Black Headed Sibia, Burung Pegunungan Langka yang Memikat Lensa Fotografer
- account_circle Admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Keindahan Sibia Kepala Hitam Menjadi Daya Tarik Fotografi Satwa Liar dan Pengamatan Burung
DENPASAR – Burung Black Headed Sibia atau Sibia Kepala Hitam (Heterophasia desgodinsi) kembali menarik perhatian pecinta fotografi satwa liar.
Burung yang hidup di kawasan pegunungan berhutan ini memiliki ciri khas kepala berwarna hitam yang berpadu dengan warna bulu cerah pada bagian tubuhnya, sehingga menjadikannya salah satu objek favorit para pengamat burung.
Keberhasilan mengabadikan spesies tersebut menunjukkan pentingnya menjaga kelestarian habitat alami yang menjadi rumah bagi berbagai jenis burung endemik maupun burung pegunungan. Dokumentasi melalui fotografi juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap konservasi satwa liar.
Fotografer Man Butur mengatakan bahwa setiap momen memotret satwa liar membutuhkan kesabaran, ketelitian, dan penghormatan terhadap habitat alaminya.
“Black Headed Sibia merupakan burung yang sangat menarik untuk diabadikan. Keindahan warna bulunya menjadi daya tarik tersendiri, namun proses mendapatkannya memerlukan kesabaran tanpa mengganggu aktivitas satwa di alam,” ujar Man Butur, dikutip dari sumber media online.
Dokumentasi ini turut mendapat dukungan dari komunitas fotografi dan mitra perlengkapan fotografi seperti Sriwijaya Camera Denpasar serta Surya Digital Mataram yang selama ini aktif mendukung kegiatan fotografi alam dan konservasi.
Melalui karya fotografi satwa liar, diharapkan semakin banyak masyarakat yang mengenal keberadaan Black Headed Sibia sekaligus menyadari pentingnya menjaga kelestarian hutan sebagai habitat berbagai spesies burung.
Editor – Ray

Saat ini belum ada komentar