Breaking News
light_mode

Dari Tas Tulang Manusia ke Penjara Myanmar, Selebgram Indonesia Divonis 7 Tahun karena Dituduh Dukung Pemberontak

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Arnold Putra, seorang selebgram sekaligus desainer asal Indonesia yang sempat menuai kontroversi karena merancang tas dari tulang manusia dan kulit lidah buaya, kini kembali menjadi sorotan.

Kali ini bukan karena karya eksentriknya, melainkan karena divonis tujuh tahun penjara oleh pengadilan Myanmar. Ia dituduh masuk secara ilegal ke negara tersebut dan melakukan pertemuan dengan kelompok pemberontak bersenjata yang dilarang oleh otoritas setempat.

Sumber Instagram @arnoldputra

Menurut Kementerian Luar Negeri RI, Arnold ditangkap oleh aparat Myanmar pada 20 Desember 2024 dan kini menjalani hukuman di Insein Prison, Yangon. Ia dikenai pasal-pasal berat, termasuk Undang-Undang Anti-Terorisme, UU Keimigrasian 1947, dan Unlawful Associations Act. Vonisnya telah berkekuatan hukum tetap (inkracht), namun Kemlu dan KBRI Yangon terus melakukan pendampingan serta menempuh jalur non-litigasi berupa permohonan pengampunan dari pihak keluarga.

Sosok Arnold Putra memang tak lepas dari kontroversi. Sebelumnya, ia sempat dikecam publik internasional setelah produk tas rancangannya yang dijual seharga Rp71 juta diketahui menggunakan bahan tulang punggung manusia.

Tas karya Arnold Putra yang diklaim terbuat dari tulang belakang anak-anak penderita osteoporosis. (Instagram/@byarnoldputra)

Temuan itu pertama kali viral lewat akun Twitter @SuperiorGab, yang menyebut Arnold sebagai “lambang kejahatan yang membanggakan barang dari jenazah manusia dan budaya lokal”.

Perusahaan Unconventional, tempat Arnold menjual karyanya, membenarkan bahwa bahan tas tersebut diperoleh selama sang desainer melakukan perjalanan keliling dunia. Meski tidak dijelaskan dari mana asal tulang tersebut, banyak pihak mempertanyakan legalitas dan etika di balik praktik tersebut.

Di kantor Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, Kamis, 13 Februari, Judha Nugraha, Direktur Pelindungan WNI dan BHI Kemlu RI, menerima temuan setelah menyampaikan laporan capaian pelindungan WNI selama 2024. (Antara)

Kasus ini menimbulkan debat publik yang tajam, apakah Arnold hanyalah seorang seniman ekstrem atau memang terlibat dalam aktivitas yang membahayakan stabilitas negara lain?

Sementara itu, pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk tetap memberikan perlindungan hukum bagi WNI di luar negeri, apa pun latar belakang atau tuduhannya. (Ray)

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (2)

  • Lorri

    hi!,I really like your writing very a lot! percentage we keep up a correspondence more about your post on AOL?
    I need an expert on this space to unravel my problem.
    Maybe that is you! Taking a look ahead to look you.

    My web blog; best casino fast payout

    Balas16 Januari 2026 1:52 PM
  • Stefan

    Heya this is kind of of off topic but I was wondering if blogs use WYSIWYG editors or if you have to
    manually code with HTML. I’m starting a blog soon but have no coding skills so I wanted to get guidance from someone with experience.
    Any help would be enormously appreciated!

