Kapolres Tabanan Ungkap Rekam Jejak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dimassa
- account_circle Admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kapolres menegaskan terduga pelaku memiliki riwayat pidana, sementara penyelidikan terhadap aksi main hakim sendiri yang menyebabkan korban meninggal dunia masih terus berlangsung.
TABANAN – Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati mengungkap latar belakang terduga pelaku pencurian dua ekor ayam berinisial KD alias S yang meninggal dunia setelah diduga menjadi korban aksi massa di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Jumat (24/7/2026) dini hari.
Dalam keterangannya kepada awak media, AKBP I Putu Bayu Pati menyampaikan bahwa berdasarkan catatan kepolisian, KD alias S bukan kali pertama berhadapan dengan hukum.
“Yang bersangkutan pernah menjalani hukuman di Polres Tabanan pada tahun 2018 dalam perkara pencurian cengkih,” ujar AKBP I Putu Bayu Pati.
Meski demikian, Kapolres menegaskan bahwa riwayat pidana seseorang tidak dapat dijadikan alasan untuk melakukan tindakan main hakim sendiri. Setiap dugaan tindak pidana harus diproses sesuai mekanisme hukum yang berlaku.
Polres Tabanan saat ini masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh terkait dugaan pencurian ayam maupun peristiwa pengeroyokan yang menyebabkan KD alias S meninggal dunia. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan dan proses pengumpulan alat bukti masih terus dilakukan.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar menyerahkan penanganan setiap tindak pidana kepada aparat penegak hukum serta tidak melakukan aksi yang berpotensi melanggar hukum.
Kasus tersebut menjadi perhatian publik karena selain menyangkut dugaan pencurian, juga memunculkan dugaan tindak kekerasan yang berujung pada hilangnya nyawa seseorang. Polres Tabanan memastikan seluruh rangkaian peristiwa akan ditangani secara profesional, objektif, dan transparan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Editor – Ray

Saat ini belum ada komentar