Hari Kedua Pencarian Korban Banjir Bandang Banjar, Satu Korban Ditemukan Meninggal, Dua Masih Hilang
- account_circle Admin
- calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BULELENG – Tim SAR gabungan melanjutkan operasi pencarian korban hilang akibat banjir bandang yang menerjang Dusun Santal dan Ambengan, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Sabtu (7/3/2026). Hingga hari kedua pencarian, satu korban kembali ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara dua korban lainnya masih dalam pencarian.
Sebelumnya, pada Jumat malam (6/3/2026), tim SAR telah menemukan korban pertama atas nama Dewa Ketut Adi Suarjana (55), warga Dusun Santal, dalam keadaan meninggal dunia.

Operasi pencarian hari kedua dimulai sekitar pukul 07.30 Wita dengan melibatkan puluhan personel dari berbagai instansi, relawan, serta masyarakat setempat. Tim SAR gabungan dibagi ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU) dengan fokus pencarian di sepanjang aliran sungai, perairan laut, bibir pantai, serta timbunan batang pohon dan material yang terbawa derasnya arus banjir.
SRU laut mulai bergerak pada pukul 08.00 Wita dengan mengerahkan rubber boat dari Pos SAR Buleleng dan unsur Polair untuk menyisir area perairan sesuai dengan zona pencarian. Sementara itu, SRU darat melakukan penyisiran di sepanjang pesisir Pantai Banjar hingga ke arah timur dan barat menuju Pantai Kalianget.
Dalam proses pencarian, tim SAR menghadapi sejumlah kendala, terutama tumpukan lumpur tebal serta material besar berupa batang pohon dan puing yang terbawa arus banjir. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, yang turut memantau langsung operasi di lapangan, menyebut pihaknya tengah mengupayakan penurunan alat berat untuk membantu proses pencarian.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Korban kedua, Komang Suci (44), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam timbunan material, sekitar 1,5 kilometer dari lokasi awal korban terseret banjir di sekitar rumahnya.
“Informasi penemuan korban kami terima pada pukul 13.56 Wita dan proses evakuasi oleh tim SAR gabungan dilakukan pada pukul 14.18 Wita,” jelas Sidakarya.
Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans PMI Buleleng menuju RS Pratama Buleleng untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga pukul 18.00 Wita, operasi pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada Minggu pagi (8/3/2026). Saat ini masih terdapat dua korban yang belum ditemukan, yakni Putu Wini (17) dan Kadek Wahyu (12).
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur SAR gabungan, di antaranya Basarnas, TNI AL Celukan Bawang, Polres Buleleng, Dokpol Polres Buleleng, Polsek Banjar, Samapta Polda Bali, Brimob Gilimanuk Pos Patas, Pol Airud Polres Buleleng, Babinsa, Unit K-9 Polres Buleleng, BPBD Buleleng, PMI Kabupaten Buleleng, Camat Banjar dan Satpol PP, perangkat Desa Banjar, Dinas PUPR Buleleng, Pemadam Kebakaran Seririt, PLN Singaraja, Bhuana Bali Rescue, serta keluarga korban dan masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian.
Tim SAR berharap dua korban yang masih hilang dapat segera ditemukan dalam operasi pencarian yang akan kembali dilanjutkan esok hari.
Editor – Ray

fe0vz5
8 Maret 2026 11:07 AM