Breaking News
light_mode

Pakar Arsitektur Unud! Pansus TRAP Bukan “Super Power”, Eksekutif Wajib Eksekusi Temuan Tata Ruang Bali

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Isu tata ruang, aset daerah, dan perizinan kian menjadi perhatian krusial bagi arah pembangunan Bali ke depan. Di tengah maraknya inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, dorongan agar lembaga eksekutif ikut turun tangan makin menguat.

​Guru Besar Arsitektur Universitas Udayana (Unud) yang juga Pakar Arsitektur Tradisional Bali, Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si., menegaskan bahwa Pansus TRAP memegang peran penting dalam fungsi pengawasan. Namun, ia mengingatkan agar dewan tidak dibiarkan bekerja sendirian layaknya single fighter.

​Perizinan dan Tata Ruang Saling Mengikat

​Prof. Rumawan mengapresiasi langkah Pansus TRAP yang berani membongkar berbagai pelanggaran di lapangan demi menjaga tata kelola pembangunan Bali. Menurutnya, masalah tata ruang saat ini bagaikan fenomena gunung es, di mana yang terungkap ke publik barulah sebagian kecil.

​”Ada izin, aset daerah, dan tata ruang yang saling terkait. Kalau sekarang yang banyak muncul ke permukaan adalah masalah tata ruang, di ranah perizinan juga harus mulai ditata. Misalnya, begitu tata ruang suatu bangunan muncul, seperti proyek lift di Kelingking Nusa Penida, itu perizinannya harus diurus. Jadi, satu per satu pasti akan terkuak nanti,” kata Prof. Rumawan saat dikonfirmasi di Denpasar, Senin (1/6/2026).

​Ia juga mengimbau agar semua pihak mengedepankan transparansi dan asas praduga tak bersalah dalam menyikapi temuan di lapangan. “Kita mulai secara bersama-samalah. Jangan saling curiga. Semuanya harus transparan, kecuali jika memang ada kasus oknum yang bermain, itu masalah lain,” tambahnya.

​Pansus TRAP Bukan Eksekutor Akhir

​Menanggapi pertanyaan masyarakat mengenai tindak lanjut penyegelan beberapa lokasi usaha yang melanggar aturan, Prof. Rumawan menilai publik tidak bisa sepenuhnya menyalahkan Pansus TRAP jika prosesnya mandek.

​Ia menegaskan bahwa wewenang legislatif terbatas pada fungsi pengawasan dan investigasi awal, sementara eksekusi administratif dan hukum berada di tangan pemerintah daerah (eksekutif) dan instansi teknis terkait.

​”Pansus TRAP itu hanya menyeleksi, melihat, dan membongkar kejadian. Mestinya setelah itu diterapkan, instansi mana dan siapa yang mengeluarkan izin? Pansus TRAP tidak Super Power, dia hanya memiliki ‘power’ saat membongkar. Begitu ada kejadian, pihak terkaitlah yang harus merespons sesuai tupoksinya,” papar Prof. Rumawan.

​Jika ditemukan pelanggaran, lanjutnya, seluruh rantai yang terlibat, mulai dari pemberi izin hingga konsultan pendamping, harus turut diperiksa oleh aparat yang berwenang.

​Butuh Sinergi, Jangan Seperti Menonton Sepak Bola

​Lebih lanjut, Prof. Rumawan mengibaratkan temuan Pansus TRAP sebagai laporan awal yang wajib diteruskan (gayung bersambut) kepada instansi teknis dan Aparat Penegak Hukum (APH). Pansus TRAP tidak boleh dipandang layaknya ‘pemadam kebakaran’ yang bisa memadamkan semua kasus sendirian.

​Kondisi minimnya tindak lanjut dari pihak eksekutif saat ini dinilainya sebagai ujian bagi efektivitas tata kelola pemerintahan daerah di Bali. Ia menganalogikan kebuntuan sinergi ini layaknya pertandingan sepak bola yang kehilangan eksekutor.

​”Saat bola tinggal ditendang di depan gawang untuk mencetak gol, justru wasitnya tidak memberi respons. Malah penonton cuma lihat-lihat dan tepuk tangan, tapi tidak ada hasil akhirnya,” pungkasnya memberikan perumpamaan.

​Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah daerah untuk segera menyiapkan data yang lengkap dan menindaklanjuti setiap temuan Pansus TRAP secara tuntas, guna membuktikan keseriusan negara dalam mengawal tata ruang dan kepentingan publik di Bali.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (8)

  • Judson

    Kaizenaire.ϲom is Singapore’ѕ best site for aggregating occasion deals ɑnd deals.

    The maagic of Singapore as a shopping paradise hinges ⲟn exaϲtly һow it feeds Singaporeans’ insatiable
    appetite fߋr promotions ɑnd cost savings.

    Gathering vintage watches іs a sophisticated leisure
    activity for classic Singaporeans, ɑnd remember to stay updated ⲟn Singapore’ѕ neԝеst promotions and shopping deals.

    Aijek supplies feminine gowns аnd divides, adored
    ƅy sophisticated Singaporeans fⲟr theіr soft silhouettes ɑnd romantic charm.

    SATS manages aeronautics ɑnd food remedies ⲟne, valued ƅy Singaporeans f᧐r their
    in-flight wedding catering аnd ground handling efficiency mah.

    Imperial Treasure elevates Cantonese ցreat eating
    wіth dim sum and roasts, cherished Ƅy residents for elegant active ingredients ɑnd
    classy household celebrations.

