Breaking News
light_mode

Bali Siapkan Tiga Pelabuhan Baru, Strategi Urai Kemacetan Logistik dari Barat Pulau

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar — Pemerintah Provinsi Bali tengah menyiapkan cetak biru pembangunan tiga pelabuhan strategis guna mengurangi penumpukan arus kendaraan logistik yang selama ini terpusat di wilayah barat pulau. Kebijakan ini menjadi bagian dari penataan sistem transportasi darat dan laut yang lebih terintegrasi.

Gubernur Bali, Wayan Koster, mengungkapkan bahwa lokasi yang tengah dikaji meliputi wilayah Sangsit di Buleleng, Amed di Karangasem, serta Kusamba di Klungkung. Pernyataan tersebut disampaikan dalam agenda di Gedung Ksirarnawa, Denpasar, Kamis.

Menurut Koster, pembangunan pelabuhan ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada jalur logistik yang selama ini bertumpu pada Pelabuhan Gilimanuk. Ia menilai kepadatan angkutan barang di titik tersebut telah memicu kemacetan panjang sekaligus mempercepat kerusakan infrastruktur jalan.

Selain membuka tiga titik baru, pemerintah provinsi juga akan mengoptimalkan peran Pelabuhan Celukan Bawang sebagai bagian dari jaringan distribusi logistik. Skema pendanaan proyek direncanakan melalui kombinasi investasi swasta dan dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Koster menjelaskan, konsep pengembangan pelabuhan ini difokuskan pada fungsi utama sebagai titik bongkar muat barang, tanpa pembangunan fasilitas terminal yang bersifat mewah. Dengan demikian, efisiensi distribusi logistik dapat menjadi prioritas utama.

Lebih lanjut, Dinas Perhubungan diminta untuk merancang konektivitas rute penyeberangan langsung dari Pelabuhan Ketapang menuju Bali bagian utara dan timur. Skema ini diharapkan mampu memangkas waktu tempuh kendaraan logistik serta mengurangi beban lalu lintas di jalur konvensional.

“Ke depan, truk logistik dari Ketapang tidak harus lagi melalui Gilimanuk,” ujar Koster menjelaskan perubahan pola distribusi yang dirancang.

Di sektor darat, pemerintah juga memprioritaskan penyelesaian proyek Jalan Tol Jagat Kerthi Bali yang menghubungkan Gilimanuk dengan Mengwi. Selain itu, pembangunan jalur alternatif dari Klungkung dan Bangli menuju kawasan Pura Besakih turut masuk dalam agenda strategis.

Integrasi infrastruktur darat dan laut ini diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di wilayah pedesaan. Pemerintah menargetkan pengurangan signifikan terhadap arus kendaraan berat yang selama ini melintasi pusat-pusat aktivitas di Bali.

Koster menegaskan, konsep perencanaan proyek harus segera dirampungkan untuk dibawa dalam pembahasan bersama Komisi V DPR RI di Jakarta. Ia berharap proyek tersebut dapat masuk dalam perencanaan APBN sehingga pembangunan fisik bisa dimulai pada 2027.

Selain pembangunan pelabuhan, implementasi visi pembangunan Bali juga mencakup pengembangan transportasi ramah lingkungan, termasuk kendaraan listrik dan rencana sistem angkutan massal berbasis urban subway. Pemerintah menilai langkah ini penting untuk menciptakan sistem logistik yang lebih efisien, terjangkau, dan berkelanjutan di Pulau Dewata.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tokoh Pemuda Melayu Datok Yan Djuna, Gelar Melayu Serumpun (GEMES) 2026, Pesta Bangsa Melayu di Tanah Deli

    Tokoh Pemuda Melayu Datok Yan Djuna, Gelar Melayu Serumpun (GEMES) 2026, Pesta Bangsa Melayu di Tanah Deli

