Breaking News
light_mode

Wilson Lalengke Berikan Pandangan tentang Hubungan Indonesia–Rusia dalam Wawancara Televisi Rusia

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Aktivis dan jurnalis Indonesia, Wilson Lalengke, mendapat kesempatan untuk diwawancarai oleh Televisi Rusia dalam acara berbuka puasa bersama yang digelar oleh Duta Besar Rusia untuk Indonesia, H.E. Sergei Tolchenov, di kediaman resmi beliau di Jakarta, Kamis, 26 Februari 2026. Acara ini menjadi momen penting yang mempertemukan diplomat, jurnalis, dan tokoh masyarakat dalam suasana Ramadhan yang penuh kehangatan.

Dalam wawancara tersebut, Wilson Lalengke menanggapi pidato Duta Besar Rusia mengenai hubungan bilateral Indonesia–Rusia. Ia menekankan bahwa kedua negara memiliki potensi besar untuk memperkuat kerja sama di bidang diplomasi, budaya, dan komunikasi publik. Menurutnya, hubungan yang saling menghormati dan setara akan menjadi fondasi penting dalam membangun dunia yang lebih adil.

Wilson Lalengke juga memberikan komentar mengenai konflik Rusia–Ukraina. Ia menyatakan bahwa Rusia menghadapi situasi yang cukup sulit karena harus berhadapan dengan keroyokan negara-negara Eropa dan Amerika Serikat. “Dunia ini tidak adil ketika satu negara dipaksa menghadapi tekanan besar secara sendirian. Rusia sedang menghadapi ketidakadilan itu karena digempur oleh kekuatan Barat dan Amerika secara keroyokan bersekutu melawan Rusia sendirian.” ujar Petisioner HAM PBB tahun 2025 itu.

Komentarnya mencerminkan keprihatinan atas ketidaksetaraan dalam sistem internasional dan perlunya pendekatan yang lebih adil untuk mencapai perdamaian.

Kebijakan Rusia terhadap Islam

Dalam konteks Islam, Wilson Lalengke memberikan apresiasi terhadap kebijakan Rusia. Ia menyoroti pernyataan Duta Besar bahwa Islam merupakan agama terbesar kedua di Rusia, menunjukkan adanya penghormatan terhadap keragaman.

Ketum PPWI itu juga menekankan bahwa langkah Rusia mengadakan iftar bersama jurnalis adalah hal unik yang menunjukkan perhatian besar terhadap Islam dan belum pernah ia lihat dilakukan oleh kedutaan lain di Jakarta. “Ini adalah langkah luar biasa. Rusia menunjukkan penghormatan terhadap Islam dan keterbukaan untuk berdialog dengan komunitas Muslim. Saya sejauh ini belum melihat kedutaan lain di Jakarta mengadakan iftar khusus bersama jurnalis,” katanya.

Acara iftar atau buka puasa bersama tersebut menjadi simbol penting dari diplomasi budaya dan dialog lintas agama. Bagi Wilson Lalengke, inisiatif ini menunjukkan bahwa perdamaian dapat dibangun melalui kejujuran, keterbukaan, dan penghormatan terhadap keberagaman. Ia menegaskan bahwa Indonesia perlu mendukung langkah-langkah seperti ini untuk memperkuat solidaritas global.

Wawancara Wilson Lalengke dengan Televisi Rusia di acara iftar Duta Besar Rusia mencerminkan pentingnya hubungan Indonesia–Rusia, memberikan pandangan kritis tentang konflik global, serta mengapresiasi kebijakan Rusia terhadap Islam. Pesan utamanya jelas: dunia yang adil hanya bisa tercapai melalui dialog, kerja sama, dan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan. (TIM/Red)

