Breaking News
light_mode

Kuasa Hukum Nilai Replik JPU Penuh Kelemahan, Siap Sajikan Duplik Balasan

  • account_circle Ray
  • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Sidang lanjutan perkara Anak Agung Ngurah Oka di Pengadilan Negeri Denpasar pada Kamis (14/8/2025) memanas setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan replik atau tanggapan atas nota pembelaan terdakwa.

Pihak pembela menilai isi replik tersebut justru memperlihatkan kelemahan argumentasi jaksa dan tidak selaras dengan fakta persidangan.

I Made Somya Putra, kuasa hukum Ngurah Oka, menilai langkah JPU blunder karena secara tidak langsung mengakui keterangan para ahli yang justru bertolak belakang dengan pendapat mereka.

“Jaksa sendiri menyebut ada perbedaan penafsiran, yang artinya tuntutan mereka sudah tidak sejalan dengan fakta di persidangan,” ujarnya.

Somya menegaskan, pihaknya akan memberikan jawaban resmi melalui duplik yang dijadwalkan pada Selasa (19/8/2025). “Kami akan sampaikan tanggapan dengan pertimbangan yang matang, berharap majelis hakim bisa objektif melihat persoalan ini dan memutuskan demi keadilan bagi klien kami yang selama ini terzalimi,” tambahnya.

Sejalan dengan Somya, kuasa hukum Kadek Duarsa juga menilai replik JPU justru membuka celah kelemahan mereka.

“Mereka mengklaim profesional, tetapi fakta di pengadilan, jaksa menghadirkan pejabat penyidik untuk memaparkan bukti. Padahal, tugas penyidik adalah melakukan penyidikan, bukan menjadi penyaji bukti di persidangan,” tegas Duarsa.

Duarsa menduga terdapat kejanggalan dalam proses hukum yang menjerat kliennya, Jero Kepisah. Ia menyebut hanya sebagian kecil poin dari pledoi pembelaan yang direspons oleh JPU. “Dari sekian banyak argumentasi kami, hanya dua atau tiga poin yang mereka tanggapi,” jelasnya.

Sementara itu, dalam repliknya, JPU berpendapat bahwa pledoi pembela tidak layak diterima karena berdasarkan fakta persidangan, terdakwa dinilai terbukti melakukan tindak pidana pemalsuan surat silsilah dan/atau surat keterangan waris.

“Oleh sebab itu, pembelaan penasihat hukum terdakwa harus ditolak,” ujar Jaksa I Made Lovi Pusnawan saat membacakan replik. Ia pun meminta majelis hakim untuk tidak mengabulkan nota pembelaan pihak terdakwa. (Ray)

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (16)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bali Jual Harga Internasional, Buruh Masih Digaji Murah! Ajik ARUN: Pekerja Tak Mampu Hidup Layak

    Bali Jual Harga Internasional, Buruh Masih Digaji Murah! Ajik ARUN: Pekerja Tak Mampu Hidup Layak

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Sekretaris DPD ARUN Bali A A Gede Agung Aryawan meminta pemerintah memperkuat kebijakan pengupahan, pengawasan outsourcing, serta perlindungan pekerja di tengah tingginya biaya hidup dan geliat pariwisata Bali. DENPASAR – Persoalan kesenjangan antara upah minimum dan biaya hidup di Bali kembali menjadi sorotan. DPD ARUN Bali menilai besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) Bali 2026 masih […]

  • Mahfud MD Sentil Ketimpangan Hukum, Orang Kuat Dibebaskan, Orang Kecil Dijadikan Tersangka Abadi

    Mahfud MD Sentil Ketimpangan Hukum, Orang Kuat Dibebaskan, Orang Kecil Dijadikan Tersangka Abadi

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    JAKARTA – Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD kembali melontarkan kritik tajam terhadap wajah penegakan hukum di Indonesia yang dinilai timpang dan diskriminatif. Melalui akun media sosial X miliknya, @mohmahfudmd, Mahfud menyoroti bagaimana hukum sering kali bersikap lunak terhadap mereka yang punya kuasa politik dan ekonomi, namun begitu kejam […]

  • iPhone Air, Ponsel Super Tipis dengan Performa Tinggi Namun Minim Fitur Kamera

    iPhone Air, Ponsel Super Tipis dengan Performa Tinggi Namun Minim Fitur Kamera

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR – Apple kembali menarik perhatian dengan merilis iPhone Air, model terbaru yang mengedepankan desain super tipis dan ringan. Hadir dengan ketebalan hanya 5,6 mm dan bobot 165 gram, perangkat ini dikemas dalam bingkai titanium serta lapisan Ceramic Shield, mempertegas karakter sebagai iPhone paling ramping yang pernah dibuat. Tersedia dalam empat pilihan warna—Space Black, Cloud […]

  • Ketika Burung Kecil Memicu Tragedi Besar, Kesalahan Fatal Mao Zedong yang Berujung Kelaparan Massal di China

    Ketika Burung Kecil Memicu Tragedi Besar, Kesalahan Fatal Mao Zedong yang Berujung Kelaparan Massal di China

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    TIONGKOK – Burung gereja (Passer montanus) selama ini dikenal sebagai satwa kecil yang akrab dengan kehidupan manusia, beterbangan di pemukiman, sawah, dan ruang-ruang kota. Namun siapa sangka, burung yang tampak sepele ini pernah menjadi pusat dari salah satu kesalahan kebijakan terbesar dalam sejarah modern yang berujung pada bencana kelaparan massal di China dan menewaskan puluhan […]

  • Noorsy: Siapapun Menkeunya, Rupiah Tetap Tidak Perkasa

    Noorsy: Siapapun Menkeunya, Rupiah Tetap Tidak Perkasa

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    Ichsanuddin Noorsy menilai pelemahan rupiah bukan sekadar persoalan pergantian Menteri Keuangan, melainkan akibat tekanan struktural, beban utang, ketergantungan impor, tingginya suku bunga, dan lemahnya tata kelola ekonomi. JAKARTA — Ekonom dan pengamat ekonomi Ichsanuddin Noorsy kembali menyoroti tekanan yang membuat nilai tukar rupiah terus melemah. Menurutnya, pergantian Menteri Keuangan (Menkeu) tidak serta-merta mampu mengubah persoalan […]

  • Kritik MBG Menguat, Presiden Dinilai Gunakan Logika Dikotomis dalam Menjawab Publik

    Kritik MBG Menguat, Presiden Dinilai Gunakan Logika Dikotomis dalam Menjawab Publik

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Jakarta – Pernyataan Presiden terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai kritik setelah dianggap menyederhanakan persoalan menjadi dua pilihan ekstrem. Dalam sebuah wawancara bersama jurnalis Najwa Shihab, Presiden menyatakan akan mempertahankan program MBG “daripada uang-uang dikorupsi, lebih baik rakyat bisa makan.” Sejumlah pengamat menilai pernyataan tersebut menghadirkan dikotomi yang tidak sepenuhnya tepat. Kritik publik menyebut […]

expand_less