Breaking News
light_mode

Gelombang Penolakan Masjid di Fujisawa Picu Perdebatan Toleransi dan Tata Ruang

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Fujisawa, Jepang — Rencana pembangunan sebuah masjid besar di Fujisawa memicu gelombang penolakan dari ribuan warga setempat. Aksi demonstrasi yang berlangsung pada akhir pekan itu menjadi sorotan publik karena menyoroti isu sensitif terkait toleransi beragama, identitas budaya, hingga tata ruang perkotaan di Jepang, pada Minggu (12/4).

Massa aksi berkumpul di pusat kota dengan membawa spanduk penolakan terhadap proyek tersebut. Mereka menyebut aksi ini sebagai bentuk aspirasi warga atas kekhawatiran yang muncul di tengah masyarakat.

Sejumlah alasan disampaikan para demonstran. Selain kekhawatiran terhadap perubahan karakter lingkungan yang selama ini dipengaruhi tradisi Shinto dan Buddhism, warga juga menyoroti potensi dampak praktis seperti kemacetan lalu lintas, kebisingan, hingga penurunan nilai properti di sekitar lokasi pembangunan.

Isu lain yang turut mencuat adalah perbedaan kebiasaan sosial dan keagamaan, termasuk praktik pemakaman serta kebutuhan fasilitas pendukung seperti makanan halal. Lokasi pembangunan yang disebut berdekatan dengan kuil Shinto bersejarah juga menjadi salah satu alasan penolakan.

Di sisi lain, kekhawatiran terkait keamanan dan transparansi perizinan turut disuarakan. Sejumlah warga menilai proses pengambilan keputusan belum sepenuhnya melibatkan masyarakat setempat.

Fenomena ini mencerminkan dinamika yang lebih luas di Jepang, seiring meningkatnya populasi Muslim dalam beberapa tahun terakhir. Pertumbuhan tersebut berasal dari pendatang maupun warga lokal yang memeluk Islam, sehingga memunculkan respons beragam di tengah masyarakat.

Pemerintah kota mengambil sikap hati-hati dalam merespons situasi ini. Di satu sisi, mereka menghadapi tekanan dari warga, sementara di sisi lain tetap berkewajiban menjamin kebebasan beragama sebagaimana diatur dalam konstitusi.

Prof. Azril Azahari. Foto : Ricardo.

Pengamat pariwisata sekaligus Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI), Azril Azahari, menilai polemik tersebut seharusnya dapat diselesaikan melalui pendekatan regulatif dan teknis, Selasa (14/4).

Menurutnya, selama pembangunan berada di zona yang diperbolehkan, proyek tersebut tidak semestinya menjadi persoalan. Ia mencontohkan keberadaan masjid di kota lain seperti Yokohama yang dapat berjalan tanpa konflik berarti.

Azril juga menyoroti bahwa sejumlah kekhawatiran warga sebenarnya bisa diatasi, seperti pengelolaan limbah melalui sistem yang memadai, pengaturan volume pengeras suara, hingga penyediaan lahan parkir untuk mencegah kemacetan.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa polemik semacam ini berpotensi berdampak pada citra Jepang, khususnya dalam upaya mengembangkan pariwisata ramah Muslim yang selama ini terus digencarkan.

Sementara itu, kelompok yang mendukung pembangunan masjid juga menggelar aksi tandingan. Mereka menilai penolakan tersebut berpotensi mengarah pada diskriminasi terhadap komunitas Muslim.
Ketegangan antara kedua kelompok sempat terjadi meski dalam skala terbatas. Aparat kepolisian dikerahkan untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Peristiwa di Fujisawa menegaskan adanya tarik-menarik antara hak minoritas untuk beribadah, kekhawatiran masyarakat lokal, serta tantangan menjaga kohesi sosial di tengah masyarakat yang semakin plural.

