Breaking News
light_mode

Ajik ARUN Bali Dukung MBG Dilanjutkan, Desak Evaluasi Menyeluruh dan Pidanakan Oknum Curang

  • account_circle Ray
  • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai sebagai kebijakan strategis untuk meningkatkan kualitas gizi anak sekaligus menekan angka stunting di Indonesia. Namun, pelaksanaannya harus terus dievaluasi dan diawasi secara ketat agar tepat sasaran serta bebas dari praktik penyimpangan anggaran.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris ARUN Bali (Advokasi Rakyat Untuk Nusantara), Anak Agung Gde Agung Aryawan atau yang akrab disapa GungDe, saat memberikan tanggapan terkait pelaksanaan Program MBG yang saat ini menjadi salah satu program prioritas nasional.

Menurut GungDe, kritik terhadap program pemerintah merupakan hal yang wajar dalam negara demokrasi. Namun kritik seharusnya diarahkan pada evaluasi kebijakan dan pelaksanaan program, bukan berubah menjadi hujatan yang menyerang pribadi pemimpin.

“Dalam sistem demokrasi, kritik itu sehat dan diperlukan sebagai bentuk pengawasan publik. Tetapi kritik harus berbasis data dan fakta. Yang dikritisi adalah kebijakan atau pelaksanaannya, bukan menyerang pribadi seseorang,” tegasnya.

Ia menilai konsep MBG bukanlah sesuatu yang baru karena telah diterapkan di berbagai negara dengan hasil yang positif. Program serupa, kata dia, telah berjalan di India melalui Mid-Day Meal, di Brasil melalui Program Nasional Pangan Sekolah (PNAE), maupun di Jepang melalui program makan siang sekolah atau Kyushoku.

“Tujuannya sama, yaitu meningkatkan kualitas gizi anak, mencegah stunting, serta membantu meningkatkan konsentrasi dan prestasi belajar siswa. Karena itu secara konsep MBG sudah berada di jalur yang benar dan layak dilanjutkan,” ujarnya.

Meski demikian, GungDe menegaskan pemerintah tetap harus melakukan evaluasi secara berkala, terutama terkait transparansi penggunaan anggaran, ketepatan sasaran penerima manfaat, serta efektivitas distribusi di lapangan.

“Program ini harus dipastikan benar-benar sampai kepada anak-anak yang membutuhkan. Jangan sampai ada kebocoran anggaran atau distribusi yang tidak tepat sasaran,” katanya.

Lebih jauh, ARUN Bali menyoroti pentingnya penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan penyimpangan dalam pelaksanaan program tersebut.

Menurutnya, program yang baik sekalipun dapat kehilangan manfaat jika dirusak oleh praktik korupsi, mark up pengadaan, atau penyalahgunaan anggaran oleh oknum tertentu.

“Kalau ada oknum yang bermain dalam anggaran, pengadaan, atau distribusi, harus diproses hukum tanpa pandang bulu. Tidak peduli apakah itu ASN, vendor, maupun pejabat. Jika ada bukti, hukum harus ditegakkan. Itu yang akan membangun kembali kepercayaan publik,” tegasnya.

Di tingkat daerah, GungDe menilai pelaksanaan MBG di Kota Denpasar masih perlu ditingkatkan. Pasalnya, masih terdapat sekolah-sekolah yang belum sepenuhnya merasakan manfaat program tersebut.

Ia juga menyoroti masih adanya kasus stunting di Kota Denpasar yang selama ini ditangani melalui bantuan sembako dari pemerintah daerah.

Menurutnya, bantuan sembako yang bersifat sementara sebaiknya mulai diarahkan ke pola pemenuhan gizi yang lebih berkelanjutan melalui Program Makan Bergizi Gratis.

“Kalau MBG bisa berjalan konsisten dan menjangkau lebih banyak anak, manfaatnya akan jauh lebih besar dibanding bantuan yang sifatnya sesaat. Anak-anak mendapatkan asupan gizi yang terukur dan berkelanjutan,” ujarnya.

Selain meningkatkan kualitas kesehatan, program tersebut juga dinilai memiliki dampak sosial dan edukatif. Melalui kebiasaan makan bersama dengan menu yang sama, anak-anak dapat terdorong untuk lebih mengenal dan mengonsumsi makanan bergizi seperti buah dan sayuran.

“Anak-anak akan lebih termotivasi untuk makan makanan sehat ketika dilakukan bersama-sama. Ini bukan hanya soal mengenyangkan perut, tetapi juga membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini untuk menciptakan generasi yang lebih berkualitas di masa depan,” pungkasnya.

