Breaking News
light_mode

Investasi Berbasis Sosial Jadi Spirit Pembangunan Bandara Bali Utara

  • account_circle Ray
  • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MATARAM — Gagasan pembangunan Bandara Internasional Bali Utara tidak hanya diarahkan sebagai proyek infrastruktur semata, tetapi juga didorong menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat lokal.

Hal itu disampaikan CEO PT BIBU Panji Sakti, Erwanto Sad Adiatmoko Hariwibowo, dalam kuliah umum bertema “Investasi Sosial sebagai Penggerak Ekonomi Kerakyatan dalam Pembangunan Bandara Bali Utara” di Ruang Sidang Senat Universitas Mataram (Unram), Kamis, 7 Mei 2026.

Kuliah umum yang dihadiri sekitar 200 peserta dari kalangan mahasiswa, dosen, hingga tokoh masyarakat itu berlangsung interaktif selama hampir dua jam. Acara dibuka Rektor Unram Prof. Dr. Sukardi dan dimoderatori Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Sitti Hilyana.

Dalam paparannya, Erwanto menegaskan bahwa bisnis tidak semata berbicara mengenai keuntungan finansial, melainkan juga nilai kemanusiaan dan manfaat sosial.

“Bisnis bukan cuma tentang profit. Tapi tentang amanah, manfaat, dan keberkahan,” ujar Erwanto disambut tepuk tangan peserta.

Ia menjelaskan, pembangunan Bandara Bali Utara di Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, dirancang menggunakan pendekatan investasi sosial. Konsep tersebut, menurutnya, menempatkan masyarakat sebagai bagian utama dari pembangunan, bukan sekadar objek terdampak proyek.

Salah satu konsep yang ditawarkan adalah pengembangan kawasan Aerotropolis seluas sekitar 20 ribu hektar tanpa mengambil alih kepemilikan lahan masyarakat.

“Tanah warga tidak diambil alih dan tidak dipindahtangankan. Skemanya berupa sewa dengan pengelolaan dipercayakan kepada PT BIBU, sehingga masyarakat tetap menjadi pemilik aset,” katanya.

Menurut Erwanto, pendekatan itu dipilih untuk menghindari dampak sosial yang selama ini kerap muncul dalam proyek-proyek besar, terutama hilangnya ruang hidup masyarakat lokal akibat alih fungsi lahan.

Ia juga menekankan bahwa pembangunan di Bali tidak cukup hanya memenuhi aspek legal formal, tetapi juga harus diterima secara sosial dan budaya oleh masyarakat adat.

“Di Bali, pembangunan tidak cukup hanya legal secara administrasi. Ia juga harus diterima secara adat dan budaya,” ujarnya.

Erwanto menyebut dukungan sosial terhadap proyek tersebut telah ditunjukkan oleh 13 desa di Kecamatan Kubutambahan melalui prosesi adat yang melibatkan perbekel, penglingsir, dan tokoh agama di Kabupaten Buleleng.

Selain fokus pada pembangunan infrastruktur, PT BIBU juga mulai melakukan pemberdayaan masyarakat melalui sektor pendidikan dan ekonomi kreatif. Salah satunya melalui kerja sama dengan SMK Taruna Mandara Singaraja guna menyiapkan sumber daya manusia di bidang aviasi.

“Kami tidak ingin masyarakat lokal hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri,” kata Erwanto.

PT BIBU juga melakukan pembinaan terhadap pengrajin di Desa Bengkala dengan membuka akses pasar domestik dan internasional. Sementara untuk masyarakat nelayan di pesisir Kubutambahan, perusahaan mengaku melakukan pendekatan persuasif serta kajian teknis terkait dampak pembangunan terhadap aktivitas melaut.

Menurut Erwanto, lokasi pembangunan bandara dipilih karena tidak mengganggu jalur tangkap ikan maupun ekosistem terumbu karang. Proyek tersebut, lanjut dia, juga telah memperoleh persetujuan teknis dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Bahkan, PT BIBU disebut telah memesan tiga unit pesawat amfibi N-219 untuk mendukung distribusi hasil laut dari sentra nelayan menuju pasar ekspor.

“Ikan, rumput laut, dan hasil budidaya harus bisa terhubung langsung dengan pasar global. Infrastruktur udara harus memberi manfaat langsung bagi rakyat,” ujarnya.

Rektor Universitas Mataram, Prof. Dr. Sukardi, menilai pendekatan pembangunan yang dipaparkan PT BIBU menarik karena mencoba menghadirkan keseimbangan antara investasi, keberlanjutan sosial, dan pemberdayaan masyarakat.

“Pembangunan masa depan membutuhkan keseimbangan antara investasi, keberlanjutan sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Perspektif seperti ini penting dipelajari mahasiswa,” kata Sukardi.
Di akhir kuliah umum, Erwanto kembali menegaskan bahwa pembangunan Bandara Bali Utara harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.

