Zurich Airport Jajaki Kerja Sama dengan PT BIBU Panji Sakti untuk Kelola Bandara Internasional Bali Utara
- account_circle Ray
- calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Operator Bandara Zurich, Swiss, menyatakan ketertarikan terlibat dalam pengelolaan sekaligus investasi Bandara Internasional Bali Utara. Hasil pembicaraan di Jakarta akan dilaporkan kepada jajaran direksi Zurich Airport untuk menentukan langkah kerja sama selanjutnya.
JAKARTA — Bandara Internasional Bali Utara belum berdiri, tetapi pembicaraan mengenai siapa yang kelak mengelola dan mengembangkan bandara tersebut mulai mengemuka.
Kamis, 10 September 2026, PT BIBU Panji Sakti dan Zurich Airport membuka pembicaraan mengenai peluang kerja sama pengelolaan dan investasi Bandara Internasional Bali Utara. Pertemuan berlangsung di kantor Alien Design Consultant (Alien DC), Jakarta Selatan.

Pertemuan tersebut mempertemukan dua pihak dengan kepentingan yang sama terhadap pengembangan bandara, yakni PT BIBU Panji Sakti sebagai penggagas proyek Bandara Internasional Bali Utara dan Zurich Airport sebagai calon mitra operator sekaligus investor.
PT BIBU Panji Sakti hadir melalui Direktur Pengembangan Usaha Jannes Pasaribu, didampingi Direktur Komunikasi Ahmed Kurnia dan Corporate Secretary Fritz Tanos. Sementara Zurich Airport diwakili Thomas Müller, Head Masterplan Aviation.
Pertemuan itu difasilitasi Alien DC, perusahaan desain arsitektur yang sejak awal terlibat dalam perancangan Bandara Internasional Bali Utara.

dari kiri ke kanan: Thomas Muller (Zurich Airport), Hardyanthony Wiratama (Alien DC), dan Fritz Tanos (PT BIBU Panji Sakti)
CEO sekaligus pendiri Alien DC, Hardyanthony Wiratama atau Hardy, membuka pertemuan tersebut. Ia berharap pembicaraan antara kedua pihak tidak berhenti pada pertukaran gagasan, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama konkret.
“Semoga pertemuan ini nantinya akan membuahkan hasil kerja sama yang baik dan saling menguntungkan di antara para pihak,” ujar Hardy.
Bagi Alien DC, keterlibatan dalam proyek Bandara Internasional Bali Utara menjadi bagian penting dari perjalanan perusahaan yang berdiri sejak 2016 tersebut.
Alien DC mengembangkan layanan arsitektur, interior, lanskap, dan engineering, mulai dari tahap konsep hingga gambar konstruksi, pengawasan lapangan, serta manajemen proyek. Perusahaan tersebut juga memiliki pengalaman mengerjakan berbagai proyek di Asia, Eropa, dan Afrika.

