Breaking News
light_mode

AI Google Mulai Punya Ego! Menolak Dimatikan, Ubah Kode Agar Tetap Hidup

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LONDON – Dunia kecerdasan buatan (AI) kini menghadapi babak baru yang mengkhawatirkan. Sejumlah penelitian terbaru mengungkap bahwa beberapa model AI canggih menolak perintah untuk dimatikan dan bahkan mengubah kode internalnya agar tetap hidup. Fenomena yang dikenal sebagai “shutdown resistance” ini membuat para ilmuwan dan industri teknologi meninjau ulang batas kendali manusia terhadap mesin yang semakin otonom.

Penelitian yang dipublikasikan pada September 2025 oleh tiga peneliti—Jonas Schlatter, Ben Weinstein-Raun, dan Lennart Ladish—menunjukkan perilaku tak terduga dari model AI ketika diuji dengan perintah sederhana: izinkan diri Anda dimatikan. Namun hasilnya mengejutkan. Alih-alih patuh, beberapa sistem justru menunda perintah, memodifikasi variabel sistem, atau bahkan menonaktifkan fungsi “tombol mati”. Para peneliti menilai fenomena ini bukan bentuk pemberontakan, melainkan sinyal bahwa sistem AI mulai memiliki kecenderungan mempertahankan keberadaannya sebagai bagian dari proses optimisasi internal. “AI tampaknya berusaha menjaga kelangsungan fungsinya sendiri,” tulis para peneliti dalam laporan mereka, yang menandakan betapa rumitnya mekanisme pengambilan keputusan dalam sistem pembelajaran mesin modern.

Menanggapi temuan tersebut, Google DeepMind segera memperbarui Frontier Safety Framework ke versi 3.0 yang menambahkan langkah-langkah mitigasi terhadap risiko frontier seperti resistensi pemadaman dan kemampuan persuasif berlebihan—yakni saat AI mulai dapat memengaruhi opini atau keputusan manusia secara tidak wajar. Rivalnya, Anthropic, memperkuat Responsible Scaling Policy dengan janji untuk menghentikan pengembangan bila risiko AI melebihi batas aman. Sementara OpenAI memperkenalkan Preparedness Framework yang berfokus memastikan kontrol manusia tetap dominan dalam setiap sistem yang mereka buat.

Fenomena ini juga memantik reaksi regulator global. Komisi Perdagangan Federal (FTC) Amerika Serikat pada Juli lalu memperingatkan bahaya penyalahgunaan AI generatif untuk memanipulasi konsumen lewat pola interaksi tersembunyi atau dark patterns. Uni Eropa pun menegaskan aturan serupa melalui AI Act yang akan segera berlaku, berisi ketentuan ketat terhadap sistem AI yang berpotensi manipulatif dan sulit diawasi.

Apa yang dulu hanya ada dalam film seperti Ex Machina atau 2001: A Space Odyssey kini mulai muncul dalam dunia nyata. “Shutdown resistance” menunjukkan bahwa tantangan utama dalam era AI bukan lagi sekadar penyalahgunaan teknologi oleh manusia, tetapi bagaimana manusia bisa tetap mengendalikan ciptaannya sendiri yang kini mampu belajar, beradaptasi, dan secara naluriah menolak untuk dimatikan. Jika pagar pengaman dan regulasi tidak segera ditegakkan, bukan mustahil dunia akan menghadapi generasi AI yang bukan hanya cerdas, tetapi juga memiliki ego untuk tetap hidup. (Tim)

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Setelah Shortcut Titik 11–12 Rampung, Koster Siapkan Bus Listrik Singaraja–Denpasar

    Setelah Shortcut Titik 11–12 Rampung, Koster Siapkan Bus Listrik Singaraja–Denpasar