Dialog terbuka dan pendekatan inklusif dinilai menjadi kunci untuk meredakan ketegangan dan mencari titik temu bagi semua pihak.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (3)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga RT 24 Kauman Babadan Hidupkan Cinta Budaya Nusantara

    Warga RT 24 Kauman Babadan Hidupkan Cinta Budaya Nusantara

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 12Komentar

    YOGYAKARTA – Menyambut HUT ke-80 Republik Indonesia, warga RT 24 Kauman Babadan, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, menunjukkan semangat guyub rukun dengan mengangkat tema Cinta Budaya Nusantara. Melalui beragam kreasi, masyarakat setempat berusaha menghidupkan kembali nilai-nilai budaya Jawa sekaligus mengenalkan warisan leluhur kepada generasi muda. RT 24 Kauman Babadan terletak di kawasan bersejarah, hanya sekitar 5 kilometer […]

  • UMK Denpasar Jomplang dengan Kebutuhan Hidup Layak, Gung De: Tekanan Ekonomi Jadi Bom Waktu Sosial

    UMK Denpasar Jomplang dengan Kebutuhan Hidup Layak, Gung De: Tekanan Ekonomi Jadi Bom Waktu Sosial

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    DENPASAR – Tingginya angka bunuh diri di Bali, khususnya di Kota Denpasar, dinilai bukan sekadar persoalan kesehatan mental, melainkan dampak langsung dari tekanan ekonomi yang kian menyesakkan. Jurang lebar antara Upah Minimum Kota (UMK) dan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) disebut sebagai pemicu utama stres rumah tangga yang berujung pada krisis sosial serius. Anak Agung Gede […]

  • Pergub Bali Energi Bersih Jalan di Tempat, Ambisi Pulau Hijau Tersendat Implementasi

    Pergub Bali Energi Bersih Jalan di Tempat, Ambisi Pulau Hijau Tersendat Implementasi

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    DENPASAR – Lebih dari lima tahun sejak diterbitkannya Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih, transformasi menuju pulau yang mandiri energi dan ramah lingkungan dinilai belum menunjukkan hasil signifikan. Berbagai target pengembangan energi terbarukan, pemanfaatan energi bersih di sektor pariwisata, hingga penerapan bangunan hijau masih berjalan jauh dari harapan. Padahal, […]

  • Gadis 15 Tahun Asal Siakin Derita Lupus, Butuh Uluran Tangan untuk Transportasi Berobat ke RS Sanglah

    Gadis 15 Tahun Asal Siakin Derita Lupus, Butuh Uluran Tangan untuk Transportasi Berobat ke RS Sanglah

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 11Komentar

    BALI – Panggilan kemanusiaan datang dari pelosok Desa Siakin, Kecamatan Kintamani, Bangli. Seorang remaja perempuan bernama Kadek Bunga Berliana (15 tahun) tengah berjuang melawan penyakit lupus atau secara medis dikenal sebagai autoimun SLE (Systemic Lupus Erythematosus), yang telah dideritanya sejak duduk di bangku kelas 6 SD. Penyakit ini menyebabkan Bunga harus berhenti sekolah dan menjalani […]

  • Idul Adha Penuh Kebersamaan, Kejari Badung Gelar Sholat Eid dan Tebar Qurban untuk Warga

    Idul Adha Penuh Kebersamaan, Kejari Badung Gelar Sholat Eid dan Tebar Qurban untuk Warga

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    BADUNG — Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai peringatan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di lingkungan Kejaksaan Negeri Badung, Selasa (27/5/2026). Untuk kedua kalinya, institusi tersebut menggelar Sholat Idul Adha bersama masyarakat sekaligus kegiatan pemotongan hewan qurban di halaman kantor Kejari Badung, Mengwi. Sejak pagi hari, ratusan jamaah mulai memadati area pelaksanaan sholat. Tidak […]

  • Viral! Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Tak Persoalkan Bendera One Piece di HUT RI

    Viral! Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Tak Persoalkan Bendera One Piece di HUT RI

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 22Komentar

    JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mendadak viral setelah menyatakan tidak mempermasalahkan keberadaan bendera bajak laut Jolly Roger dari anime One Piece yang dikibarkan di momen Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Kemerdekaan RI. Pernyataan ini disampaikannya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/8/2025). “Benderanya itu enggak ada masalah,” ujar Dasco, […]

expand_less