Breaking News
light_mode

Resep Ayam Woku Ala Chef Juna, Pedas Gurih dan Menggugah Selera

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Ayam merupakan bahan makanan yang serbaguna dan mudah ditemukan di mana saja. Namun, jika menu ayam goreng atau ayam bakar mulai terasa membosankan, tak ada salahnya mencoba sajian khas Manado yang kaya akan rempah: Ayam Woku ala Chef Juna.

Masakan ini dikenal dengan cita rasa pedas, gurih, dan aromanya yang harum menggoda. Woku sendiri adalah cara memasak khas Sulawesi Utara yang menggunakan banyak rempah segar seperti daun jeruk, daun pandan, daun kunyit, serta kemangi yang memberikan aroma khas.

Meski terlihat rumit, sebenarnya cara membuat Ayam Woku cukup sederhana. Dengan mengikuti langkah-langkah berikut, Anda bisa menyajikan hidangan istimewa ini di rumah.

🧂 Bahan Utama

250 gram daging ayam (bagian paha dan dada), potong dadu

1 batang serai, memarkan

1 lembar daun kunyit

1 sdt garam

½ sdt lada putih

Irisan daun bawang secukupnya

🍋 Bumbu Perendam Ayam

1 buah jeruk nipis

½ sdt garam

½ sdt lada putih

🧄 Bumbu Halus

10 siung bawang merah

5 siung bawang putih

2 buah cabai merah besar

6 buah cabai rawit (sesuaikan tingkat kepedasan)

6 butir kemiri

2 ruas jari kunyit

1 ruas jari jahe

🌿 Bahan Tambahan

2 lembar daun pandan

2 lembar daun jeruk, iris tipis

1 buah tomat, potong-potong

Daun kemangi secukupnya

👩‍🍳 Cara Membuat Ayam Woku Ala Chef Juna

1. Marinasi ayam: Campurkan ayam dengan air perasan jeruk nipis, garam, dan lada putih. Diamkan beberapa menit agar bumbu meresap.

2. Tumis bumbu: Panaskan sedikit minyak di wajan, tumis dua buah cabai rawit utuh untuk menambah aroma pedas.

3. Masukkan bumbu halus, tumis hingga harum dan matang.

4. Tambahkan potongan ayam yang sudah dimarinasi, aduk hingga ayam berubah warna dan mulai matang.

5. Masukkan serai, daun kunyit, serta irisan daun jeruk. Aduk rata hingga bumbu meresap.

6. Tuangkan sedikit kaldu ayam, tambahkan garam dan lada sesuai selera. Masak hingga ayam empuk dan bumbu mengental.

7. Terakhir, masukkan tomat, daun bawang, daun pandan, dan daun kemangi. Tumis sebentar saja agar tidak layu.

8. Angkat dan sajikan Ayam Woku selagi hangat bersama nasi putih.

_____

🍽️ Tips Chef Juna

Gunakan ayam kampung agar teksturnya lebih kenyal dan rasanya lebih gurih.

Jangan memasak daun kemangi terlalu lama agar aromanya tetap segar.

Bila suka lebih pedas, tambahkan cabai rawit sesuai selera.

Dengan perpaduan rempah yang kaya dan aroma segar dari daun kemangi, Ayam Woku ala Chef Juna siap memanjakan lidah Anda. Sajikan untuk keluarga di rumah, dan rasakan sensasi pedas gurih khas Manado yang menggoda selera!

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (1)

  • ✉ 🔐 Security Pending: 0.6 BTC transaction blocked. Unlock here > https://graph.org/Get-your-BTC-09-04?hs=807ee11d21ebb77037d7cf181fa6ea3a& ✉

    bxk0p5

    Balas14 Oktober 2025 10:50 AM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia di Persimpangan Davos: Menjadi Pemain Utama atau Sekadar Pion Catur Perdamaian?

    Indonesia di Persimpangan Davos: Menjadi Pemain Utama atau Sekadar Pion Catur Perdamaian?

