Breaking News
light_mode

Bidik Kasus Pungutan Wisatawan Asing, Picu Gerak Kejakgung Panggil Pejabat Daerah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Polemik pengelolaan Pungutan Wisatawan Asing (PWA) di Bali mulai memanas. Laporan yang diajukan Senator DPD RI asal Bali, Arya Wedakarna yang diunggah melalui media sosial pribadinya, kini berbuntut langkah awal dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia yang disebut mulai meminta data dan klarifikasi dari sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali.

Berita sebelumnya :

Pejabat Bali Mulai Akan Diperiksa, Aduan AWK Pungutan Wisatawan Asing Disorot

Isu ini mencuat setelah muncul pertanyaan publik mengenai ke mana aliran dana pungutan Rp150.000 yang dibebankan kepada setiap wisatawan asing yang datang ke Bali.

Pungutan tersebut sebelumnya diklaim sebagai dana untuk pelestarian budaya, perlindungan lingkungan, dan pemeliharaan Bali sebagai destinasi wisata dunia. Namun hingga kini, transparansi penggunaan dana tersebut mulai dipertanyakan.

Sebagai destinasi wisata internasional, Bali setiap tahun menerima jutaan wisatawan mancanegara. Dengan tarif pungutan Rp150.000 per wisatawan, potensi dana yang terkumpul diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah setiap tahun. Besarnya potensi inilah yang kemudian memicu sorotan tajam.

Dalam keterangannya Arya Wedakarna menegaskan bahwa pungutan terhadap wisatawan asing tidak boleh menjadi sekadar sumber pemasukan tanpa kejelasan manfaat bagi Bali. Jika pungutan ini diklaim untuk menjaga Bali, maka publik berhak tahu dana itu digunakan untuk apa dan mengalir ke mana.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa bidang intelijen di Kejaksaan Agung Republik Indonesia telah mengirimkan permintaan data kepada pejabat terkait di Bali. Permintaan tersebut berkaitan dengan dokumen kebijakan, mekanisme pungutan, hingga pengelolaan dana yang telah dihimpun dari wisatawan asing.

Langkah ini dinilai sebagai tahap awal pendalaman laporan dugaan ketidakjelasan pengelolaan dana publik di sektor pariwisata Bali.

Jika dalam proses tersebut ditemukan indikasi pelanggaran hukum, perkara ini berpotensi naik ke tahap penyelidikan dengan potensi dugaan korupsi.

Ombudsman Ikut Menyorot

Sorotan terhadap kebijakan pungutan wisatawan asing juga mulai menarik perhatian lembaga negara lain. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Ombudsman Republik Indonesia tengah melakukan kajian terhadap tata kelola kebijakan pungutan wisatawan asing di Bali, khususnya terkait aspek akuntabilitas dan transparansi pelayanan publik.

Kasus ini dinilai menjadi ujian besar bagi tata kelola pariwisata Bali. Di satu sisi, pungutan wisatawan asing dianggap sebagai langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan budaya dan lingkungan Bali.

Namun di sisi lain, publik menuntut agar dana yang dipungut dari wisatawan dunia tersebut dikelola secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kini perhatian publik tertuju pada langkah lanjutan yang akan diambil oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Transparansi pengelolaan dana wisata Bali.

Karena bagi banyak pihak, Bali bukan sekadar destinasi wisata dunia, tetapi warisan budaya yang harus dijaga dengan tata kelola yang bersih.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (11)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Intelijen China Buru Mata-Mata Jepang di Tengah Memanasnya Ketegangan Diplomatik

    Intelijen China Buru Mata-Mata Jepang di Tengah Memanasnya Ketegangan Diplomatik

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR – Badan intelijen China menyatakan akan memburu mata-mata Jepang setelah terungkapnya dugaan kebocoran informasi rahasia milik Beijing. Laporan South China Morning Post menyebutkan Kementerian Keamanan Negara China (MSS) dalam beberapa tahun terakhir aktif mengidentifikasi serta mencegah upaya pencurian informasi oleh dinas intelijen Jepang. MSS menegaskan bakal menggagalkan setiap operasi asing yang dianggap berupaya memecah […]