@shony.lalengkeWAWANCARA RUSSIAN TELEVISION DI ACARA BUKBER DUBES RUSIA, KAMIS, 26-02-2026, URRAAAA..!!! Wilson Lalengke Berikan Pandangan tentang Hubungan Indonesia–Rusia dalam Wawancara Televisi Rusia Jakarta – Aktivis dan jurnalis Indonesia, Wilson Lalengke, mendapat kesempatan untuk diwawancarai oleh Televisi Rusia dalam acara berbuka puasa bersama yang digelar oleh Duta Besar Rusia untuk Indonesia, H.E. Sergei Tolchenov, di kediaman resmi beliau di Jakarta, Kamis, 26 Februari 2026. Acara ini menjadi momen penting yang mempertemukan diplomat, jurnalis, dan tokoh masyarakat dalam suasana Ramadhan yang penuh kehangatan. Dalam wawancara tersebut, Wilson Lalengke menanggapi pidato Duta Besar Rusia mengenai hubungan bilateral Indonesia–Rusia. Ia menekankan bahwa kedua negara memiliki potensi besar untuk memperkuat kerja sama di bidang diplomasi, budaya, dan komunikasi publik. Menurutnya, hubungan yang saling menghormati dan setara akan menjadi fondasi penting dalam membangun dunia yang lebih adil. Wilson Lalengke juga memberikan komentar mengenai konflik Rusia–Ukraina. Ia menyatakan bahwa Rusia menghadapi situasi yang cukup sulit karena harus berhadapan dengan keroyokan negara-negara Eropa dan Amerika Serikat. “Dunia ini tidak adil ketika satu negara dipaksa menghadapi tekanan besar secara sendirian. Rusia sedang menghadapi ketidakadilan itu karena digempur oleh kekuatan Barat dan Amerika secara keroyokan bersekutu melawan Rusia sendirian.” ujar Petisioner HAM PBB tahun 2025 itu. Komentarnya mencerminkan keprihatinan atas ketidaksetaraan dalam sistem internasional dan perlunya pendekatan yang lebih adil untuk mencapai perdamaian. Kebijakan Rusia terhadap Islam Dalam konteks Islam, Wilson Lalengke memberikan apresiasi terhadap kebijakan Rusia. Ia menyoroti pernyataan Duta Besar bahwa Islam merupakan agama terbesar kedua di Rusia, menunjukkan adanya penghormatan terhadap keragaman. Ketum PPWI itu juga menekankan bahwa langkah Rusia mengadakan iftar bersama jurnalis adalah hal unik yang menunjukkan perhatian besar terhadap Islam dan belum pernah ia lihat dilakukan oleh kedutaan lain di Jakarta. “Ini adalah langkah luar biasa. Rusia menunjukkan penghormatan terhadap Islam dan keterbukaan untuk berdialog dengan komunitas Muslim. Saya sejauh ini belum melihat kedutaan lain di Jakarta mengadakan iftar khusus bersama jurnalis,” katanya. Acara iftar atau buka puasa bersama tersebut menjadi simbol penting dari diplomasi budaya dan dialog lintas agama. Bagi Wilson Lalengke, inisiatif ini menunjukkan bahwa perdamaian dapat dibangun melalui kejujuran, keterbukaan, dan penghormatan terhadap keberagaman. Ia menegaskan bahwa Indonesia perlu mendukung langkah-langkah seperti ini untuk memperkuat solidaritas global. Wawancara Wilson Lalengke dengan Televisi Rusia di acara iftar Duta Besar Rusia mencerminkan pentingnya hubungan Indonesia–Rusia, memberikan pandangan kritis tentang konflik global, serta mengapresiasi kebijakan Rusia terhadap Islam. Pesan utamanya jelas: dunia yang adil hanya bisa tercapai melalui dialog, kerja sama, dan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan. (TIM/Red) Video wawancaranya dapat dilihat di sini: https://www.tiktok.com/@shony.lalengke/video/7611787680552094983?is_from_webapp=1&sender_device=pc #creatorsearchinsights #bukber #bukberbarengtemen #russian rusia🇷🇺 #indonesia #fypシ゚ #fypage #citizenjournalism #fypシ゚viral #fyp #fyppppppppppppppppppppppp #creatorsearchinsights2025 #creatorrevolution #creatortips #fypviralシ #ppwi #ppwijateng #ppwilampung #promoberbagirasa♬ original sound – Wilson Lalengke – Wilson Lalengke

