Breaking News
light_mode

Nilai Pengalihan Lokasi Bertentangan dengan RPJMN, Ichsanuddin Soroti Komitmen Presiden dan Kepastian Investasi Rp50 Triliun

  • account_circle Ray
  • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Ekonom senior Prof. Dr. H. Ichsanuddin Noorsy melontarkan kritik keras terhadap polemik pembangunan Bandara Internasional Bali Utara. Menurutnya, persoalan tersebut bukan lagi sekadar perdebatan teknis mengenai lokasi pembangunan, melainkan menyangkut konsistensi pelaksanaan kebijakan Presiden serta kepastian hukum bagi investasi strategis nasional.

Ichsanuddin menyoroti munculnya kesimpulan dalam rapat teknis yang mengarahkan pembangunan bandara di Bali Utara ke Bandara Khusus Letkol Wisnu di Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, sekaligus menyebut opsi pembangunan bandara di Kubutambahan telah ditutup.

Menurutnya, kesimpulan tersebut justru bertolak belakang dengan dokumen resmi pemerintah, yakni Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025–2029.

Ia menjelaskan, pada Lampiran IV halaman 129 Perpres tersebut secara jelas tercantum rencana pembangunan jalan tol dengan trase Singapadu–Ubud–Gianyar–Bangli–Kintamani–Bandara Internasional Bali Baru/Bali Utara–Singaraja.

“Redaksinya menunjukkan arah pembangunan menuju Bandara Internasional Bali Baru/Bali Utara. Bukan trase Kintamani–Singaraja–Bandara Letkol Wisnu yang berada di Bali Barat,” tegas Ichsanuddin.

Karena itu, ia mempertanyakan dasar munculnya pernyataan bahwa pembangunan Bandara Internasional Bali Utara di Kubutambahan telah ditutup.

Menurut Ichsanuddin, apabila benar terdapat kebijakan yang mengubah arah pembangunan sebagaimana telah ditetapkan dalam RPJMN, maka persoalan tersebut tidak lagi bersifat administratif.

“Dalam pandangan saya, apabila benar terdapat langkah yang mengubah arah program sebagaimana tertuang dalam RPJMN, maka itu bukan sekadar perbedaan administratif, tetapi merupakan bentuk pembangkangan terhadap kebijakan Presiden. Ini menjadi contoh buruk bagi kepastian hukum investasi,” ujarnya.

Ia menegaskan seluruh kementerian maupun pemerintah daerah wajib menjalankan program sesuai arah kebijakan pemerintah pusat yang telah memiliki dasar hukum melalui Peraturan Presiden.

Selain menyangkut pembangunan infrastruktur, Ichsanuddin menilai polemik tersebut juga berpotensi menghambat pemerataan ekonomi Bali Utara dan mengganggu kepercayaan investor terhadap pemerintah.

Menurutnya, perubahan arah kebijakan dapat memengaruhi komitmen investasi yang nilainya disebut mencapai sekitar Rp50 triliun.

“Segera hentikan bentuk perlawanan terhadap otoritas negara dan pelecehan terhadap kepastian investasi,” katanya.

Ichsanuddin juga meminta Presiden Prabowo Subianto memastikan seluruh kementerian dan pemerintah daerah tetap berpedoman pada Perpres Nomor 12 Tahun 2025 dalam melaksanakan program strategis nasional.

Menurutnya, efektivitas pemerintahan hanya dapat diwujudkan apabila seluruh jajaran birokrasi bergerak searah dengan kebijakan Presiden sebagai kepala pemerintahan.

Para Penglingsir dan PT BIBU Panji Sakti terus mengingatkan komitmen pembangunan Bandara Internasional Bali Utara karena pada 13 Februari 2024, sehari sebelum pencoblosan, mereka diterima calon Presiden yang saat itu menjabat Menteri Pertahanan. Dalam pertemuan tersebut disampaikan komitmen membangun Bandara Internasional Bali Utara apabila memperoleh mandat memimpin Indonesia. Kini, mereka berharap komitmen itu segera direalisasikan demi pemerataan pembangunan dan kemajuan Bali Utara.

Penglingsir Ingatkan Janji Presiden
Di sisi lain, para Penglingsir bersama PT BIBU Panji Sakti kembali mengingatkan komitmen pembangunan Bandara Internasional Bali Utara yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto sebelum Pemilu 2024.

