Breaking News
light_mode

Ilmuwan Rusia Berhasil Hidupkan Kembali Cacing Berusia 42.000 Tahun

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RUSIA — Dunia sains digemparkan oleh laporan terbaru dari para ilmuwan Rusia yang bekerja sama dengan Princeton University. Mereka berhasil menghidupkan kembali dua spesies cacing nematoda yang telah membeku dalam permafrost Siberia selama puluhan ribu tahun. Usia kedua cacing tersebut diperkirakan masing-masing mencapai 30.000 dan 42.000 tahun, menjadikannya organisme multisel tertua yang berhasil kembali menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Penelitian ini melibatkan empat lembaga penelitian di Moskow. Berawal dari rasa penasaran apakah organisme multisel masih bisa hidup setelah terperangkap dalam dingin ekstrem selama ribuan tahun, para ilmuwan menjelajahi wilayah timur Rusia dan mengumpulkan sekitar 300 sampel tanah beku. Sampel-sampel itu kemudian dibawa ke laboratorium untuk dianalisis dan dicairkan secara perlahan.

Hasil penelitian mengejutkan muncul dari dua sampel. Setelah proses ekstraksi dan pemanasan bertahap, cacing purba tersebut mulai menunjukkan gerakan, menandakan bahwa mereka benar-benar kembali hidup setelah mengalami “tidur panjang” di bawah lapisan es bumi purba.

Salah satu sampel ditemukan di lubang fosil tupai dekat Sungai Alazeya, Yakutia, dalam lapisan tanah berusia sekitar 32.000 tahun. Sementara sampel lainnya berasal dari kawasan Sungai Kolyma di Siberia timur laut, yang usianya diperkirakan mencapai 42.000 tahun.

Keberhasilan ini tidak hanya mengejutkan dunia sains, tetapi juga membuka pintu bagi penelitian lebih lanjut tentang kemampuan organisme bertahan hidup dalam kondisi ekstrem. Temuan ini menimbulkan banyak pertanyaan baru, termasuk kemungkinan organisme lain yang masih “tertidur” di permafrost Bumi dan potensi penerapannya dalam bidang cryobiologi maupun eksplorasi kehidupan di planet lain.

Penemuan ini pun langsung viral di berbagai platform, mengingatkan dunia bahwa Bumi masih menyimpan misteri luar biasa yang menunggu untuk diungkap. (Tim)

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Somya Putra Ucapkan Selamat HUT Atnews.id, Tegaskan Komitmen AWDI Bali Jaga Kebebasan Pers

    Somya Putra Ucapkan Selamat HUT Atnews.id, Tegaskan Komitmen AWDI Bali Jaga Kebebasan Pers

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Ketua AWDI Bali I Made Somya Putra menekankan pentingnya solidaritas wartawan, keterbukaan informasi publik, dan perlindungan hukum jurnalis untuk menjaga pilar keempat demokrasi. BALI — Ketua Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) Provinsi Bali, I Made Somya Putra, S.H., M.H., menyampaikan ucapan selamat atas hari jadi Atnews.id. Ia mengapresiasi kiprah media tersebut dalam menyampaikan informasi kepada […]

  • Kisah Ekstrem Surinam Toad! Ibu Katak yang Menanam Anaknya di Punggung

    Kisah Ekstrem Surinam Toad! Ibu Katak yang Menanam Anaknya di Punggung

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    AMERIKA SELATAN – Di balik sungai-sungai keruh kawasan tropis, terdapat salah satu kisah pengorbanan paling ekstrem dalam dunia hewan. Seekor katak unik bernama Surinam toad (Pipa pipa) menjadi sorotan karena cara luar biasa dalam merawat keturunannya. Tidak seperti katak lain yang biasanya meletakkan telur di air atau membuat sarang, induk Surinam toad memilih jalur berbeda. […]

  • Antida Sound Garden Resmi Dibuka, Ruang Seni Alternatif Hidup Lagi di Denpasar

    Antida Sound Garden Resmi Dibuka, Ruang Seni Alternatif Hidup Lagi di Denpasar

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR – Setelah lebih dari satu dekade vakum, ruang seni legendaris Serambi Art Antida di Denpasar kembali hadir dalam wajah baru: Antida Sound Garden. Peresmian ruang seni ini berlangsung meriah pada Sabtu malam (19/7) melalui acara bertajuk “The Rebirth of Antida Sound Garden”, yang disambut hangat oleh puluhan pelaku seni dan penonton dari berbagai komunitas. […]

  • Semeton MSP Bagikan Sepatu untuk Anak Subaya, Soroti Jalan Rusak Pemicu Putus Sekolah

    Semeton MSP Bagikan Sepatu untuk Anak Subaya, Soroti Jalan Rusak Pemicu Putus Sekolah

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KARANGASEM – Komunitas Semeton MSP kembali menggelar aksi sosial melalui program Berbuat dan Berbagi Semeton MSP dengan menyalurkan bantuan 25 pasang sepatu kepada anak-anak sekolah di Desa Subaya, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli Minggu (19/7/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan di salah satu desa yang masih menghadapi tantangan ekonomi dan infrastruktur. Selain […]

  • RUU Perampasan Aset Diminta Tak Hanya Sasar Koruptor, PKB Dorong Bandar Judi Online Ikut Diburu

    RUU Perampasan Aset Diminta Tak Hanya Sasar Koruptor, PKB Dorong Bandar Judi Online Ikut Diburu

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    JAKARTA – Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dinilai perlu memiliki cakupan yang lebih luas agar tidak hanya menjadi instrumen pemberantasan korupsi, tetapi juga mampu menjerat pelaku kejahatan lain yang merugikan negara dan masyarakat, terutama jaringan judi online. Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, menegaskan Fraksi PKB mendukung penuh pembahasan RUU Perampasan Aset. Namun, menurutnya, […]

  • Koridor Mangrove Sidakarya Terbuka, Pansus TRAP Disorot Tebang Pilih Awasi Tata Ruang

    Koridor Mangrove Sidakarya Terbuka, Pansus TRAP Disorot Tebang Pilih Awasi Tata Ruang

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR — Jejak perubahan di kawasan mangrove Sidakarya, Bali Selatan, kini tak lagi samar. Dari citra satelit hingga dokumen resmi pemerintah, rangkaian fakta menunjukkan adanya aktivitas yang berdampak langsung pada vegetasi pesisir. Namun di tengah temuan tersebut, Panitia Khusus Tata Ruang dan Aset Pulau DPRD Bali (Pansus TRAP) justru belum terlihat membahasnya secara terbuka, memunculkan […]

expand_less