Satpol PP Bali dan Komunitas Lingkungan Bersihkan Sampah Plastik di Mangrove Batu Lumbang
- account_circle Ray
- calendar_month 9 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DENPASAR – Puluhan personel gabungan menggelar aksi bersih-bersih sampah plastik di kawasan mangrove Batu Lumbang, Pesanggaran, Denpasar, Jumat (22/5) pagi. Kegiatan yang dilakukan menggunakan kano tersebut melibatkan Satpol PP Provinsi Bali, Ditpolairud Polda Bali, Yayasan Sintesia Animalia Indonesia (SAI), UPTD Tahura, komunitas Kawan Alam, hingga kelompok nelayan setempat.
Aksi sosial itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-76 Satpol PP dan HUT ke-64 Satlinmas. Para peserta menyusuri area mangrove untuk mengangkat sampah plastik yang tersangkut di akar-akar pohon mangrove.
Kasatpol PP Provinsi Bali, Dewa Nyoman Rai Dharmadi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem mangrove yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan alam dan kawasan pesisir.
Menurutnya, sampah plastik yang terbawa aliran sungai hingga bermuara ke laut menjadi ancaman serius bagi kelestarian hutan mangrove. Karena itu, penanganan persoalan sampah membutuhkan keterlibatan semua pihak.
“Permasalahan sampah tidak bisa diselesaikan sendiri. Jika sampah dibuang dari hulu sungai, akhirnya akan bermuara ke laut dan berdampak pada kawasan mangrove,” ujarnya.
Dewa Dharmadi menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Ia menegaskan, menjaga alam Bali merupakan tanggung jawab bersama demi keberlanjutan ekosistem di masa mendatang.
Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh instansi dan komunitas yang ikut terlibat dalam aksi sosial tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi langkah positif dalam memperkuat upaya pelestarian lingkungan di Bali.
Sementara itu, Kabagbinops Ditpolairud Polda Bali, AKBP Agung Purnama, yang mewakili Dirpolairud Polda Bali, menyampaikan ucapan selamat atas HUT Satpol PP dan Satlinmas. Ia berharap sinergi antarinstansi terus terjalin dalam menjaga keamanan sekaligus kelestarian lingkungan di Bali.
Menurut Agung Purnama, kegiatan bersih-bersih sampah plastik tersebut sejalan dengan program Korpolairud Baharkam Polri dalam menjaga ekosistem pesisir dan laut, termasuk kawasan mangrove, padang lamun, terumbu karang, serta wilayah pasang surut.
Founder Kawan Alam, Henny Paula Sitohang, turut mengapresiasi aksi nyata yang dilakukan Satpol PP Bali bersama personel gabungan. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi contoh konkret kepedulian terhadap lingkungan.
“Kami sangat menghargai aksi nyata seperti ini. Bukan hanya sebatas ajakan, tetapi benar-benar diwujudkan melalui tindakan langsung di lapangan,” katanya.
Apresiasi serupa disampaikan Direktur Yayasan Sintesia Animalia Indonesia, Jovand Imanuel Calvary. Ia menilai kawasan mangrove memiliki fungsi strategis sebagai habitat satwa, pelindung pantai, sekaligus penyangga keseimbangan lingkungan.
Menurutnya, menjaga kebersihan kawasan mangrove dari sampah plastik merupakan tanggung jawab bersama. Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan demi terciptanya ekosistem yang sehat dan berkelanjutan.
Dukungan juga datang dari Kelompok Nelayan Segara Guna Batu Lumbang. Wakil Kelompok Nelayan Segara Guna sekaligus Manager Ekowisata Mangrove Batu Lumbang, Wayan Pasek Pastika, mengaku sangat terbantu dengan kegiatan bersih-bersih yang dilakukan personel gabungan.
Ia mengatakan, setiap hari sedikitnya 12 orang melakukan pembersihan di kawasan tersebut. Namun, tingginya volume sampah plastik membuat dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan.
“Kami merasa sangat terbantu karena sampah plastik di kawasan ini memang cukup banyak, terutama sampah anorganik,” ujarnya.
Editor – Ray

Saat ini belum ada komentar