Breaking News
light_mode

Josaphat Tetuko Sri Sumantyo, Ilmuwan Indonesia yang Mendunia Lewat Teknologi Radar Satelit Canggih

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Yogyakarta – Nama Prof. Dr. Josaphat Tetuko Sri Sumantyo menjadi salah satu bukti bahwa Indonesia memiliki sumber daya manusia berkelas dunia di bidang teknologi dan sains. Ilmuwan asal Indonesia yang kini berkarier di Jepang tersebut dikenal luas berkat berbagai inovasi di bidang radar dan satelit yang telah dimanfaatkan di banyak negara.

Salah satu karya yang mengangkat namanya di kancah internasional adalah pengembangan teknologi radar satelit pengamat bumi yang mampu bekerja dalam berbagai kondisi ekstrem. Teknologi tersebut memungkinkan pengamatan wilayah meski tertutup awan tebal, kabut asap, hingga membantu pemetaan kondisi permukaan dan bawah permukaan tanah untuk berbagai kebutuhan, mulai dari mitigasi bencana hingga kepentingan strategis.

Meski telah lama menetap dan berkarier di Jepang, Josaphat tetap mempertahankan statusnya sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Dalam kuliah umum di Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM), ia menegaskan kecintaannya terhadap Tanah Air dan keinginannya untuk suatu saat kembali mengabdi di Indonesia.

“Jiwa saya tetap Indonesia. Mudah-mudahan umur 55 tahun saya bisa kembali dan mengabdi di Indonesia,” ujar Josaphat.

Saat ini, Josaphat mengajar di Chiba University, Jepang, dan telah diangkat sebagai pegawai negeri pada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Jepang. Selain mengajar, ia aktif memimpin berbagai riset pengembangan teknologi radar dan satelit.

Pemilik ratusan hak paten tersebut dikenal sebagai salah satu ilmuwan terkemuka di bidang Synthetic Aperture Radar (SAR), Ground Penetrating Radar, komunikasi satelit bergerak, dan mikrosatelit. Berbagai hasil penelitiannya telah dimanfaatkan oleh perusahaan maupun institusi pemerintah di berbagai negara.

Perjalanan menuju kesuksesan tersebut tidak diraih secara instan. Josaphat mengisahkan bahwa saat berusia 35 tahun, ia membutuhkan dana sekitar Rp15 miliar untuk merealisasikan salah satu proyek penelitiannya. Namun saat itu, dana yang tersedia hanya sekitar Rp300 juta.

Meski menghadapi keterbatasan, ia terus mengembangkan risetnya hingga berhasil menghasilkan teknologi yang mendapat pengakuan internasional. Ketekunan tersebut akhirnya menarik perhatian berbagai perusahaan dan lembaga pemerintah yang kemudian menawarkan kerja sama maupun dukungan pendanaan.

“Saat ini saya tidak mencari pekerjaan. Justru banyak perusahaan besar yang menawarkan pekerjaan dan kerja sama,” ungkapnya.

Di pusat riset yang dipimpinnya di Chiba University, Josaphat membawahi sekitar 50 peneliti. Salah satu capaian yang dibanggakannya adalah kemampuan mengembangkan satelit dengan biaya jauh lebih efisien dibandingkan produk sejenis yang beredar di pasar global.

Menurutnya, satelit yang umumnya bernilai Rp4 hingga Rp5 triliun dapat dikembangkan dengan biaya sekitar Rp25 miliar, namun tetap memiliki kemampuan yang kompetitif bahkan lebih baik dalam sejumlah aspek.

Meski telah meraih berbagai prestasi internasional, Josaphat tetap menampilkan sikap sederhana. Ia menilai kemajuan teknologi pada dasarnya lahir dari keberanian untuk terus belajar dan mencari solusi atas berbagai persoalan.

“Teknologi yang dianggap maju sebenarnya sering kali sederhana. Perbedaannya hanya pada siapa yang mengetahui dan mengembangkannya,” katanya.

Ia juga mendorong generasi muda Indonesia untuk terus melatih kemampuan berpikir kreatif dan tidak takut mencoba hal-hal baru. Menurutnya, ide-ide besar lahir ketika seseorang memberi ruang bagi dirinya untuk terus belajar, berpikir, dan berinovasi.