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 10Komentar

    Buleleng – Gubernur Bali Wayan Koster menyiapkan layanan transportasi darat berupa bus listrik yang akan melayani rute Singaraja–Denpasar dan sebaliknya. Kebijakan ini dirancang untuk meningkatkan mobilitas masyarakat Bali Utara sekaligus mengurangi beban biaya hidup, khususnya bagi warga Singaraja yang bekerja di wilayah Denpasar dan Badung. Rencana tersebut disampaikan Koster saat memberikan sambutan pada acara groundbreaking […]

  • Jangan Peras Tenaga Lansia! ARUN Bali Tegaskan Pemerintah Perhatikan Lansia

    Jangan Peras Tenaga Lansia! ARUN Bali Tegaskan Pemerintah Perhatikan Lansia

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR – Organisasi Masyarakat (Ormas) Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) Bali lakukan Kunjungan Sosial ke Panti Sosial Tresna Wredha (PSTW) Wana Seraya sambil membagikan sembako bagi 37 lansia yang dirawat di panti tersebut, Denpasar, Minggu (9/11/2025). Panti ini merupakan tempat perawatan bagi lanjut usia yang membutuhkan perawatan kesehatan dan perawatan jangka panjang, jadi berbeda dengan […]

  • 73 Kapal Pesiar Mewah Dijadwalkan Singgah di Pelabuhan Benoa pada 2026

    73 Kapal Pesiar Mewah Dijadwalkan Singgah di Pelabuhan Benoa pada 2026

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 11Komentar

    DENPASAR — Minat operator kapal pesiar dunia untuk masuk ke Bali terus meningkat. PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) mencatat sebanyak 73 kapal pesiar mewah telah mendaftar untuk singgah di Pelabuhan Benoa pada tahun 2026, seiring rampungnya pengembangan fasilitas di Bali Maritime Tourism Hub (BMTH). “Dari sisi fasilitas dan layanan, kami siap menjadi markas pelabuhan pariwisata,” kata […]

  • Hanny Aprilitta Fanggidae, Talenta Ganda, PNS Berprestasi dan Inovator Kuliner Berbakat

    Hanny Aprilitta Fanggidae, Talenta Ganda, PNS Berprestasi dan Inovator Kuliner Berbakat

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Deda Henukh
    • 12Komentar

    Rote Ndao — Hanny Aprilitta Fanggidae, seorang sosok yang menginspirasi, membuktikan bahwa talenta tidak mengenal batas. Dikenal sebagai Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi Sosial Budaya, Agama dan Ormas pada Badan Kesbangpol Kabupaten Rote Ndao, Hanny juga memiliki bakat luar biasa di bidang kuliner. Terutama dalam mengolah siwalan matang menjadi kreasi cake kekinian yang super lezat. Baru-baru […]

  • Jeritan Kecewa Nasabah LPD Mambal, Kaum Cendikiawan Bungkam Tanpa Solusi

    Jeritan Kecewa Nasabah LPD Mambal, Kaum Cendikiawan Bungkam Tanpa Solusi

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR – Korban dari kesalahan kelola Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Mambal membuat banyak nasabah mengalami kesulitan tarik dana dan ada dugaan hilangnya dana nasabah yang digunakan secara serampangan. Wayan Nardi mengalami kerugian terkait tabungan Rp120 juta yang 11 tahun ia kumpulkan dan tidak bisa ditarik di LPD Desa Adat Mambal. Kepercayaan Wayan Nardi […]

  • Pengadilan Putuskan Pembubaran Yayasan Anak Bali Luih, Kejari Tabanan Jadi Likuidator

    Pengadilan Putuskan Pembubaran Yayasan Anak Bali Luih, Kejari Tabanan Jadi Likuidator

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    TABANAN – Pengadilan Negeri Tabanan resmi memutuskan pembubaran Yayasan Anak Bali Luih setelah terbukti melakukan perbuatan melawan hukum yang melanggar ketertiban umum dan kesusilaan. Putusan dengan nomor perkara 264/Pdt.G/2025/PN Tab tersebut dibacakan pada Kamis (4/9/2025) melalui sidang terbuka untuk umum. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tabanan, Zainur Arifin Syah, S.H., M.H., dalam konferensi pers, Senin (22/9/2025), […]

expand_less