“Kalau sebuah investasi hanya membuat perusahaan tumbuh, itu biasa. Tapi kalau investasi membuat masyarakat ikut tumbuh, itu baru memiliki arti,” katanya.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (1)

  • 💷 The balance is 36,887.25 USDT. Get ➤➤➤ graph.org/BALANCE-3682444-USD-04-21-6?hs=c3800dd68b168a3ee0c318eed42d67f9& 💷

    7k7tr0

    Balas17 Mei 2026 12:03 AM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasat Pol PP Bali Bantah Absen di RDP Pansus TRAP, Tegaskan Hadir dan Ikuti Rapat Bersama BTID

    Kasat Pol PP Bali Bantah Absen di RDP Pansus TRAP, Tegaskan Hadir dan Ikuti Rapat Bersama BTID

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Ray
    • 5Komentar

    DENPASAR — Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Bali, Dewa Nyoman Rai Darmadi, membantah isu yang menyebut dirinya tidak menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali bersama PT Bali Turtle Island Development (BTID), Senin (11/5/2026). Di sela-sela jalannya rapat di Gedung DPRD Bali, Kasat […]

  • Terbongkar Dugaan Korupsi Dana Desa, Rehab Embung Siluman Jadi Proyek Baru! Junus Fanggi Terlibat?   

    Terbongkar Dugaan Korupsi Dana Desa, Rehab Embung Siluman Jadi Proyek Baru! Junus Fanggi Terlibat?  

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Deda Henukh
    • 19Komentar

    Rote Ndao – Warga Desa Persiapan Fia Fangga, Kecamatan Rote Barat Daya ( RBD) Kabupaten Rote Ndao Nusa Tenggara Timur (NTT) dibuat resah akibat proyek rehabilitasi Embung Keka Oedale yang diduga bermasalah. Penampungan air embung yang seharusnya memenuhi kebutuhan petani, justru tidak berfungsi optimal.   Pengaduan Warga Seorang tokoh pemuda Desa Persiapan Fia Fangga yang […]

  • Bali Relaxing Resort & Spa, Destinasi Romantis di Tepi Pantai Tanjung Benoa

    Bali Relaxing Resort & Spa, Destinasi Romantis di Tepi Pantai Tanjung Benoa

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Ray
    • 11Komentar

    Celebrate Love, Relaxation, and Ocean Serenity TANJUNG BENOA – Bayangkan sebuah liburan di mana deburan ombak menjadi alunan musik alami, angin laut berhembus lembut, dan matahari terbenam melukis langit dengan semburat keemasan. Gambaran inilah yang nyata terasa saat berkunjung ke Bali Relaxing Resort (BRR) & Spa, sebuah oase ketenangan di kawasan elit Nusa Dua yang […]

  • Apakah Tuhan Marah Kalau Kita Jarang Sembahyang? Ini Penjelasan dalam Ajaran Hindu

    Apakah Tuhan Marah Kalau Kita Jarang Sembahyang? Ini Penjelasan dalam Ajaran Hindu

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    Denpasar — Pertanyaan mengenai apakah Tuhan akan marah ketika umat jarang melakukan sembahyang kerap muncul di tengah masyarakat. Dalam perspektif ajaran Hindu, hal tersebut dipandang bukan sebagai persoalan emosi Tuhan, melainkan berkaitan dengan kondisi batin manusia itu sendiri. Dalam ajaran Hindu, Tuhan atau Ida Sang Hyang Widhi Wasa diyakini sebagai sumber kasih yang tidak terbatas. […]

  • Ugrasena Tegaskan Bandara Bali Harus di Utara, Bukan Dialihkan ke Barat!

    Ugrasena Tegaskan Bandara Bali Harus di Utara, Bukan Dialihkan ke Barat!

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Mega Terorisawati
    • 2Komentar

    BULELENG – Suara tegas kembali bergema dari utara Bali. Ugrasena menolak keras wacana pengalihan proyek Bandara Internasional Bali Utara ke wilayah Bali Barat, termasuk rencana menjadikan kawasan tersebut sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Menurutnya, langkah itu bukan hanya keluar jalur dari semangat pemerataan pembangunan, tetapi juga mencederai arah besar “Membangun Bali” yang seharusnya mendahulukan wilayah-wilayah […]

  • Liburan Hemat di Jimbaran, FOX Jimbaran Beach Bali Tawarkan Paket Menginap 4 Hari Mulai Rp2,7 Juta

    Liburan Hemat di Jimbaran, FOX Jimbaran Beach Bali Tawarkan Paket Menginap 4 Hari Mulai Rp2,7 Juta

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    BADUNG, BALI – Industri pariwisata Bali kembali menggeliat dengan berbagai inovasi penawaran akomodasi. Salah satunya datang dari FOX Jimbaran Beach Bali yang menghadirkan program promo bertajuk Best Deal Moment Package, menyasar wisatawan yang ingin menikmati liburan hemat tanpa mengorbankan kenyamanan. Paket ini menawarkan pengalaman menginap selama empat hari tiga malam dengan harga mulai Rp2.770.000 nett. […]

expand_less