Breaking News
light_mode

PMI Bali Perkuat Sinergi Kemanusiaan Lewat Partners Gathering Resiliensi 2026

  • account_circle Ray
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, 12 Januari 2026 — Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali menggelar PMI Bali Partners Gathering Resiliensi Kemanusiaan 2026 dengan tema “Bersinergi untuk Kemanusiaan: Menguatkan Kolaborasi, Menebar Kepedulian”.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kemitraan antara PMI, pemerintah, dan para mitra dalam menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan di Bali.

Wakil Ketua PMI Provinsi Bali, I.G.M. Arya Wisnu Mataram.

Wakil Ketua PMI Provinsi Bali, I.G.M. Arya Wisnu Mataram, menegaskan bahwa PMI memiliki peran strategis tidak hanya dalam pelayanan donor darah, tetapi juga dalam penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan, kegiatan sosial, hingga bakti kemanusiaan di masyarakat.

Ia mencontohkan kolaborasi PMI dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam penanganan banjir yang terjadi baru-baru ini, termasuk penyedotan air dan dukungan layanan kesehatan bagi warga terdampak.

“PMI hadir di berbagai lini kemanusiaan. Tidak hanya donor darah, tetapi juga kesiapsiagaan dan respons bencana, pelayanan kesehatan, serta aksi sosial yang langsung dirasakan masyarakat,” ujar Wisnu Mataram.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Dr. dr. I Nyoman Gede Anom, M.Kes, yang menyebut PMI sebagai mitra penting pemerintah dalam urusan kemanusiaan. Ia menegaskan komitmen Dinas Kesehatan Provinsi Bali untuk terus mendukung kegiatan PMI.

“PMI adalah mitra strategis pemerintah. Kami di Dinas Kesehatan Provinsi Bali selalu mendukung kegiatan PMI, karena kontribusinya sangat nyata dalam pelayanan kemanusiaan, termasuk saat bencana banjir kemarin,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Dr. dr. I Nyoman Gede Anom, M.Kes., (kanan)

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Anom juga mengajak generasi muda Bali untuk terlibat aktif sebagai relawan PMI. Menurutnya, menjadi relawan tidak hanya membantu sesama, tetapi juga mengasah kepedulian sosial dan nilai-nilai kemanusiaan.

“Kami menghimbau anak-anak muda agar ikut bergabung menjadi relawan PMI. Ini akan menggerakkan sisi kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama,” tambahnya.

Mitra PMI Bali Wiguna Mahaya, Penyandang disabilitas Buta Tuli.

Gathering yang digelar berdasarkan Undangan Nomor 014/PSD/03.01/1/2026 ini berlangsung pada Jumat, 23 Januari 2026, di Ruang Pertemuan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bali, Denpasar. Acara diisi dengan silaturahmi dan penguatan kemitraan, penyampaian laporan program PMI Tahun 2025 serta rencana kerja Tahun 2026, apresiasi mitra, kegiatan donor darah, seremoni penyerahan kendaraan operasional, hingga hiburan dan pembagian doorprize.

Sekretaris Pengurus PMI Provinsi Bali, I Gusti Ayu Diah Werdhi (Diah Werdhi Srikandi W.S., S.E., M.M.), menjelaskan bahwa kegiatan ini dihadiri oleh berbagai mitra PMI, khususnya para donatur yang selama ini mendukung program kemanusiaan PMI Bali melalui skema donasi dan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“Selain donor darah, PMI juga fokus pada kesiapsiagaan bencana, pelatihan dan edukasi pertolongan pertama, serta penanganan bencana di lapangan. Untuk layanan darah, kami memiliki Unit Donor Darah (UDD) yang secara khusus menangani kebutuhan dan distribusi darah,” ujarnya.

Penghargaan kepada 7 pendonor yang melakukan 75 Kali donor darah di PMI.

Pada kesempatan tersebut, PMI Provinsi Bali juga memberikan penghargaan kepada tujuh pendonor darah sukarela yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 75 kali, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kepedulian kemanusiaan mereka. Salah satu penerima penghargaan, Ir. Made Sumitra Tantra, mengaku konsisten mendonorkan darah karena ingin membantu sesama.

“Donor darah mungkin kecil bagi kita, tetapi sangat besar artinya bagi mereka yang membutuhkan. Selama masih bisa, saya akan terus membantu,” ungkapnya.

Ir. Made Sumitra Tantra (AB Rh+), I Wayan Widana (O Rh+), I Made Suyasa (B Rh+), Eko Wardani (O Rh+), Anton Danusaputra (O Rh+), Andre Rahardja (O Rh+) dan Sumartadi (O Rh+).

