Breaking News
light_mode

Antara Mistis dan Tekanan Batin, Fenomena Kerangsukan Masih Menjadi Misteri

  • account_circle Admin
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Fenomena kerangsukan masih menjadi peristiwa yang kerap memunculkan rasa takut sekaligus tanda tanya di tengah masyarakat. Dalam berbagai kejadian, tubuh seseorang mendadak kehilangan kendali, berteriak tanpa arah, hingga menunjukkan perilaku di luar kesadarannya sendiri.

Di tengah aroma dupa, suara gamelan, atau lantunan doa, suasana mencekam sering kali menyelimuti lokasi terjadinya kerangsukan. Tatapan kosong, suara berubah berat, hingga gerakan tubuh yang tak terkendali membuat banyak orang mengaitkannya dengan hal-hal mistis dan keberadaan makhluk tak kasatmata.

Namun di balik keyakinan spiritual yang berkembang di masyarakat, sejumlah pandangan menyebut kerangsukan juga dapat dipicu oleh kondisi psikologis seseorang. Tekanan mental yang berkepanjangan, rasa takut, amarah, hingga beban emosional yang dipendam terlalu lama disebut dapat memengaruhi kondisi psikis seseorang hingga memunculkan reaksi ekstrem.

Fenomena ini sering muncul secara tiba-tiba, terutama ketika seseorang berada dalam kondisi emosional yang tidak stabil. Dalam beberapa kasus, kerangsukan juga terjadi secara massal dan memicu kepanikan di lingkungan sekitar.

“Kerangsukan tidak selalu dipahami hanya sebagai gangguan mistis. Ada kondisi mental dan emosional yang juga perlu diperhatikan,” ujar salah satu pemerhati sosial budaya di Denpasar.

Meski demikian, masyarakat hingga kini masih memandang kerangsukan sebagai sesuatu yang penuh misteri. Banyak yang memilih diam menyaksikan tubuh yang seolah kehilangan kesadaran dan bergerak di luar kendali pemiliknya sendiri.

Setelah kondisi mereda, biasanya tubuh korban terlihat lemas, napas tersengal, dan mengalami kelelahan fisik maupun emosional. Pertanyaan pun kembali muncul: apakah yang terjadi benar-benar akibat pengaruh roh, atau justru luapan tekanan batin yang terlalu lama terpendam?

Perdebatan antara sudut pandang spiritual dan psikologis membuat fenomena kerangsukan terus menjadi topik yang menarik perhatian masyarakat. Hingga kini, belum ada jawaban tunggal yang benar-benar mampu menjelaskan secara pasti peristiwa tersebut.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Ditolak Boarding Meski Pesawat Belum Lepas Landas, Penumpang Citilink di Bali Kecewa Tak Diberi Solusi

    Diduga Ditolak Boarding Meski Pesawat Belum Lepas Landas, Penumpang Citilink di Bali Kecewa Tak Diberi Solusi

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 145Komentar

    DENPASAR — Seorang penumpang maskapai penerbangan Citilink mengaku kecewa setelah diduga tidak diperbolehkan melanjutkan penerbangan rute Bali–Surabaya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Rabu (13/5/2026), meski pesawat disebut belum lepas landas. Peristiwa itu bermula saat penumpang tiba di counter check-in sekitar pukul 08.35 Wita, atau lima menit setelah jadwal penutupan check-in pada pukul 08.30 […]

  • Ironi Konservasi dan “Tikus Berdasi”, Saat Satwa Dilindungi Terancam, Korupsi Justru Subur

    Ironi Konservasi dan “Tikus Berdasi”, Saat Satwa Dilindungi Terancam, Korupsi Justru Subur

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 3Komentar

    Oleh I Made Richy Ardhana Yasa (Ray) DENPASAR – Di tengah gencarnya kampanye penyelamatan satwa endemik Nusantara, publik dihadapkan pada ironi yang tak bisa dipandang sebelah mata. Upaya melindungi Harimau Sumatra, Ajag, hingga berbagai spesies langka lain terus digelorakan. Namun di saat yang sama, ada “satwa” lain yang justru berkembang pesat—bukan di rimba raya, melainkan […]

  • Bukan Premanisme, ARUN Bali Mantapkan Jalur Advokasi dan Siapkan Event Gaungkan Tumpek Uye ke Dunia

    Bukan Premanisme, ARUN Bali Mantapkan Jalur Advokasi dan Siapkan Event Gaungkan Tumpek Uye ke Dunia

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    DENPASAR – Rapat koordinasi dan evaluasi akhir tahun Organisasi Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) Provinsi Bali mengevaluasi kinerja satu tahun yang lalu. Dalam visi dan misi -nya ARUN Bali telah ditegaskan oleh ketua umum ARUN Pusat Bob Hasan, yang juga seorang Politikus Partai Gerindra sebagai Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI periode 2024-2029, yakni memberikan […]

  • Ada Udang di Balik Marina, Penyegelan BTID Picu Polemik, Antara Penegakan Lingkungan dan Kepastian Investasi di Bali

    Ada Udang di Balik Marina, Penyegelan BTID Picu Polemik, Antara Penegakan Lingkungan dan Kepastian Investasi di Bali

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    TABANAN — Langkah penyegelan yang dilakukan DPRD terhadap PT BTID memicu perdebatan tajam di ruang publik. Tindakan tersebut disebut-sebut berkaitan dengan dugaan pembabatan kawasan mangrove, namun di sisi lain dinilai sejumlah pihak sebagai eksekusi sepihak yang berpotensi melanggar prosedur hukum dan menciptakan ketidakpastian investasi. Pemerhati kebijakan publik sekaligus tokoh masyarakat, Agung Wirapramana, menegaskan bahwa polemik […]

  • Rudal Korut Mengguncang Asia Timur, Konflik AS–Iran Memanas! Stabilitas Keamanan Global Kian Tertekan

    Rudal Korut Mengguncang Asia Timur, Konflik AS–Iran Memanas! Stabilitas Keamanan Global Kian Tertekan

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Ketegangan geopolitik dunia kembali meningkat setelah dua perkembangan besar terjadi hampir bersamaan di Asia Timur dan Timur Tengah. Aktivitas peluncuran rudal oleh Korea Utara serta memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran memunculkan kekhawatiran baru terhadap stabilitas keamanan internasional. Korea Utara Luncurkan 10 Rudal Balistik Militer Korea Selatan melaporkan bahwa Pyongyang meluncurkan sekitar […]

  • Warga Keluhkan Shelter Tampung Anjing Liar 50an Ekor, Diduga tak Miliki Izin 

    Warga Keluhkan Shelter Tampung Anjing Liar 50an Ekor, Diduga tak Miliki Izin 

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    DENPASAR – Keluhan warga masyarakat di lingkungan Desa Adat Pohgading, Desa Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara terhadap keberadaan shelter yang diduga tak berizin diantara pemukiman penduduk mendapat sorotan. Awak media mendatangi rumah yang dimaksud tersebut mendapatkan keterangan dari penjaga rumah yang dijadikan sheter anjing tersebut. Rumah itu dengan ciri – ciri berlantai 2 dengan bangunan […]

expand_less