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (4)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selat Hormuz Memanas, Perang Iran–Israel–AS Picu Ancaman Krisis Energi Global

    Selat Hormuz Memanas, Perang Iran–Israel–AS Picu Ancaman Krisis Energi Global

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 12Komentar

    Teheran/Washington/Tel Aviv – Eskalasi konflik antara Iran dan Israel yang turut melibatkan Amerika Serikat kini memasuki babak baru yang lebih berbahaya. Ketegangan militer yang sebelumnya terbatas pada serangan udara dan balasan rudal, kini meluas ke ancaman penutupan Selat Hormuz — jalur vital distribusi energi dunia. Selat sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Samudra Hindia itu […]

  • Tatapan Terakhir Sang Induk, Ketika Cinta Sejati Tak Perlu Disuarakan

    Tatapan Terakhir Sang Induk, Ketika Cinta Sejati Tak Perlu Disuarakan

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR – Tahukah Anda mengapa seekor rusa betina tampak begitu tenang, bahkan saat dirinya dikelilingi dan dicabik oleh segerombolan cheetah? Dalam sebuah foto yang menyebar luas di media sosial, mata rusa itu tidak menunjukkan kepanikan. Justru terpancar sorot tajam penuh kelembutan, seolah masih menggenggam harapan meski maut sudah di depan mata. Narasi yang menyertainya menyebut […]

  • Royal Ambarrukmo Yogyakarta Perkenalkan Pengalaman “Laku Rasa” untuk Pasar Eropa

    Royal Ambarrukmo Yogyakarta Perkenalkan Pengalaman “Laku Rasa” untuk Pasar Eropa

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    YOGYAKARTA – Royal Ambarrukmo Yogyakarta menjadi lokasi utama penyelenggaraan program Gastro–Wellness Mega Famtrip: Journey of the Five Senses – Laku Rasa, sebuah inisiatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI yang bertujuan memperkuat pasar Eropa di segmen gastronomi, wellness, dan transformative travel. Rombongan travel agent dari sejumlah negara Eropa tiba di hotel bersejarah tersebut pada 28 […]

  • Deva Dianjaya Rilis Album Perdana Pendevasaan Play Button

    Deva Dianjaya Rilis Album Perdana Pendevasaan

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    Suguhkan Single “Dulu Kau Indah” Bertempo Upbeat Bertema Patah Hati   DENPASAR – Musisi dan penyanyi solo Deva Dianjaya resmi merilis album perdananya bertajuk Pendevasaan, dengan single utama dan video klip Dulu Kau Indah yang diluncurkan pada Jumat, 4 Juli 2025. Rilisan ini tersedia di kanal YouTube Deva, Spotify, serta seluruh platform digital streaming lainnya. […]

  • Harta Makarim Tersungkur, Korupsi Chromebook Rp1,98 Triliun Menjeratnya

    Harta Makarim Tersungkur, Korupsi Chromebook Rp1,98 Triliun Menjeratnya

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    Jakarta, 4 September 2025 – Karier gemilang Nadiem Anwar Makarim, pendiri aplikasi transportasi daring Gojek sekaligus mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) yang kemudian menjabat sebagai Mendikbudristek, kini runtuh di hadapan hukum. Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Kamis sore resmi menetapkan Nadiem sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook dengan nilai proyek Rp9,3 […]

  • Suara Azan Tak Pernah Berhenti di Dunia, Begini Penjelasan Matematisnya dari Alumni ITB!

    Suara Azan Tak Pernah Berhenti di Dunia, Begini Penjelasan Matematisnya dari Alumni ITB!

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR – Fenomena suara azan yang terus bergema tanpa henti di berbagai belahan dunia ternyata bisa dijelaskan secara ilmiah. Seorang alumni Magister Matematika Institut Teknologi Bandung (ITB), Alif Hijriah, mengungkap lewat pendekatan matematis bahwa azan tidak pernah berhenti berkumandang selama 24 jam penuh di seluruh muka bumi. Dalam video edukatif yang viral di media sosial, […]

expand_less