Breaking News
light_mode

Obligasi Global Diserbu Investor, Purbaya Optimistis Rupiah Kembali Menguat

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis nilai tukar rupiah akan kembali menguat dalam waktu dekat setelah penerbitan surat utang global pemerintah mendapat respons positif dari investor internasional.

Dalam sebuah festival finansial yang digelar secara daring dari Yogyakarta, Jumat (22/5/2026), Purbaya mengungkapkan pemerintah berhasil menghimpun dana sekitar US$3,4 miliar dari penerbitan global bond pekan ini. Nilai tersebut terdiri atas US$2 miliar dari obligasi berdenominasi dolar AS dan sekitar US$1,25 miliar dari obligasi euro.

Menurut dia, masuknya dana hasil penerbitan obligasi tersebut ke dalam negeri pada pekan depan diperkirakan akan menambah pasokan devisa dan membantu menopang penguatan rupiah.

“Kalau dana itu masuk minggu depan, suplai dolar di dalam negeri akan bertambah. Saya tekankan lagi, rupiah akan menguat,” ujar Purbaya.

Ia menjelaskan, obligasi global tersebut diterbitkan dengan tenor lima tahun dan sepuluh tahun. Pemerintah juga menilai tingkat imbal hasil (yield) yang ditawarkan masih kompetitif sehingga mampu menarik minat investor asing.

Purbaya menilai tingginya minat investor menjadi sinyal bahwa pasar internasional masih menaruh kepercayaan terhadap fundamental ekonomi Indonesia di tengah berbagai kekhawatiran global.

“Ketika orang-orang di Indonesia ribut katanya kita mau krisis, ternyata asing masih percaya kepada kita. Yield-nya juga tidak naik signifikan, artinya mereka melihat ekonomi Indonesia tetap kuat,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Purbaya kembali menegaskan target pemerintah untuk mendorong nilai tukar rupiah menuju kisaran Rp15.000 per dolar Amerika Serikat dalam beberapa waktu mendatang.

Pernyataan itu disampaikan di tengah tekanan yang masih membayangi mata uang Garuda dalam beberapa pekan terakhir. Rupiah sebelumnya sempat menyentuh level terendah sepanjang sejarah di atas Rp17.700 per dolar AS.

Meski demikian, pergerakan rupiah pada perdagangan Jumat pagi masih berada di zona negatif. Berdasarkan perdagangan pasar spot, rupiah dibuka melemah 0,11 persen ke posisi Rp17.673 per dolar AS. Tidak lama kemudian, pelemahan berlanjut hingga 0,27 persen ke level Rp17.702 per dolar AS pada pukul 09.13 WIB.

Tekanan terhadap rupiah juga terjadi seiring pelemahan sejumlah mata uang Asia lainnya seperti won Korea Selatan, ringgit Malaysia, yen Jepang, dolar Singapura, baht Thailand, dan dolar Hong Kong. Sementara itu, peso Filipina, dolar Taiwan, dan yuan China tercatat bergerak menguat.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (5)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atiwa-tiwa Desa Adat Kemenuh Upacarai 54 Sawa, Libatkan Kelompok Serati untuk Efisiensi Waktu dan Biaya

    Atiwa-tiwa Desa Adat Kemenuh Upacarai 54 Sawa, Libatkan Kelompok Serati untuk Efisiensi Waktu dan Biaya

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 13Komentar

    GIANYAR – Sebagai rutinitas 3 tahunan, Desa Adat Kemenuh di Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, kembali menyelenggarakan Atiwa-tiwa Masa Kinembulan. Rangkaian upacara diawali dengan mapakeling pada 19 Juni 2025, sedangkan puncak ngaben pada Kamis, 26 Juni 2025. Karya Atiwa-tiwa Desa Adat Kemenuh tahun 2025 mengupacarai sebanyak 54 sawa. Pelaksanaan upacara ini melibatkan tiga banjar adat yang […]

  • FKUB dan Kemenag Rote Ndao Dukung Penerapan SIO ESA untuk Ormas Keagamaan

    FKUB dan Kemenag Rote Ndao Dukung Penerapan SIO ESA untuk Ormas Keagamaan

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 7Komentar

    ROTE NDAO – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama Kementerian Agama Kabupaten Rote Ndao menyatakan dukungan penuh terhadap penerapan Sistem Informasi Pelaporan Organisasi Kemasyarakatan (SIO ESA) bagi organisasi kemasyarakatan (Ormas) keagamaan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola Ormas di wilayah tersebut. SIO ESA hadir sebagai inovasi dalam pendataan dan pelaporan kegiatan […]

  • Kasus Sing Ken Ken Boutique Hotel Bongkar Dugaan Kolusi Oknum Kurator, Bank, dan Aparat Hukum

    Kasus Sing Ken Ken Boutique Hotel Bongkar Dugaan Kolusi Oknum Kurator, Bank, dan Aparat Hukum

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 16Komentar

    MENGGEMPUR MAFIA PAILIT! JAKARTA – Aroma busuk mafia peradilan kembali tercium tajam dalam kasus kepailitan Sing Ken Ken Boutique Hotel di kawasan Legian–Seminyak, Kabupaten Badung, Bali. Hotel mewah yang dulunya berdiri megah di Jalan Arjuna No. 1 kini tinggal puing-puing, setelah asetnya diduga digerogoti oleh oknum yang seharusnya menjaga, bukan menguras. Kasus ini bermula dari […]

  • 6.500 Mahasiswa Baru Resmi Ikuti PKKMB Prabhu Udayana 2025, Rektor Pastikan Tanpa Kekerasan

    6.500 Mahasiswa Baru Resmi Ikuti PKKMB Prabhu Udayana 2025, Rektor Pastikan Tanpa Kekerasan

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 6Komentar

    Jimbaran, 12 Agustus 2025 – Sebanyak 6.500 mahasiswa baru resmi mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Prabhu Udayana 2025 yang digelar Universitas Udayana (Unud) pada 12–13 Agustus di Kampus Jimbaran. Acara pembukaan berlangsung di Auditorium Widya Sabha dan dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, serta pimpinan universitas. Peserta terdiri dari 6.372 mahasiswa […]

  • “Maaf TPA Suwung Naik ke Tahap Penyidikan”, Menteri LH Tegaskan Pengelolaan Sampah Bali Tak Bisa Lagi Ditunda

    “Maaf TPA Suwung Naik ke Tahap Penyidikan”, Menteri LH Tegaskan Pengelolaan Sampah Bali Tak Bisa Lagi Ditunda

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Kasus pengelolaan sampah di TPA Suwung kini memasuki babak baru. Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengungkapkan bahwa status penanganan kasus TPA tersebut telah meningkat dari penyelidikan menjadi penyidikan. Peningkatan status hukum itu dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup bersama penyidik Badan Reserse Kriminal Polri setelah menemukan indikasi kuat terkait dugaan pencemaran lingkungan di […]

  • Letkol Teddy Indra Wijaya Laporkan Kekayaan Rp15,38 Miliar di Usia 36 Tahun, Tanpa Utang

    Letkol Teddy Indra Wijaya Laporkan Kekayaan Rp15,38 Miliar di Usia 36 Tahun, Tanpa Utang

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    JAKARTA – Perwira menengah TNI Angkatan Darat, Letnan Kolonel Teddy Indra Wijaya, mencatatkan total kekayaan sebesar Rp15,38 miliar tanpa memiliki utang. Data tersebut terungkap dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai laporan khusus awal masa jabatan. Teddy Indra Wijaya yang kini berusia 36 tahun menjabat sebagai Sekretaris […]

expand_less