ARUN Bali menegaskan dukungannya terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis, namun meminta pemerintah pusat maupun daerah untuk terus melakukan evaluasi, memperluas jangkauan penerima manfaat, serta menindak tegas setiap bentuk penyimpangan yang berpotensi merugikan masyarakat dan masa depan anak-anak Indonesia.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alma Marlina Serukan Kang Dedi Mulyadi Bantu Warga Sunda Korban Banjir di Denpasar

    Alma Marlina Serukan Kang Dedi Mulyadi Bantu Warga Sunda Korban Banjir di Denpasar

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Ray
    • 6Komentar

    DENPASAR – Suasana bencana banjir telah menyisakan banyak duka dan materi bagi yang terdampak. Pengusaha kuliner Sop Kambing Tiga Sodara Bang Badru, Alma Marlina tergerak untuk membantu korban banjir. Bersama dengan Organisasi Srikandi Bali Santi menyalurkan ratusan bantuan sembako, selimut dan lainnya di Denpasar, Selasa (16/9/2025). Bantuan ini diberikan untuk membantu meringankan beban Paguyuban Sawargi […]

  • Empati Anak Dibentuk oleh Publikasi Positif di Media Sosial, Sembunyikan Kebaikan bentuk Kekolotan Ego Pribadi

    Empati Anak Dibentuk oleh Publikasi Positif di Media Sosial, Sembunyikan Kebaikan bentuk Kekolotan Ego Pribadi

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Ray
    • 76Komentar

    DENPASAR – Anak-anak tumbuh dengan meniru apa yang mereka lihat, bukan apa yang mereka dengar. Orang tua sering berharap anaknya menjadi pribadi yang baik dan penuh empati, namun ironi muncul ketika nilai itu hanya diucapkan tanpa ditunjukkan. Anak diminta tidak kasar, tetapi melihat orang tuanya membentak pelayan. Ia diingatkan untuk berempati, namun menyaksikan orang dewasa […]

  • Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi Melalui SPBU 56 Siluman di Rote Ndao, Siapa Dalang di Balik Kelangkaan?

    Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi Melalui SPBU 56 Siluman di Rote Ndao, Siapa Dalang di Balik Kelangkaan?

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Deda Henukh
    • 6Komentar

    Rote Ndao, – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi yang melanda Kabupaten Rote Ndao dalam beberapa minggu terakhir memicu tanda tanya besar. Diduga, SPBU 5685128 menjadi pusat penampungan yang mengendalikan distribusi BBM subsidi secara tidak transparan. Lantas, siapa yang bertanggung jawab atas praktik yang merugikan masyarakat ini? Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi Melalui SPBU 56 Siluman […]

  • Abian Klumpu Villa & Spa Launches 14 Bespoke Villas in Sanur, Offering a Luxurious Balinese Escape

    Abian Klumpu Villa & Spa Launches 14 Bespoke Villas in Sanur, Offering a Luxurious Balinese Escape

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 2770Komentar

    SANUR, BALI, July 2, 2025 – Upon arriving at the serene compound of Abian Klumpu Villa & Spa, our team of journalists was warmly welcomed by Komang Ayu Ruthiny, the Business Corporate Manager, whose gracious reception set the tone for a visit rooted in genuine Balinese hospitality. Her personal approach and enthusiasm reflected the spirit […]

  • Dari Tas Tulang Manusia ke Penjara Myanmar, Selebgram Indonesia Divonis 7 Tahun karena Dituduh Dukung Pemberontak

    Dari Tas Tulang Manusia ke Penjara Myanmar, Selebgram Indonesia Divonis 7 Tahun karena Dituduh Dukung Pemberontak

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 12Komentar

    DENPASAR – Arnold Putra, seorang selebgram sekaligus desainer asal Indonesia yang sempat menuai kontroversi karena merancang tas dari tulang manusia dan kulit lidah buaya, kini kembali menjadi sorotan. Kali ini bukan karena karya eksentriknya, melainkan karena divonis tujuh tahun penjara oleh pengadilan Myanmar. Ia dituduh masuk secara ilegal ke negara tersebut dan melakukan pertemuan dengan […]

  • Delay Lion Air JT 923 di Ngurah Rai Tuai Protes, Penumpang Soroti Mahal Tiket dan Minim Kepastian

    Delay Lion Air JT 923 di Ngurah Rai Tuai Protes, Penumpang Soroti Mahal Tiket dan Minim Kepastian

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Penundaan penerbangan kembali dikeluhkan penumpang di Bandara Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Rabu malam (13/5/2026). Kali ini, keterlambatan terjadi pada penerbangan Lion Air JT 923 rute Denpasar–Surabaya yang memicu keresahan calon penumpang akibat minimnya kepastian informasi keberangkatan. Berdasarkan jadwal awal, pesawat dijadwalkan lepas landas pukul 19.55 WITA. Namun, penerbangan mengalami penundaan […]

expand_less