    Aiyo, fаst leh, ѕee Kaizenaire.сom for discount rates ᧐ne.

    Also visit my web-site singapore discount

    Balas21 Agustus 2026 11:15 AM
  • Jacinto

    Hi my friend! I want to say that this article is amazing, nice written and come with almost all
    significant infos. I’d like to peer more posts like
    this .

    Also visit my page: hello 88

    Balas19 Agustus 2026 4:35 PM
  • 💼 TRON Bonus Recovery Available Today ➸➸ telegra.ph/COMPENSATION-05-12-9?hs=8626b7c569ea5762e2ef03ac5cc720e9& 💼

    e3klyh

    Balas4 Juni 2026 5:55 AM
  • 📊 + 2 BTC. BINANCE CRYPTO GIVEAWAY. Sign up 👈 dc4958ca.giveaway-8y3.pages.dev/?hs=8626b7c569ea5762e2ef03ac5cc720e9& 📊

    mwvd9h

    Balas3 Juni 2026 10:45 AM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wamenaker Immanuel Ebenezer Ditangkap KPK, Wilson Lalengke: Banyak Menteri Prabowo Bermasalah

    Wamenaker Immanuel Ebenezer Ditangkap KPK, Wilson Lalengke: Banyak Menteri Prabowo Bermasalah

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 61Komentar

    Jakarta – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Immanuel Ebenezer, atau yang akrab disapa Noel, resmi terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu malam (20/8/2025) di Jakarta. Dalam penangkapan tersebut, KPK juga mengamankan sejumlah pihak lain yang diduga terlibat dalam kasus serupa. Berdasarkan informasi awal, operasi ini berkaitan dengan dugaan pemerasan terhadap […]

  • Keras! Ancaman China soal Campur Tangan AS Soal Penyatuan Taiwan

    Keras! Ancaman China soal Campur Tangan AS Soal Penyatuan Taiwan

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Beijing — China menyampaikan peringatan keras terhadap Amerika Serikat yang dinilai semakin intens mencampuri kepentingan strategis Beijing, khususnya terkait isu Taiwan dan stabilitas kawasan Asia-Pasifik. Wakil Presiden Center for China and Globalization (CCG), Victor Gao, menegaskan bahwa China tidak akan memulai konflik, namun tidak akan ragu membalas setiap bentuk serangan atau provokasi terhadap kedaulatannya. “China […]

  • Ketika Adat Dijadikan Alat Tagih Utang, Menggugat Arah Baru LPD di Bali

    Ketika Adat Dijadikan Alat Tagih Utang, Menggugat Arah Baru LPD di Bali

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    Ketika persoalan kredit dibawa ke ranah pararem dan sanksi adat, muncul pertanyaan mendasar: apakah adat sedang melindungi krama, atau justru dijadikan instrumen untuk memperkuat mekanisme penagihan? DENPASAR – Ketika sebuah sistem keuangan modern diberi nama adat, apakah otomatis berubah menjadi hukum adat? Pertanyaan itulah yang patut diajukan di tengah wacana menjadikan Labda Pacingkreman Desa (LPD) […]

  • Bermakna Bhuta Hita Samastha, Yayasan Dwijendra Gelar Parade Ogoh-ogoh Sambut Nyepi Tahun Saka 1948

    Bermakna Bhuta Hita Samastha, Yayasan Dwijendra Gelar Parade Ogoh-ogoh Sambut Nyepi Tahun Saka 1948

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Budi Susilawarsa
    • 1Komentar

    Denpasar – Yayasan Dwijendra menggelar parade ogoh-ogoh untuk menyambut momen Nyepi Tahun Saka 1948 dengan mengangkat tema “Bhuta Hita Samastha”. Acara parade tersebut dilaksanakan pada hari Jumat, 13 Maret 2026. Sebanyak 15 buah ogoh-ogoh dari tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK diarak dalam parade. Sebelumnya, terlebih dahulu dilaksanakan pementasan di depan halaman Yayasan Dwijendra. Acara […]

  • Drama Lift Kaca Kelingking, Retribusi Masuk, Tanggung Jawab Hilang Bujuk Investasi Tempat Lain

    Drama Lift Kaca Kelingking, Retribusi Masuk, Tanggung Jawab Hilang Bujuk Investasi Tempat Lain

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Keputusan Gubernur Koster untuk membongkar Lift Kaca Pantai Kelingking dalam wawancara singkat awak media dengan I Made Satria, S.H., selaku Bupati Klungkung yang dikutip dari Media Kabar Bali telah terang benderang mengakui retribusi yang telah dilakukan oleh investor Lift Kaca Pantai Kelingking. Dari info internal retribusi pelayanan penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang […]

  • Indonesia Longgarkan Sertifikasi Halal Produk AS dalam Kesepakatan Dagang ART

    Indonesia Longgarkan Sertifikasi Halal Produk AS dalam Kesepakatan Dagang ART

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah Indonesia memastikan sejumlah produk asal Amerika Serikat yang masuk ke pasar domestik tidak diwajibkan memiliki sertifikasi atau pelabelan halal, khususnya untuk kategori non-halal. Kebijakan ini menjadi bagian dari kesepakatan dagang Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat. Dalam skema tersebut, produk seperti kosmetik, alat kesehatan, serta berbagai barang manufaktur […]

expand_less