gulungan tisu pada tas kabin milik tersangka.

Seluruh serangga tersebut diduga akan diselundupkan menuju China melalui jaringan perdagangan satwa liar internasional.

Hasil penyelidikan awal mengungkap bahwa semut-semut yang dibawa tersangka merupakan spesies Messor cephalotes, atau dikenal sebagai semut pemanen raksasa Afrika. Spesies ini dilindungi dalam berbagai kesepakatan internasional terkait perlindungan keanekaragaman hayati.

Di pasar gelap Eropa dan Asia, seekor semut ratu jenis ini bisa dijual hingga sekitar 233 dolar AS atau setara lebih dari Rp3 juta per ekor. Para kolektor biasanya memelihara semut ratu dalam wadah transparan khusus yang disebut formicarium untuk mengamati perkembangan koloni semut.

Menurut para penyidik, tersangka bukan pemain baru dalam bisnis ilegal tersebut. Aparat menduga Zhang Kequn merupakan bagian dari jaringan penyelundupan semut lintas negara yang telah beroperasi setidaknya sejak tahun lalu. Ia juga diduga pernah lolos dari kasus serupa dengan menggunakan identitas paspor berbeda.

Saat ini tersangka ditahan selama lima hari untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, termasuk analisis forensik terhadap ponsel dan laptop miliknya.

Penyelidikan juga diperluas ke sejumlah wilayah di Kenya, termasuk Nakuru dan Naivasha, yang diduga menjadi lokasi pengumpulan semut secara ilegal dari alam liar.

Pihak berwenang menegaskan bahwa pengambilan semut ratu dari habitat alaminya dapat berdampak serius terhadap ekosistem. Dalam koloni semut, ratu merupakan satu-satunya individu yang bertugas bertelur dan dapat hidup hingga 15 hingga 20 tahun. Hilangnya ratu dari alam dapat menyebabkan koloni runtuh dan mengganggu keseimbangan ekologi tanah di sekitarnya.

Kasus ini menambah daftar panjang perdagangan satwa liar ilegal di Kenya. Tahun sebelumnya, empat orang yang terdiri dari dua warga Belgia, satu warga Vietnam, dan satu warga Kenya dijatuhi denda sekitar 7.700 dolar AS setelah tertangkap dalam kasus penyelundupan semut serupa.

Otoritas Kenya menegaskan bahwa perdagangan satwa liar kini tidak lagi terbatas pada komoditas besar seperti gading gajah atau kulit harimau. Makhluk kecil seperti semut pun kini menjadi target jaringan perdagangan ilegal lintas negara.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (2)

  • Klara

    I’ve been rowsing online more tan 4 hours today, yeet I nevedr foundd aany interesring article like yours.
    It iis prestty worth enopugh forr me. In myy view,
    iif alll webmastters and bloggeers made good conternt ass yoou did, tthe neet wipl bbe a lot mpre
    useful than eer before. xnxx

    Feeel frse too visit my webb page: xxx clips

    Balas19 September 2026 7:10 AM
  • Earle

    Greetings! I’ve bsen readding your blog forr some ttime noww andd finaly gott tthe braavery tto goo ahead and
    givfe yyou a shoout ouut from Pordter Texas! Juust wanyed tto
    saay keep uup thee excellentt job!

    Feeel fre tto surff too mmy webpage 黄色视频

    Balas27 Mei 2026 5:13 PM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Takut Kena Pelanggaran Hak Cipta, Sejumlah Kafe di Jabodetabek Putar Chant Om Mani Padme Hum Play Button

    Takut Kena Pelanggaran Hak Cipta, Sejumlah Kafe di Jabodetabek Putar Chant Om Mani Padme Hum