    Here is my web page iconwin

    Balas13 Januari 2026 8:18 AM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesaksian di PN Gianyar Ungkap Jejak Lama Tanah Subak Petulu, ARUN Soroti Praktik Kotor Gunakan Pajak Untuk Klaim SHM

    Kesaksian di PN Gianyar Ungkap Jejak Lama Tanah Subak Petulu, ARUN Soroti Praktik Kotor Gunakan Pajak Untuk Klaim SHM

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 33Komentar

    GIANYAR – Sidang perkara sengketa tanah di kawasan Subak Petulu Andong kembali bergulir di Pengadilan Negeri Gianyar, Senin (15/12/2025). Agenda pemeriksaan saksi justru membuka tabir lama penguasaan lahan yang kini disengketakan, sekaligus memunculkan tudingan serius soal praktik mafia tanah yang dinilai merugikan masyarakat kecil. Dalam persidangan tersebut, majelis hakim mendengarkan keterangan saksi yang dihadirkan pihak […]

  • Oknum Pimpinan Ponpes Cabuli Santri, Berdalih Sakit untuk Legalkan Perbuatan Biadab!

    Oknum Pimpinan Ponpes Cabuli Santri, Berdalih Sakit untuk Legalkan Perbuatan Biadab!

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    SULBAR – Seorang pimpinan pondok pesantren (ponpes) di Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Zulfikar Syam alias ZU (37), terjerat kasus pencabulan terhadap santri pria berusia 16 tahun. Yang membuat geram, pelaku berusaha membenarkan tindakannya dengan alasan mengidap “penyakit” yang tak kunjung sembuh meski sudah berobat hingga ke Madinah, Arab Saudi. “Ini bukan karena pengaruh masa […]

  • Apartemen yang Menunggu Keadilan, Misteri Pembunuhan 26 Tahun di Nagoya Akhirnya Terungkap

    Apartemen yang Menunggu Keadilan, Misteri Pembunuhan 26 Tahun di Nagoya Akhirnya Terungkap

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    NAGOYA — Sebuah apartemen lantai dua di Distrik Nishi, Nagoya, selama lebih dari 26 tahun berdiri seperti kapsul waktu. Tak berpenghuni, namun sewanya selalu dibayar tepat waktu. Mainan anak masih tergeletak, perabotan tak bergeser sejak 1999. Apartemen itu sengaja “dibekukan” oleh seorang suami yang menolak membiarkan pembunuhan istrinya lenyap ditelan waktu. Di penghujung 2025, kesetiaan […]

  • DPR Setuju Komdigi Bekukan Tiktok, Tapi Jangan Rugikan UMKM

    DPR Setuju Komdigi Bekukan Tiktok, Tapi Jangan Rugikan UMKM

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    JAKARTA – Wakil Komisi I DPR RI, Dave Laksono, mengingatkan agar pembekuan sementara Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik (TDPSE) TikTok tidak menimbulkan dampak negatif terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang selama ini sangat bergantung pada platform tersebut untuk memasarkan produk mereka. Menurut Dave, TikTok telah berperan besar dalam mendorong pertumbuhan ekosistem digital […]

  • Suara Azan Tak Pernah Berhenti di Dunia, Begini Penjelasan Matematisnya dari Alumni ITB!

    Suara Azan Tak Pernah Berhenti di Dunia, Begini Penjelasan Matematisnya dari Alumni ITB!

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Fenomena suara azan yang terus bergema tanpa henti di berbagai belahan dunia ternyata bisa dijelaskan secara ilmiah. Seorang alumni Magister Matematika Institut Teknologi Bandung (ITB), Alif Hijriah, mengungkap lewat pendekatan matematis bahwa azan tidak pernah berhenti berkumandang selama 24 jam penuh di seluruh muka bumi. Dalam video edukatif yang viral di media sosial, […]

  • Hiu Tangguh di Perut Gunung Api, Ketika Alam Menampar Logika Sains

    Hiu Tangguh di Perut Gunung Api, Ketika Alam Menampar Logika Sains

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Dunia sains kembali diguncang fakta yang terdengar mustahil tetapi benar adanya: para ilmuwan menemukan hiu hidup santai di dalam kawah gunung api aktif—lingkungan yang bagi makhluk lain sudah setara pintu maut. Di perairan beracun, super asam, dan dipenuhi gelembung panas vulkanik, dua spesies predator laut—hiu martil (hammerhead) dan hiu silky—terlihat berenang tanpa panik, […]

expand_less