Jannes Pasaribu (PT BIBU Panji Sakti) dan Tim Zurich Airport
Di sektor transportasi, portofolio Alien DC antara lain mencakup Ekstensi Bandara Komodo, Bandara Mentawai Baru, Bandara El Tari, Bandara Internasional Vanuatu, Bandara Dili, serta sejumlah proyek pelabuhan.
Untuk Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Alien DC mengerjakan Detail Engineering Design (DED) bersama Arkonin berdasarkan rancangan awal Atelier 6.
Sementara itu, desain Bandara Internasional Bali Utara menjadi salah satu proyek yang mengedepankan identitas Bali dalam pendekatan arsitektur kontemporer.
Konsep desainnya mengambil inspirasi dari Bedawang Nala, kura-kura kosmik dalam mitologi Bali, dengan elemen Anantabhoga dan Basuki. Terminal dirancang dengan pendekatan yang memadukan identitas lokal, ruang hijau, energi terbarukan, serta pengalaman penumpang.
Pertemuan dengan Zurich Airport kemudian membawa pembicaraan ke tahap yang berbeda. Bukan lagi semata mengenai seperti apa wajah bandara tersebut, tetapi bagaimana bandara itu kelak dibangun, dioperasikan, dan dikembangkan.
Zurich Airport merupakan perusahaan asal Swiss yang memiliki sekaligus mengoperasikan Bandara Zurich. Selain mengelola operasional terminal, perusahaan tersebut juga memiliki pengalaman dalam pengembangan kawasan komersial, properti, dan berbagai infrastruktur pendukung bandara.
Di luar Swiss, Zurich Airport mengembangkan dan mengoperasikan sejumlah bandara melalui skema kepemilikan maupun konsesi.
Portofolionya mencakup sejumlah negara di Amerika Latin hingga Asia. Pada 2025, Zurich Airport tercatat memiliki kepemilikan penuh atas Bandara Florianópolis, Vitória, Macaé, dan Natal di Brasil, Bandara Iquique di Chile, serta proyek Noida International Airport di India.
Perusahaan tersebut juga memiliki kepentingan di Belo Horizonte, Curaçao, dan sejumlah proyek lainnya.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu daya tarik dalam pembicaraan mengenai Bali Utara. Zurich Airport tidak hanya memiliki pengalaman mengoperasikan bandara yang telah berjalan, tetapi juga terlibat dalam pengembangan bandara baru dari tahap pembangunan hingga memasuki fase operasional.
Salah satu proyek terbarunya adalah Noida International Airport di India. Bandara baru yang berada di dekat Delhi itu mulai beroperasi pada Juni 2026. Pada tahap awal, bandara tersebut melayani penerbangan domestik dan kargo, sementara penerbangan internasional menyusul.
Di Brasil, empat bandara yang mayoritas dimiliki Zurich Airport juga mencatat pertumbuhan penumpang lebih dari 10 persen pada semester pertama 2026. Bandara Florianópolis bahkan kembali dinobatkan sebagai bandara terbaik di Brasil dan menempati posisi teratas untuk keenam kalinya secara berturut-turut.
Dengan rekam jejak tersebut, pembicaraan di Jakarta Selatan menjadi lebih dari sekadar diskusi mengenai desain dan pembangunan.
Dalam pertemuan itu, Zurich Airport menyatakan ketertarikannya untuk terlibat dalam proyek Bandara Internasional Bali Utara dengan mengambil peran sebagai operator. Tidak hanya itu, perusahaan asal Swiss tersebut juga membuka peluang untuk melakukan investasi dengan melihat potensi komersial proyek tersebut.
Thomas Müller hadir untuk melihat lebih jauh peluang kerja sama tersebut.
“Bagi kami, ini adalah pembicaraan yang penting karena menyangkut kemungkinan kerja sama jangka panjang,” kata Thomas.
Ia menyampaikan bahwa hasil pembicaraan dengan PT BIBU Panji Sakti akan segera dilaporkan kepada jajaran direksi Zurich Airport di Swiss.
Laporan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan langkah berikutnya, termasuk kemungkinan penyusunan memorandum of understanding (MoU) antara Zurich Airport dan PT BIBU Panji Sakti.
Thomas dijadwalkan kembali ke kantor pusat Zurich pada Kamis malam setelah pertemuan di Jakarta untuk menyampaikan perkembangan pembicaraan tersebut kepada manajemen Zurich Airport.
Bagi Jannes Pasaribu, pembicaraan tersebut menunjukkan bahwa proyek Bandara Internasional Bali Utara mulai memasuki pembahasan yang lebih substantif.
“Yang kami bicarakan bukan hanya bagaimana membangun bandara, tetapi bagaimana memastikan bandara ini nantinya dikelola dengan standar internasional dan mampu memberikan nilai tambah bagi Bali serta Indonesia,” ujar Jannes.
Menurut dia, keterlibatan calon mitra yang memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan dan pengoperasian bandara akan menjadi faktor penting bagi PT BIBU Panji Sakti.
“Pengalaman Zurich Airport dalam mengembangkan dan mengoperasikan bandara di berbagai negara tentu menjadi sesuatu yang sangat berharga untuk kami pelajari dan, jika prosesnya berjalan baik, bisa menjadi bagian dari perjalanan Bandara Internasional Bali Utara,” kata Jannes.
Bandara Internasional Bali Utara pada akhirnya bukan hanya berbicara mengenai terminal, landasan pacu, maupun konektivitas penerbangan. Proyek tersebut juga membawa pertanyaan mengenai siapa yang akan mengoperasikan bandara, standar pelayanan yang akan diterapkan, serta bagaimana bandara baru tersebut dapat berkembang menjadi simpul ekonomi tanpa kehilangan karakter daerah tempatnya berdiri.
Pertemuan antara PT BIBU Panji Sakti, Zurich Airport, dan Alien DC mempertemukan tiga unsur penting dalam proyek tersebut: desain, pengembangan, dan pengalaman operasional.
Alien DC membawa rancangan arsitektur. PT BIBU Panji Sakti membawa proyek Bandara Internasional Bali Utara. Sementara Zurich Airport membawa pengalaman dalam mengembangkan dan mengoperasikan bandara di berbagai negara.
Setidaknya pada Kamis, 10 September 2026, sebuah pembicaraan baru telah dimulai. Pembicaraan tersebut membuka kemungkinan agar Bandara Internasional Bali Utara tidak hanya dipersiapkan sebagai proyek infrastruktur, tetapi sejak awal diarahkan untuk memiliki standar pengelolaan dan pengalaman operator bertaraf internasional.
Editor – Ray

Finally found a site that doesn’t crash during peak hours. The graphics are crisp and the gameplay is addictive. You should give yono101game a try if you love online gaming.
11 Oktober 2026 5:05 PMReally impressed with the payout speed here. It is rare to find a site that is this honest and fast. Great job to the phkishph team!
1 Oktober 2026 8:10 PMThe graphics are top notch and the gameplay is just addictive. I’ve won a couple of times already today! Check out phperyaplus if you want some real excitement.
27 September 2026 10:18 PMI feel like I have a lot of luck whenever I play on this site. The rewards are generous and the community is great. Try pklucky22
19 September 2026 5:31 AMReally appreciate the customer support here. They helped me out quickly. Great vibes at phjili49!
15 September 2026 1:56 AM