  • Festival Satu Nusantara! Discovery Kartika Plaza Hotel Honors Indonesia’s 80th Independence with Culture, Unity, and Hope 

    Festival Satu Nusantara! Discovery Kartika Plaza Hotel Honors Indonesia’s 80th Independence with Culture, Unity, and Hope 

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 5671Komentar

    KUTA, BALI – To commemorate Indonesia’s 80th Independence Day, Discovery Kartika Plaza Hotel is hosting Festival Satu Nusantara, a vibrant series of events celebrating unity, culture, wellness, and inspiration for the younger generation. The program runs from August 14–17, 2025, bringing together communities, employees, and schoolchildren in a spirit of national pride. The celebration kicks […]

  • Kritik MBG Menguat, Presiden Dinilai Gunakan Logika Dikotomis dalam Menjawab Publik

    Kritik MBG Menguat, Presiden Dinilai Gunakan Logika Dikotomis dalam Menjawab Publik

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Jakarta – Pernyataan Presiden terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai kritik setelah dianggap menyederhanakan persoalan menjadi dua pilihan ekstrem. Dalam sebuah wawancara bersama jurnalis Najwa Shihab, Presiden menyatakan akan mempertahankan program MBG “daripada uang-uang dikorupsi, lebih baik rakyat bisa makan.” Sejumlah pengamat menilai pernyataan tersebut menghadirkan dikotomi yang tidak sepenuhnya tepat. Kritik publik menyebut […]

  • Sidang Sengketa Tanah di Denpasar Dipersoalkan, Kuasa Hukum Indrawati Soroti Dugaan Kejanggalan Proses

    Sidang Sengketa Tanah di Denpasar Dipersoalkan, Kuasa Hukum Indrawati Soroti Dugaan Kejanggalan Proses

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    Denpasar – Proses persidangan perkara sengketa tanah dengan nomor 397/Pdt.G/2026/PN Dps menuai sorotan dari pihak tergugat, Indrawati. Kuasa hukumnya, I Made Somya Putra, SH, MH, mengaku terkejut dengan agenda sidang yang dinilai tidak berjalan sesuai tahapan hukum acara perdata. Somya menyampaikan bahwa pihaknya baru menerima panggilan sidang pertama pada 15 April 2026, yang mengagendakan mediasi […]

  • China Larang Sekolah Wajib Berorientasi Laba, Pendidikan Bukan Ladang Bisnis

    China Larang Sekolah Wajib Berorientasi Laba, Pendidikan Bukan Ladang Bisnis

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    China Tegaskan Pendidikan Wajib Harus Nirlaba, Ribuan Sekolah Swasta Terdampak BEIJING – Pemerintah China kembali mengambil langkah tegas dalam reformasi sektor pendidikan dengan melarang sekolah swasta yang menyelenggarakan pendidikan wajib berorientasi pada keuntungan. Kebijakan ini berlaku untuk jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama yang mencakup usia 6 hingga 15 tahun. Melalui kebijakan tersebut, pemerintah […]

  • TPST Gagal! Wakil Rakyat Bungkam, Somya Putra Sebut Adanya Potensi Konspirasi Rugikan Publik

    TPST Gagal! Wakil Rakyat Bungkam, Somya Putra Sebut Adanya Potensi Konspirasi Rugikan Publik

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 9Komentar

    DENPASAR – Gembar – gembor penyelesaian sampah TPA Suwung Kangin dengan cara membangun tiga Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Denpasar, Bali, meliputi TPST Kertalangu di Denpasar Timur, TPST Padang Sambian di Denpasar Barat, dan TPST Tahura Ngurah Rai di Denpasar akhirnya gagal total. Sepi tak terdengar suara wakil rakyat di DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat […]

expand_less