PMI Provinsi Bali berharap melalui kegiatan ini, sinergi antara PMI, pemerintah, mitra, dan masyarakat, terutama generasi muda, semakin kuat dalam membangun ketangguhan dan kepedulian kemanusiaan di Bali.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BTID Salurkan Hewan Kurban di Serangan, Tradisi Toleransi Antarumat Kembali Menguat saat Idul Adha

    BTID Salurkan Hewan Kurban di Serangan, Tradisi Toleransi Antarumat Kembali Menguat saat Idul Adha

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimaknai sebagai ajang mempererat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Desa Serangan, Denpasar. PT Bali Turtle Island Development (BTID) kembali menyalurkan bantuan hewan kurban kepada Masjid As-Syuhada Kampung Bugis, Desa Serangan. Pada perayaan Idul Adha tahun ini, BTID menyerahkan satu ekor sapi dan satu ekor kambing […]

  • Sidang Perdana Aktivis Aksi Kamisan Bali Disorot, Kehadiran Banyak Aparat Dianggap Intimidatif

    Sidang Perdana Aktivis Aksi Kamisan Bali Disorot, Kehadiran Banyak Aparat Dianggap Intimidatif

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Denpasar, 25 Maret 2026 — Sidang perdana aktivis Aksi Kamisan Bali, Tomy Priatna Wiria, dalam perkara Nomor 287/Pid.Sus/2026/PN Dps di Pengadilan Negeri Denpasar menuai sorotan dari Koalisi Advokasi Bali untuk Demokrasi. Koalisi menilai proses hukum yang berlangsung sejak awal menunjukkan indikasi kuat kriminalisasi terhadap suara kritis masyarakat sipil. Dalam keterangan resminya, Koalisi menyebut bahwa penggunaan […]

  • KPK Buka Peta Gelap Gratifikasi, Bongkar Sektor Rawan Korupsi di Layanan Publik

    KPK Buka Peta Gelap Gratifikasi, Bongkar Sektor Rawan Korupsi di Layanan Publik

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meluncurkan Peta Kerawanan Praktik Gratifikasi sebagai senjata baru membongkar kebiasaan korupsi yang selama ini dianggap lumrah di birokrasi. Diluncurkan di Gedung ACLC KPK, Selasa (17/12), peta ini bukan sekadar dokumen teknokratis, melainkan alat telanjang untuk membaca pola risiko, memprediksi titik rawan, dan mengungkap sektor pelayanan publik yang diam-diam menjadi […]

  • Seruan Investigasi Dugaan Korupsi dan Nepotisme Melibatkan Mantan Plt. Kadis PKO Kabupaten Rote Ndao dan Keponakan Kandungnya

    Seruan Investigasi Dugaan Korupsi dan Nepotisme Melibatkan Mantan Plt. Kadis PKO Kabupaten Rote Ndao dan Keponakan Kandungnya

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Deda Henukh
    • 17Komentar

    Rote Ndao – Kasus dugaan korupsi dan nepotisme yang melibatkan mantan Plt. Kepala Dinas PKO Kabupaten Rote Ndao dan keponakan kandungnya di Dinas PKO Kabupaten Rote Ndao menjadi sorotan serius. Informasi yang beredar mengindikasikan bahwa sejumlah proyek di dinas tersebut diduga dikendalikan oleh mantan Plt. Kepala Dinas dan kerabatnya, dengan indikasi kuat bahwa proyek-proyek tersebut […]

  • Pinjaman Berujung Jerat Hukum! Pemuda Bangka Belitung Dituntut 16 Tahun, Kasus Ryan Susanto Tuai Sorotan

    Pinjaman Berujung Jerat Hukum! Pemuda Bangka Belitung Dituntut 16 Tahun, Kasus Ryan Susanto Tuai Sorotan

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    BANGKA BELITUNG — Kasus hukum yang menimpa seorang remaja berusia 20 tahun, Ryan Susanto, tengah menjadi perhatian publik. Perkara ini dinilai janggal oleh sejumlah pihak karena bermula dari hubungan pertemanan dan transaksi pinjam-meminjam, namun berujung pada tuntutan pidana berat. Peristiwa ini berawal ketika Ryan meminjamkan uang sebesar Rp40 juta kepada teman dekatnya yang dikenal dengan […]

  • Ternyata Sistem Imun Jadi Alasan Tato Bisa Menempel Bertahun-tahun di Kulit

    Ternyata Sistem Imun Jadi Alasan Tato Bisa Menempel Bertahun-tahun di Kulit

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Tato dikenal sebagai gambar permanen yang dapat bertahan hingga puluhan tahun di tubuh manusia. Namun di balik hal tersebut, ada mekanisme biologis yang melibatkan sistem kekebalan tubuh sehingga tinta tato tetap terlihat di kulit. Dalam proses pembuatan tato, jarum khusus menyuntikkan pigmen tinta hingga ke lapisan dermis, yaitu lapisan kulit yang berada di […]

expand_less