Breaking News
light_mode

Refleksi Hidup Man Tayax: Dari Kurang Bersyukur Menuju Kesadaran Diri dan Lelaku Bermakna

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

I Nyoman Sukataya / Man Tayax

DENPASAR – Sebuah refleksi mendalam tentang perjalanan hidup dan kesadaran diri disampaikan oleh sosok yang dikenal dengan nama Man Tayax. Dalam perenungannya, ia mengakui bahwa salah satu kekurangan terbesar dalam hidupnya adalah masih kurangnya rasa syukur, meskipun perjalanan panjang kehidupan telah memberinya banyak pelajaran berharga.

Ia mengungkapkan, setiap fase kehidupan—baik suka maupun duka—sejatinya merupakan “hadiah waktu” yang sarat makna. Baginya, setiap persoalan yang dihadapi bukan semata-mata beban, melainkan ruang belajar untuk memetik hikmah. Bahkan musibah sekalipun, menurutnya, dapat menjadi berkah yang menempa diri menjadi lebih kuat dan terasah.

Lebih jauh, Man Tayax menuturkan bahwa perjalanan batinnya telah dimulai sejak tahun 1984, saat ia menerima pesan terakhir dari almarhum kakeknya. Pesan tersebut menjadi bekal spiritual yang terus ia rawat dan jalani sepanjang hidup. Ia menegaskan, warisan terbesar yang diterimanya bukanlah materi, melainkan kesadaran akan kesejatian diri yang bersifat berkelanjutan.

Dalam menjalani kehidupan, ia berpegang pada tiga pilar utama sebagai bekal hidup, yakni Pepineh (nalar pikir atau logika sebagai bentuk olah kecerdasan), Pengrasa (kepekaan batin sebagai olah rasa), dan Kebisan (kemampuan diri yang mendorong pertumbuhan berkelanjutan). Ketiga unsur ini menjadi fondasi dalam membentuk karakter dan arah hidupnya.

Dari bekal tersebut, ia membangun prinsip hidup yang menekankan pada kepatutan dan kebermanfaatan. Menurutnya, kehidupan tidak hanya tentang melakukan apa yang dianggap benar atau sekadar meluruskan pemahaman. Lebih dari itu, yang terpenting adalah bagaimana seseorang mampu “memahamkan yang lurus” dengan ketulusan dalam praktik keseharian.

Menutup refleksinya, Man Tayax menyampaikan doa dan harapan bagi seluruh makhluk agar senantiasa berbahagia dan hidup dalam kesejahteraan. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada orang-orang terdekat yang telah setia membersamai perjalanan hidupnya dalam berbagai suasana.

“Selamat berbahagia segenap para makhluk, rahajeng rahayu,” ujarnya dalam pesan penutup yang sarat makna spiritual.

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (1)

  • 🏛️ The balance is 36,824.44 $$. Next ➡️ graph.org/BALANCE-3682444-USD-04-21?hs=352e75ab67f3efc323de135da19fb4ac& 🏛️

    5cg1rd

    Balas28 April 2026 10:14 AM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Defisit APBN Rp135 Triliun, Wacana Kenaikan BBM Subsidi Kembali Muncul

    Defisit APBN Rp135 Triliun, Wacana Kenaikan BBM Subsidi Kembali Muncul

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    JAKARTA — Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kembali menjadi sorotan publik setelah laporan kinerja fiskal menunjukkan defisit mencapai sekitar Rp135 triliun hingga Februari 2026. Angka tersebut memicu perdebatan mengenai arah kebijakan ekonomi pemerintah, terutama setelah muncul wacana penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Defisit anggaran tersebut mencerminkan selisih antara pendapatan negara dan belanja […]

  • Tamparan Realita di UGM, Museum Koruptor Indonesia Bongkar Wajah Para Penjarah Negeri!

    Tamparan Realita di UGM, Museum Koruptor Indonesia Bongkar Wajah Para Penjarah Negeri!

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    YOGYAKARTA – Universitas Gadjah Mada (UGM) bikin gebrakan yang mengguncang publik lewat acara Sound of Justice yang digelar Fakultas Hukum. Dalam rangkaian acara tersebut, hadir sebuah pameran kontroversial namun menggugah: Museum Koruptor Indonesia, yang disebut-sebut sebagai yang pertama di Indonesia. Booth museum ini sontak menjadi pusat perhatian mahasiswa dan pengunjung. Tak seperti pameran biasa, museum […]

  • Aksi Sosial MSP Creative Salurkan Bantuan ke Warga Banjar Munduk Lampah, Temukan Kondisi Rumah Terdampak Longsor

    Aksi Sosial MSP Creative Salurkan Bantuan ke Warga Banjar Munduk Lampah, Temukan Kondisi Rumah Terdampak Longsor

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    Karangasem – Semangat berbagi kembali ditunjukkan Tim Creative MSP (Made Somya Putra) melalui penyaluran bantuan sosial kepada warga kurang mampu di Banjar Munduk Lampah. Kegiatan ini tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang berakar pada nilai gotong royong budaya Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, tim bersama Kepala Dusun (Kadus) Munduk […]

  • Bareskrim Tetapkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro Tersangka Kasus Narkotika

    Bareskrim Tetapkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro Tersangka Kasus Narkotika

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri resmi menetapkan mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkotika. Penetapan status hukum tersebut dilakukan setelah penyidik menggelar perkara pada Jumat, 13 Februari 2026. Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Eko Hadi Santoso, menyampaikan bahwa hasil gelar perkara menyimpulkan perkara […]

  • Datok Yan Djuna Soroti Etika Panitia Batubara Bertanjak VII di Istana Niat 5 Laras

    Datok Yan Djuna Soroti Etika Panitia Batubara Bertanjak VII di Istana Niat 5 Laras

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Sudarman Syah
    • 5Komentar

    Datok Yan Djuna menilai penempatan kursi VIP dalam pembukaan Batubara Bertanjak VII di Istana Niat Lima Laras perlu dievaluasi. Ia mengingatkan pentingnya profesionalitas panitia, ketertiban protokoler, serta pelestarian nilai adab dan penghormatan dalam budaya Melayu. BATU BARA – Tokoh pemuda Melayu Sumatera Utara, Datok Yan Djuna, menyoroti etika dan profesionalitas panitia Batubara Bertanjak VII dalam […]

  • Jambore Ranting Denpasar Timur 2025 Resmi Dibuka, Pramuka Diajak Wujudkan Bumi Lestari

    Jambore Ranting Denpasar Timur 2025 Resmi Dibuka, Pramuka Diajak Wujudkan Bumi Lestari

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 7Komentar

    DENPASAR — Perkemahan Jambore Ranting Denpasar Timur tahun 2025 resmi dibuka pada Kamis (9/10) di kawasan Mertasari, Sanur Kauh, Denpasar Selatan. Kegiatan tahunan ini mengusung tema “Aksi Pramuka Hebat, Wujudkan Bumi Lestari” dan diikuti oleh 256 anggota Pramuka Penggalang dari berbagai Sekolah Dasar di wilayah Denpasar Timur. Pembukaan dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Pembimbing Ranting […]

expand_less