Breaking News
light_mode

Merpati Pos Disalahgunakan, Bea Cukai Kuwait Gagalkan Penyelundupan Ratusan Pil Ekstasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kuwait – Upaya penyelundupan narkotika dengan metode tak lazim berhasil digagalkan petugas bea cukai Kuwait pada 2017. Seekor merpati pos yang terbang dari wilayah Irak tertangkap membawa tas kecil berisi ratusan pil ekstasi yang dijahit langsung pada tubuhnya.

Dalam penindakan tersebut, aparat menemukan sekitar 178 hingga 200 butir pil ekstasi tersimpan dalam “ransel mini” yang dibawa burung tersebut. Penemuan ini menjadi salah satu bukti nyata bagaimana jaringan penyelundup narkoba terus mengembangkan cara-cara baru untuk menghindari pengawasan petugas.

Merpati pos sendiri dikenal memiliki kemampuan navigasi alami yang sangat akurat, bahkan mampu menempuh jarak ratusan kilometer dan kembali ke titik asalnya. Kemampuan inilah yang dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk mengirim barang terlarang tanpa melalui jalur konvensional seperti kendaraan darat atau pemeriksaan di perbatasan.

Praktik serupa bukan kali pertama terungkap. Di Kosta Rika, aparat pernah menangkap merpati yang membawa narkotika jenis kokain dan ganja ke dalam area penjara. Sementara di Kanada, kasus serupa terjadi ketika seekor merpati kedapatan membawa paket berisi sabu-sabu ke lingkungan lembaga pemasyarakatan.

Pihak berwenang mengakui bahwa modus pemanfaatan hewan untuk penyelundupan telah lama terdeteksi, namun keberhasilan penangkapan di Kuwait menjadi salah satu bukti konkret yang memperkuat temuan tersebut.

Kasus ini sekaligus menunjukkan bahwa jaringan peredaran narkotika terus beradaptasi dengan berbagai cara, termasuk mengeksploitasi kemampuan alami hewan. Aparat pun dihadapkan pada tantangan baru dalam meningkatkan pengawasan terhadap metode-metode penyelundupan yang semakin tidak konvensional.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuliah Umum Fakultas Hukum UNUD! Ketua MA: Hukum Butuh Nurani, Bukan Sekadar Teknis

    Kuliah Umum Fakultas Hukum UNUD! Ketua MA: Hukum Butuh Nurani, Bukan Sekadar Teknis

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    DENPASAR – Fakultas Hukum Universitas Udayana menghadirkan YM. Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H., dan YM. Ketua Kamar Perdata Mahkamah Agung, I Gusti Agung Sumanatha, S.H., M.H., dalam memberikan kuliah umum di aula Fakultas Hukum UNUD, di Denpasar, Senin 30 Juni 2025. Dalam kuliah umum yang bertajuk, Membangun Integritas dan […]

  • Mantan Presiden Tetap Dijaga, Ini Alasan Amerika Lindungi Barack Obama Seumur Hidup

    Mantan Presiden Tetap Dijaga, Ini Alasan Amerika Lindungi Barack Obama Seumur Hidup

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Washington D.C. – Banyak yang mengira perlindungan negara terhadap presiden berakhir saat masa jabatan usai. Namun di Amerika Serikat, aturan justru menetapkan hal sebaliknya. Mantan presiden, termasuk Barack Obama, tetap mendapatkan pengamanan ketat seumur hidup sebagai bagian dari sistem keamanan nasional. Pengamanan tersebut dijalankan oleh United States Secret Service, lembaga federal yang memiliki mandat melindungi […]

  • Diduga Terjerat Mafia Tanah, Warga Kuta Pertanyakan Keabsahan Sertifikat Pengganti

    Diduga Terjerat Mafia Tanah, Warga Kuta Pertanyakan Keabsahan Sertifikat Pengganti

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    BADUNG — Sengketa tanah yang diduga melibatkan praktik mafia tanah kembali mencuat di Bali. Seorang warga Kuta, Ibu Indrawati, melalui kuasa hukumnya dari Kantor Hukum The Somya Internasional, mengungkap sejumlah kejanggalan dalam proses penerbitan sertifikat tanah yang kini disengketakan di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Badung. Kuasa hukum Indrawati, Made Somya Putra bersama Nyoman Suarta, menjelaskan […]

  • IHGMA Bali Perkuat Kepemimpinan Hospitality, Tekankan Peran Pers dalam Mendorong Pariwisata Berkualitas

    IHGMA Bali Perkuat Kepemimpinan Hospitality, Tekankan Peran Pers dalam Mendorong Pariwisata Berkualitas

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Indonesian Hotel General Manager Association DPD Bali menggelar Hospitality Leaders Gathering 2026 di Grand Palace Hotel Sanur, Jumat (22/5/2026). Mengusung tema “Beyond Management: Building Visionary Hospitality Leadership”, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kepemimpinan visioner, sinergi industri, serta kolaborasi strategis sektor hospitality di Bali. Kegiatan tersebut dihadiri para General Manager hotel, strategic business partner, […]

  • TNI Tegaskan Pembangunan Batalion Teritorial di Atas Lahan Negara, Bantah Tudingan Serobot Tanah Warga

    TNI Tegaskan Pembangunan Batalion Teritorial di Atas Lahan Negara, Bantah Tudingan Serobot Tanah Warga

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    JAKARTA – Markas Besar (Mabes) TNI membantah tudingan bahwa pembangunan Batalion Teritorial Pembangunan (Yon TP) dilakukan dengan menyerobot lahan milik masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan menyusul munculnya sengketa dan penolakan warga terhadap rencana pembangunan satuan baru TNI di sejumlah daerah. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen TNI Muhammad Nas, menegaskan bahwa seluruh pembangunan Yon TP dilaksanakan […]

  • Sembilan Filosofi Jawa di Bulan Sura, Warisan Luhur untuk Menemukan Jati Diri dan Kedamaian Hidup

    Sembilan Filosofi Jawa di Bulan Sura, Warisan Luhur untuk Menemukan Jati Diri dan Kedamaian Hidup

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 17Komentar

    DENPASAR – Bulan Sura atau Suro dalam penanggalan Jawa memiliki makna spiritual yang sangat mendalam. Bulan pertama dalam kalender Jawa ini dianggap sebagai momentum untuk introspeksi, menyucikan batin, dan menata ulang nilai-nilai kehidupan. Di bulan penuh kontemplasi ini, masyarakat Jawa diajak untuk kembali memahami sembilan filosofi hidup yang secara turun-temurun diajarkan sebagai panduan moral dan […]

expand_less