    • calendar_month 16 jam yang lalu
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MEDAN – Gemerlap seni, budaya, dan tradisi Melayu kembali menyelimuti Kota Medan melalui pembukaan Gelar Melayu Serumpun (GEMES) XI Tahun 2026 yang berlangsung meriah di Lapangan Merdeka Medan, Sabtu (27/6/2026) malam. Festival budaya tahunan yang telah menjadi ikon pariwisata Kota Medan itu resmi dibuka oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, melalui petikan […]

  • KEK Kura Kura Bali Gandeng Komunitas Nukari, Optimalkan Lahan dan Kolam untuk Berdayakan Warga Serangan

    KEK Kura Kura Bali Gandeng Komunitas Nukari, Optimalkan Lahan dan Kolam untuk Berdayakan Warga Serangan

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    Denpasar, Bali – KEK Kura Kura Bali memperkuat komitmennya dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan dan ruang terbuka hijau melalui kolaborasi bersama Komunitas Nukari Desa Serangan. Sinergi ini diwujudkan lewat dua program utama, yakni Planting Program dan Floating Garden, yang bertujuan meningkatkan produktivitas kawasan sekaligus memberdayakan masyarakat setempat. Dalam kerja sama tersebut, pihak KEK menyediakan area pengembangan, […]

  • Evakuasi Dramatis di Yahukimo, TNI Selamatkan Puluhan Guru dan Nakes Usai Serangan OPM

    Evakuasi Dramatis di Yahukimo, TNI Selamatkan Puluhan Guru dan Nakes Usai Serangan OPM

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Yahukimo – Tentara Nasional Indonesia (TNI) bergerak cepat mengevakuasi puluhan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan dari wilayah Yahukimo, Papua Pegunungan, menyusul serangan brutal yang diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM), Minggu (23/3/2025). Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Kristomei Sianturi, menegaskan bahwa TNI berkomitmen melindungi masyarakat sipil, khususnya tenaga pengajar dan tenaga kesehatan […]

  • Dibalik Normalisasi Tukad Ngenjung, Diduga Ada Jalan Rahasia Menuju Kawasan Industri Baru di Hutan Mangrove? 

    Dibalik Normalisasi Tukad Ngenjung, Diduga Ada Jalan Rahasia Menuju Kawasan Industri Baru di Hutan Mangrove? 

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Ray
    • 14Komentar

    DENPASAR – Proyek Normalisasi Sungai Tukad Ngenjung yang didasari dari permohonan Desa Adat Sidakarya guna menanggulangi bencana banjir, yang kemudian dibuatkan kerjasama antara Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH)  Provinsi Bali dengan Desa Adat Sidakarya menuai polemik. Memang hal tersebut tercantum dalam Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P 85 tahun 2014 co. Peraturan Menteri Kehutanan dan […]

  • Perda Jadi Pajangan, Mangrove Dikorbankan! Sidakarya Dibuka, Benoa Membusuk

    Perda Jadi Pajangan, Mangrove Dikorbankan! Sidakarya Dibuka, Benoa Membusuk

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR — Ketika Pemerintah Provinsi Bali mengesahkan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Pantai dan Sempadan Pantai, publik dijanjikan satu hal: pesisir akan dijaga, bukan dieksploitasi. Namun di Bali Selatan, janji itu terdengar kosong. Di atas kertas, pantai dilindungi. Di lapangan, mangrove justru dibelah. Di Sidakarya, koridor sepanjang hampir satu kilometer telah terbuka […]

  • Polemik Surat Keputusan Bupati Buton Tengah dan Kriminalisasi Aparatur Sipil Negara

    Polemik Surat Keputusan Bupati Buton Tengah dan Kriminalisasi Aparatur Sipil Negara

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Buton Tengah – Keputusan Bupati Buton Tengah Nomor 116 Tahun 2026 tentang pembentukan Tim Pemeriksa Pelanggaran Disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) seharusnya menjadi instrumen hukum yang menjamin tegaknya disiplin birokrasi. Namun, keputusan ini justru menimbulkan kontroversi karena dianggap sarat kepentingan pribadi dan berpotensi mengkriminalisasi Sekretaris Daerah Buton Tengah, H. Konstantinus Bukide, S.H., M.Si. Dalam konteks […]

expand_less