Breaking News
light_mode

Dr. Ichsanuddin Noorsy: Konflik AS–Israel vs Iran Bukan Sekadar Nuklir, tapi Perebutan Kendali Teluk

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Ekonom politik Dr. Ichsanuddin Noorsy menilai konflik antara Amerika Serikat dan Israel menghadapi Iran tidak bisa dilihat secara sederhana sebagai isu senjata nuklir semata. Dalam sebuah wawancara podcast, ia menyebut eskalasi yang terjadi merupakan bagian dari pertarungan geopolitik panjang untuk menguasai kawasan Teluk yang strategis secara energi dan militer.

Menurutnya, publik awam kerap melihat hanya dua kemungkinan: ambisi Amerika Serikat menguasai minyak atau kepentingan Israel memperluas pengaruh teritorialnya. Namun, ia menekankan bahwa realitasnya jauh lebih kompleks.

“Iran bukan sekadar berhadapan dengan Israel. Dalam banyak hal, Israel adalah representasi kepentingan Amerika di kawasan. Maka ketika keduanya bergerak, itu adalah satu tarikan kepentingan geopolitik yang sama,” ujarnya.

Perebutan Kawasan Teluk dan Selat Hormuz

Noorsy menyoroti arti penting Selat Hormuz sebagai jalur vital distribusi energi dunia. Ia menyebut sekitar 5,9 juta barel minyak per hari melintasi jalur tersebut menuju berbagai negara, termasuk ke Asia Timur.

“Kalau kawasan Teluk bisa dikuasai penuh tanpa hambatan Iran, maka kontrol energi global akan semakin terkonsolidasi. Di sinilah letak persoalan strategisnya,” kata dia.

Iran, lanjutnya, sejak Revolusi Islam 1979 konsisten mengambil posisi berseberangan dengan kebijakan luar negeri Amerika. Sejak saat itu hingga kini, berbagai sanksi ekonomi dan embargo dijatuhkan, tetapi tidak pernah benar-benar melumpuhkan Teheran.

Sanksi yang Berbalik Menjadi Daya Tahan

Noorsy menyebut narasi di Iran bahkan berkembang menjadi bentuk perlawanan psikologis.

“Ada ungkapan di sana, ‘Your sanctions are our blessing, your embargo is our blessing.’ Artinya, tekanan justru dipakai untuk membangun kemandirian,” ujarnya.

Ia mencontohkan pengembangan teknologi drone dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) Iran yang dinilai semakin canggih dalam beberapa tahun terakhir. Sanksi panjang disebutnya memaksa Iran memperkuat industri dalam negeri, termasuk sektor militer dan energi.

Isu Nuklir dan Perubahan Rezim

Terkait tudingan pengayaan uranium, Noorsy menyinggung laporan bahwa Iran sempat memiliki sekitar 440 kilogram uranium hasil pengayaan pada 2025, meski belum pada tingkat siap pakai sebagai senjata nuklir. Ia membandingkan dengan sejarah bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki saat Perang Dunia II, yang disebut menggunakan material dalam jumlah jauh lebih kecil.

Namun, ia menilai isu nuklir sering kali menjadi pintu masuk tekanan politik yang lebih besar, yakni mendorong perubahan rezim di Teheran.

“Kalau alasannya nuklir, pertanyaannya apakah betul itu murni soal keamanan global? Atau ada agenda untuk mengganti kepemimpinan di bawah Ali Khamenei?” katanya.

Ia menggambarkan sikap kepemimpinan Iran yang menurutnya tetap menunjukkan resistensi kuat meski dihantam sanksi dan tekanan militer.

Dampak Ekonomi Global

Di sisi lain, Noorsy mengingatkan bahwa konflik berkepanjangan akan berdampak luas terhadap ekonomi global, termasuk tekanan terhadap nilai tukar, industri manufaktur, sistem pembayaran internasional, hingga meningkatnya angka pengangguran di berbagai negara.

Ia menyinggung indikator seperti Purchasing Managers’ Index (PMI) di sejumlah negara besar yang bergerak di bawah level 50—menandakan kontraksi sektor manufaktur. Kondisi itu, menurutnya, mempersempit ruang fiskal dan memperbesar risiko ketimpangan sosial.

“Kelas menengah bisa tertekan, angka kemiskinan meningkat, dan ruang fiskal negara makin sempit. Dalam situasi seperti itu, APBN harus benar-benar dilihat dari sisi distribusi, stabilisasi, dan alokasi agar tetap memberi manfaat besar bagi rakyat,” ujarnya.

Bukan Sekadar Konflik Regional

Noorsy menegaskan, ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran bukan sekadar konflik regional biasa, melainkan cerminan pertarungan struktur kekuasaan global yang berkaitan erat dengan energi, sistem keuangan, dan arah tatanan dunia.

“Selama kepentingan strategis di kawasan Teluk belum menemukan titik keseimbangan, potensi eskalasi akan selalu ada,” pungkasnya.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (3)

  • Pansy

    Woah! I’m really loving the template/theme of this website.
    It’s simple, yet effective. A lot of times it’s hard to get that “perfect balance” between usability and
    visual appeal. I must say that you’ve done a very good job with this.
    Also, the blog loads extremely quick for me on Safari.
    Exceptional Blog!