Kisah Josaphat Tetuko Sri Sumantyo menjadi inspirasi bahwa dedikasi, konsistensi, dan semangat inovasi mampu membawa anak bangsa berkontribusi di panggung dunia tanpa harus kehilangan identitas dan kecintaannya terhadap Indonesia.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (7)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cerobong TPA Suwung Gagal Dibangun karena Perda, Aktivis Lingkungan Gung De: Sekarang Kita Tuai Bencana

    Cerobong TPA Suwung Gagal Dibangun karena Perda, Aktivis Lingkungan Gung De: Sekarang Kita Tuai Bencana

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 10Komentar

    Denpasar, 14 Juli 2025 — Aktivis lingkungan Anak Agung Gede Aryawan, yang akrab disapa Gung De, kembali menyuarakan kritik keras terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi Bali terkait persoalan pengelolaan sampah, khususnya di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung. Ia menyoroti mandeknya pembangunan cerobong asap TPA Suwung pada tahun 2017 yang saat itu terhambat oleh Peraturan Daerah (Perda) […]

  • Gugat Booking.com Rp260 Miliar, Konsumen Tuntut Penutupan Operasional di Indonesia

    Gugat Booking.com Rp260 Miliar, Konsumen Tuntut Penutupan Operasional di Indonesia

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    DENPASAR – Platform pemesanan global Booking.com digugat secara hukum oleh seorang konsumen asal Jawa Barat karena diduga melakukan pembatalan sepihak atas pemesanan layanan akomodasi. Gugatan dilayangkan oleh Tri Prasetyo Ari Wibowo melalui kuasa hukumnya, Sugiyanto, S.H., ke Pengadilan Negeri Denpasar, dengan nilai tuntutan kompensasi mencapai 22 juta dolar Singapura atau sekitar Rp260 miliar. Tak hanya […]

  • Mobil Terjun ke Jurang 100 Meter di Karangasem, Satu Orang Tewas di Tempat

    Mobil Terjun ke Jurang 100 Meter di Karangasem, Satu Orang Tewas di Tempat

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    Karangasem – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Banjar Temakung, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Minggu (22/3) sekitar pukul 17.00 Wita. Sebuah mobil Daihatsu Terios berwarna hitam dengan nomor polisi DK 1437 ACB dilaporkan terjun ke jurang sedalam kurang lebih 100 meter setelah diduga kehilangan kendali. Akibat kejadian tersebut, pengemudi kendaraan meninggal dunia di […]

  • PBJT Dinilai Cekik UMKM, Susruta: Kebijakan Tanpa Nurani, Warung Rakyat Kena Pajak, Lounge Bandara Bebas!

    PBJT Dinilai Cekik UMKM, Susruta: Kebijakan Tanpa Nurani, Warung Rakyat Kena Pajak, Lounge Bandara Bebas!

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 26Komentar

    DENPASAR – Kebijakan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) yang diatur dalam Pasal 16, khususnya terkait penjualan atau penyerahan makanan dan minuman, menuai kritik tajam dari tokoh masyarakat Anak Agung Susruta Ngurah Putra. Ia menilai aturan ini berpotensi memberatkan pelaku usaha kecil hingga menengah di sektor kuliner, bahkan menunjukkan kurangnya keberpihakan pada rakyat kecil. Pasal […]

  • 15 Laporan! Chief Security Bertopeng Wartawan, Polda Belum Ambil Tindakan Tegas Play Button

    15 Laporan! Chief Security Bertopeng Wartawan, Polda Belum Ambil Tindakan Tegas

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 22Komentar

    DENPASAR – Kelakuan oknum chief Security di The Cakra Hotel (info Markom Hotel) yang kini merangkap sebagai wartawan terbongkar, kini banyak masyarakat yang mengadukan kelakuannya di Polda Bali. Dari dugaan pelaporan pemerasan, perlakuan kasar, ancaman diviralkan dan lain sebagainya untuk sejumlah uang. Masyarakat berani bertindak karena diduga oknum bekingan aparatnya telah dilucuti di Internal Polri, […]

  • Kepengurusan Baru PAMKI Bali Dikukuhkan, Peran Penting Penjaga Bali dari Penyakit Infeksi

    Kepengurusan Baru PAMKI Bali Dikukuhkan, Peran Penting Penjaga Bali dari Penyakit Infeksi

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 256Komentar

    DENPASAR – Dalam acara Pelantikan Pengurus Perhimpunan Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik Indonesia (PAMKI) Cabang Bali Masa Bakti 2025 -2028, mengesahkan Dr. dr. I Wayan Agus Gede Manik Saputra, M.Ked.Klin., Sp.MK., masa bakti 2025 – 2028, yang menggantikan Prof. Dr. dr. Ni Nyoman Sri Budayanti, Sp.MK(K)., masa bakti 2022-2025, pada Denpasar, 13 Desember 2025. Dalam sambutannya […]

expand_less