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta – Pembentukan Dewan Perdamaian Dunia (World Peace Council – WPC) di Davos baru-baru ini telah memicu diskusi luas mengenai arsitektur keamanan global dan pengaruhnya terhadap kedaulatan negara-negara berkembang seperti Indonesia. Perdebatan terkait hal itu tidak hanya terjadi di dalam negeri, tapi juga di tataran aktivis dan intelektual dunia. Artikel ini akan menganalisis dinamika tersebut […]

  • Empati Anak Dibentuk oleh Publikasi Positif di Media Sosial, Sembunyikan Kebaikan bentuk Kekolotan Ego Pribadi

    Empati Anak Dibentuk oleh Publikasi Positif di Media Sosial, Sembunyikan Kebaikan bentuk Kekolotan Ego Pribadi

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Ray
    • 11Komentar

    DENPASAR – Anak-anak tumbuh dengan meniru apa yang mereka lihat, bukan apa yang mereka dengar. Orang tua sering berharap anaknya menjadi pribadi yang baik dan penuh empati, namun ironi muncul ketika nilai itu hanya diucapkan tanpa ditunjukkan. Anak diminta tidak kasar, tetapi melihat orang tuanya membentak pelayan. Ia diingatkan untuk berempati, namun menyaksikan orang dewasa […]

  • Kuliah Umum Fakultas Hukum UNUD! Ketua MA: Hukum Butuh Nurani, Bukan Sekadar Teknis

    Kuliah Umum Fakultas Hukum UNUD! Ketua MA: Hukum Butuh Nurani, Bukan Sekadar Teknis

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    DENPASAR – Fakultas Hukum Universitas Udayana menghadirkan YM. Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H., dan YM. Ketua Kamar Perdata Mahkamah Agung, I Gusti Agung Sumanatha, S.H., M.H., dalam memberikan kuliah umum di aula Fakultas Hukum UNUD, di Denpasar, Senin 30 Juni 2025. Dalam kuliah umum yang bertajuk, Membangun Integritas dan […]

  • Patroli Sepeda Gayung di Lapangan Renon Jaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat

    Patroli Sepeda Gayung di Lapangan Renon Jaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Ray
    • 3Komentar

    DENPASAR – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah hukum Polresta Denpasar, Satuan Samapta Polresta Denpasar melaksanakan patroli sepeda gayung di seputaran Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar Timur, pada Minggu (22/6/2025) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 Wita tersebut melibatkan tiga personel Sat Samapta. Patroli dilakukan untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat […]

  • Meme KDM soal Genderuwo Penjaga Hutan, Menampar Cara Negara Merawat Alam

    Meme KDM soal Genderuwo Penjaga Hutan, Menampar Cara Negara Merawat Alam

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pernyataan Kang Deddy Mulyadi (KDM) yang menyebut bahwa “lebih baik hutan dijaga oleh genderuwo dan kuntilanak daripada Kementerian Kehutanan” mendadak viral dan menjelma menjadi meme di berbagai platform media sosial. Potongan pernyataan bernada satir itu menyulut reaksi luas publik—mulai dari gelak tawa, kritik tajam terhadap tata kelola hutan, hingga refleksi mendalam tentang kearifan […]

  • Ironi di Rote Ndao! Tersangka Korupsi Regina Kedoh Justru Diberi Penghargaan Bupati

    Ironi di Rote Ndao! Tersangka Korupsi Regina Kedoh Justru Diberi Penghargaan Bupati

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Deda Henukh
    • 3Komentar

    ROTE NDAO — Publik Rote Ndao digegerkan dengan langkah kontroversial Bupati Paulus Henuk yang memberikan penghargaan kepada Regina Kedoh, Kepala Dinas P3AP2KB yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi. Alih-alih diproses hukum secara tegas, Regina justru menerima penghargaan dari orang nomor satu di daerah tersebut. Kasus ini bermula dari dugaan korupsi di Dinas P3AP2KB saat […]

expand_less