    My page … homepage

    Balas29 Juni 2026 10:07 PM
  • Miles

    I don’t ecen undertand hhow I finiished uup here, however I thiught thhis posxt wwas good.
    I ddo not recognize who you are howeveer definitelyy yoou aree goking too a famouss bloggsr hould yoou
    aren’t already. Cheers!

    my site cnhub.xyz

    Balas23 Mei 2026 2:52 PM
  • Karine

    References:

    Zodiac online

    References:
    https://analnoe.com/user/suitcrop40/

    Balas27 Maret 2026 5:40 AM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inovasi Hidrogel Baru Tingkatkan Kepadatan Tulang hingga Lima Kali Lipat

    Inovasi Hidrogel Baru Tingkatkan Kepadatan Tulang hingga Lima Kali Lipat

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Sebuah terobosan terbaru di bidang medis berhasil menciptakan hidrogel revolusioner yang mampu meningkatkan kepadatan tulang secara signifikan. Hidrogel ini dibuat dari perpaduan unik asam hialuronat dan nanopartikel hidroksiapatit, dua komponen yang dikenal kompatibel dengan jaringan tubuh manusia. Dengan struktur yang menyerupai tulang alami, hidrogel ini mampu menempel dan menyatu secara optimal pada jaringan […]

  • Refleksi Hidup Man Tayax: Dari Kurang Bersyukur Menuju Kesadaran Diri dan Lelaku Bermakna

    Refleksi Hidup Man Tayax: Dari Kurang Bersyukur Menuju Kesadaran Diri dan Lelaku Bermakna

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    I Nyoman Sukataya / Man Tayax DENPASAR – Sebuah refleksi mendalam tentang perjalanan hidup dan kesadaran diri disampaikan oleh sosok yang dikenal dengan nama Man Tayax. Dalam perenungannya, ia mengakui bahwa salah satu kekurangan terbesar dalam hidupnya adalah masih kurangnya rasa syukur, meskipun perjalanan panjang kehidupan telah memberinya banyak pelajaran berharga. Ia mengungkapkan, setiap fase […]

  • AWDI Perkuat Konsolidasi di Bali, Dorong Percepatan Struktur dan Literasi Public Speaking Generasi Muda

    AWDI Perkuat Konsolidasi di Bali, Dorong Percepatan Struktur dan Literasi Public Speaking Generasi Muda

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    DENPASAR – Wakil Ketua Umum DPP Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI), Vaza Fernantha, melakukan kunjungan silaturahmi ke DPW AWDI Bali sebagai bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi di daerah. Dalam pertemuan tersebut, ia diterima oleh Sekretaris DPW AWDI Bali, I Made Richy Ardhana Yasa yang akrab disapa Ray. Sementara itu, Ketua DPW AWDI Bali berhalangan […]

  • Maha Shivaratri 2026 di Isha Yoga Centre, Sadhguru Pimpin Meditasi Tengah Malam

    Maha Shivaratri 2026 di Isha Yoga Centre, Sadhguru Pimpin Meditasi Tengah Malam

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Siaran Langsung Mulai Pukul 18.00 DENPASAR – Perayaan Maha Shivaratri 2026 akan digelar pada 15 Februari 2026, bertepatan dengan malam tergelap dalam kalender lunar Hindu yang diyakini memiliki makna spiritual mendalam. Festival suci yang dipersembahkan bagi Dewa Siwa ini diperingati umat Hindu melalui puasa, doa, meditasi, serta tirakatan semalam suntuk di berbagai wilayah India maupun […]

  • FBI Turun Tangan Uji Barang Bukti Kasus Febrie Adriansyah

    FBI Turun Tangan Uji Barang Bukti Kasus Febrie Adriansyah

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    FBI, Secret Service, Bank Indonesia, dan otoritas terkait memverifikasi dolar AS, dolar Singapura, serta emas batangan sebelum berkas perkara dugaan korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah dilimpahkan ke Kejaksaan Agung. JAKARTA – Penanganan perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, memasuki tahapan […]

  • Perjuangan Panjang 7 Tahun Berbuah Kemenangan, Turah Oka Jero Kepisah Bebas dari Jerat Pidana

    Perjuangan Panjang 7 Tahun Berbuah Kemenangan, Turah Oka Jero Kepisah Bebas dari Jerat Pidana

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Ray
    • 117Komentar

    DENPASAR – Pertama yang perlu diapresiasi adalah masih adanya kemurnian kebenaran dalam proses Pengadilan Negeri Denpasar, sejak adanya banyak pengaduan masyarakat terhadap kinerjanya. Teka-teki panjang perkara dugaan pemalsuan silsilah yang menyeret Anak Agung Ngurah Oka dari Jero Kepisah akhirnya menemukan babak penentuan. Dalam sidang yang telah berjalan selama 9 bulan, vonis di Pengadilan Negeri Denpasar, […]

expand_less