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 13Komentar

    JAKARTA – Fenomena unik terjadi di sejumlah kafe di kawasan Jabodetabek. Demi menghindari risiko pelanggaran hak cipta musik komersial, beberapa pemilik kafe memilih langkah tak biasa. Mereka mengganti seluruh backsound mereka dengan lantunan chant “Om Mani Padme Hum” yang menenangkan. Awalnya, keputusan ini muncul setelah meningkatnya razia dan penagihan royalti dari pihak-pihak yang memegang hak […]

  • Tuna Hidup untuk Bergerak, Mati Jika Diam, Rahasia Mesin Hidup Lautan

    Tuna Hidup untuk Bergerak, Mati Jika Diam, Rahasia Mesin Hidup Lautan

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 17Komentar

    DENPASAR – Lautan menyimpan banyak misteri, dan salah satunya adalah kisah luar biasa tentang ikan tuna, spesies pelagis yang hidupnya benar-benar bergantung pada gerakan. Tak banyak yang tahu, ikan tuna adalah salah satu makhluk laut yang tidak bisa berhenti berenang. Jika mereka diam terlalu lama, mereka bisa mati kehabisan oksigen. Berbeda dengan kebanyakan ikan yang […]

  • Bimba Rainbow Taman Giri Adakan Gelar Karya Lihat Kebunku, Michelle Natasha: Anak – anak Seperti Bunga yang Tumbuh

    Bimba Rainbow Taman Giri Adakan Gelar Karya Lihat Kebunku, Michelle Natasha: Anak – anak Seperti Bunga yang Tumbuh

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Ray
    • 48Komentar

    BADUNG – Bimba Rainbow Taman Giri mengadakan gelar karya dengan tema Lihat Kebunku, sebuah pentas seni dari anak-anak Bimba Rainbow Taman Giri yang letaknya Jalan Taman Giri Gang Mawar I Nomor 5, Lingkungan Mumbul, Badung, Bali, tersebut secara khusus diperuntukkan bagi anak usia 3 hingga 6 tahun. Pentas seni yang menarik hati ini diadakan di […]

  • NIK Resmi Gantikan NPWP, Integrasi Data Pajak Masuk Tahap Baru

    NIK Resmi Gantikan NPWP, Integrasi Data Pajak Masuk Tahap Baru

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 11Komentar

    JAKARTA — Pemerintah resmi memberlakukan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai pengganti Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dalam sistem administrasi perpajakan nasional. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya reformasi layanan pajak guna menyederhanakan proses bisnis sekaligus meningkatkan akurasi data wajib pajak. Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo menjelaskan, penggunaan NIK sebagai NPWP dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam […]

  • HPL 45 Hektare Buleleng Dipersoalkan, Nyoman Tirtawan: Jangan Berhenti di Satu Tersangka

    HPL 45 Hektare Buleleng Dipersoalkan, Nyoman Tirtawan: Jangan Berhenti di Satu Tersangka

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Aktivis Nyoman Tirtawan mempertanyakan proses penyidikan dugaan keterangan dan dokumen palsu terkait penerbitan Sertifikat HPL Nomor 0001 seluas 45 hektare di Buleleng. Ia meminta aparat mengusut pihak yang diduga menjadi pemohon atau pemberi keterangan dalam proses penerbitan sertifikat tersebut. DENPASAR – Aktivis Bali Nyoman Tirtawan mempertanyakan penerapan hukum dalam proses penyidikan dugaan tindak pidana terkait […]

  • Rencana Pembangunan Balai Diklat, Kantah Badung Dukung Inventarisasi Aset Mahkamah Agung RI

    Rencana Pembangunan Balai Diklat, Kantah Badung Dukung Inventarisasi Aset Mahkamah Agung RI

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Budi Susilawarsa
    • 13Komentar

    Badung – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Badung menerima audiensi dari Badan Strategi Kebijakan serta Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung Republik Indonesia, Kamis (12/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Pertanahan Kabupaten Badung tersebut merupakan bagian dari tahapan persiapan pembentukan Balai Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI. Audiensi difokuskan pada […]

expand_less