Pada 13 Februari 2024, sehari sebelum pencoblosan, sebanyak 13 Penglingsir bersama PT BIBU Panji Sakti diterima calon Presiden yang saat itu masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

Dalam pertemuan tersebut, disampaikan komitmen pembangunan Bandara Internasional Bali Utara apabila memperoleh mandat memimpin Indonesia.

Kini, para Penglingsir dan PT BIBU Panji Sakti berharap komitmen tersebut segera diwujudkan sebagai bagian dari pemerataan pembangunan, pertumbuhan ekonomi, serta kemajuan kawasan Bali Utara.

Mereka menilai realisasi proyek tersebut akan menjadi bukti konsistensi pemerintah dalam menjalankan janji politik sekaligus menjaga kepercayaan investor terhadap program strategis nasional.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sains Ungkap Keunikan Darah Haid! Bukan Limbah, Kaya Protein Regeneratif

    Sains Ungkap Keunikan Darah Haid! Bukan Limbah, Kaya Protein Regeneratif

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    Amerika Serikat — Selama bertahun-tahun, darah haid kerap dipersepsikan sebagai limbah biologis semata. Namun, temuan ilmiah menunjukkan pandangan tersebut tidak sepenuhnya tepat. Penelitian sains modern mulai mengungkap bahwa darah menstruasi memiliki karakter biologis yang unik dan berpotensi penting bagi dunia medis. Salah satu studi yang kerap menjadi rujukan adalah penelitian berbasis di Amerika Serikat pada […]

  • Wacana Penertiban Pengamat oleh Presiden Prabowo Tuai Kritik, Dinilai Berpotensi Menggerus Ruang Demokrasi

    Wacana Penertiban Pengamat oleh Presiden Prabowo Tuai Kritik, Dinilai Berpotensi Menggerus Ruang Demokrasi

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Jakarta — Pernyataan Prabowo Subianto terkait rencana menertibkan sejumlah pengamat yang dianggap tidak menyukai keberhasilan pemerintahannya memicu sorotan dari kalangan akademisi dan pengamat politik. Wacana tersebut dinilai berpotensi tidak sejalan dengan prinsip demokrasi yang menjunjung kebebasan berpendapat dan ruang kritik terhadap pemerintah. Pernyataan itu disampaikan Presiden saat memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jumat […]

  • Thousands Expected as Ubud Food Festival Returns for 11th Edition in Bali

    Thousands Expected as Ubud Food Festival Returns for 11th Edition in Bali

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    DENPASAR — Bali’s internationally acclaimed culinary celebration, the Ubud Food Festival, is set to return for its 11th edition from May 28 to 31, 2026, bringing together leading chefs, culinary artisans, farmers, artists, and food enthusiasts from across Indonesia and abroad. The annual festival, first launched in 2015, has become one of Southeast Asia’s most […]

  • Island Bazaar Resmi Hadir di KEK Kura Kura Bali, Perpaduan Kreativitas Lokal dan Pelestarian Budaya

    Island Bazaar Resmi Hadir di KEK Kura Kura Bali, Perpaduan Kreativitas Lokal dan Pelestarian Budaya

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Denpasar, Bali – Island Bazaar resmi digelar di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali pada 27–28 Februari 2026. Mengusung konsep sunset market, ajang ini menghadirkan ruang temu bagi pelaku usaha lokal, pegiat seni, dan masyarakat dalam suasana senja yang hangat dan inspiratif di Kampus United in Diversity (UID), Pulau Serangan. Selama dua hari penyelenggaraan, […]

  • Bali Darurat Rabies: 1,16 Juta Anjing Menghantui, 12 Nyawa Melayang Sia-sia!

    Bali Darurat Rabies: 1,16 Juta Anjing Menghantui, 12 Nyawa Melayang Sia-sia!

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Pulau Dewata sedang tidak baik-baik saja. Di balik keindahan pantainya, ancaman mematikan mengintai dari balik gonggongan anjing liar yang populasinya kini lepas kendali. Data terbaru menunjukkan Bali telah menjadi “bom waktu” rabies di Indonesia. Berdasarkan data Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), populasi anjing di Bali meledak hingga angka 1,16 juta ekor. Angka fantastis […]

  • Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

    Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 14Komentar

    JAKARTA — Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan tersebut diambil dalam sidang isbat yang digelar di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (17/2/2026). Sidang dipimpin oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar dan dihadiri tim Hisab dan Rukyat Kemenag, perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, serta para duta besar negara […]

expand_less