Breaking News
light_mode

Roy Shakti: Polisi-Kejaksaan Damai, Rakyat Tetap Jadi Sasaran Oknum

  • account_circle Admin
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Roy Shakti menilai berakhirnya polemik antara kepolisian dan kejaksaan belum menyelesaikan persoalan utama, yakni dugaan praktik pemerasan oleh oknum aparat dalam proses penegakan hukum.

JAKARTA – Konten kreator dan pengamat Roy Shakti menanggapi berakhirnya polemik yang sempat menjadi sorotan publik terkait hubungan antara institusi kepolisian dan kejaksaan. Dalam sebuah video yang diunggah melalui media sosial, Roy menilai berakhirnya konflik tersebut belum menjawab persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat dalam mencari keadilan.

Menurut Roy, publik tentu menyambut baik jika hubungan antarpenegak hukum kembali harmonis. Namun, ia mengingatkan bahwa persoalan yang lebih penting adalah pemberantasan dugaan penyalahgunaan wewenang oleh oknum aparat.

“Kami sama-sama sepakat dan menyampaikan kepada seluruh jajaran bahwa tidak ada masalah di antara dua institusi ini,” kata Kapolri usai menemui Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Senin (13/6/2026).

“Kalau memang sudah selesai dan kembali rukun, itu baik. Tetapi rakyat tetap berharap ada perubahan nyata dalam penegakan hukum,” ujar Roy dalam video yang beredar di media sosial.

Roy berpendapat, praktik dugaan pemerasan oleh oknum aparat masih menjadi persoalan serius. Ia mengatakan masyarakat selama ini lebih banyak menyoroti oknum kepolisian karena bersentuhan langsung dengan warga. Namun, menurutnya, dugaan penyimpangan juga dapat terjadi di institusi penegak hukum lainnya.

Ia menilai, apabila praktik tersebut tidak diberantas, masyarakat akan tetap menjadi pihak yang dirugikan ketika berhadapan dengan proses hukum.

Sebagai ilustrasi, Roy menyinggung penanganan perkara investasi bodong. Menurutnya, banyak korban yang bukan hanya kehilangan uang akibat tindak pidana tersebut, tetapi juga menghadapi proses hukum yang berjalan lambat.

Roy bahkan mengungkapkan adanya contoh kasus yang disebutnya telah berlangsung sekitar delapan tahun. Meski telah memiliki tersangka, perkara tersebut diklaim belum juga memasuki tahap penuntutan karena berkas perkara berulang kali dikembalikan untuk dilengkapi.

Dalam pandangannya, kondisi tersebut memunculkan anggapan di tengah masyarakat bahwa proses hukum dapat berjalan lambat apabila tidak ada dorongan tertentu. Pernyataan tersebut merupakan opini pribadi Roy yang tidak disertai bukti hukum dalam video tersebut.

Di akhir pernyataannya, Roy menegaskan bahwa masyarakat sesungguhnya tidak berharap terjadi konflik antarpenegak hukum. Yang diharapkan, kata dia, adalah sistem peradilan yang bersih, profesional, transparan, dan mampu memberikan kepastian hukum bagi seluruh warga negara tanpa adanya penyimpangan oleh oknum.

Video tersebut diunggah dengan narasi bahwa rakyat masih menantikan perubahan nyata dalam penegakan hukum. Menurut Roy, selama dugaan praktik penyalahgunaan kewenangan oleh oknum masih terjadi, masyarakat akan tetap menjadi pihak yang paling rentan dirugikan.

Catatan Redaksi: Artikel ini memuat pandangan dan opini Roy Shakti sebagaimana disampaikan dalam unggahan video di media sosial. Dugaan mengenai praktik pemerasan oleh oknum aparat merupakan pernyataan narasumber yang belum dibuktikan melalui putusan pengadilan dan harus dipandang sebagai klaim yang memerlukan pembuktian sesuai ketentuan hukum.

Editor – Ray

Embed HTML not available.

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kekayaan Satoshi Nakamoto Kembali Tembus US2 Miliar Seiring Rebound Bitcoin Awal Tahun

    Kekayaan Satoshi Nakamoto Kembali Tembus US$102 Miliar Seiring Rebound Bitcoin Awal Tahun

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR – Kekayaan pencipta Bitcoin, Satoshi Nakamoto, kembali melonjak signifikan setelah sempat tergerus sepanjang tahun lalu. Berdasarkan data Arkham Intelligence pada Selasa (6/1), total kekayaan Satoshi kini diperkirakan mencapai US$102 miliar atau setara Rp1,7 kuadriliun, menyusul pemulihan harga Bitcoin di awal tahun 2026. Kenaikan kekayaan tersebut sejalan dengan pergerakan Bitcoin (BTC) yang kembali menguat ke […]

  • Rusia Klaim Jatuhkan F-16 Ukraina, Sinyal Keras di Tengah Perebutan Supremasi Udara

    Rusia Klaim Jatuhkan F-16 Ukraina, Sinyal Keras di Tengah Perebutan Supremasi Udara

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR – Militer Rusia mengklaim berhasil menembak jatuh jet tempur F-16 buatan Amerika Serikat yang dioperasikan Angkatan Udara Ukraina, sebuah peristiwa yang langsung menyita perhatian publik internasional. Klaim ini menjadi sorotan karena F-16 selama ini dipromosikan Kyiv dan sekutunya sebagai kekuatan kunci yang diharapkan mampu mengubah keseimbangan perang di udara. Pernyataan tersebut disampaikan dalam wawancara […]

  • Misteri Wajan Raksasa, Ribuan Warga Tinggal di Perut Gunung Ijen Purba Play Button

    Misteri Wajan Raksasa, Ribuan Warga Tinggal di Perut Gunung Ijen Purba

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 13Komentar

    Bondowoso, Jawa Timur – Di balik keindahan alam Bondowoso, tersimpan fakta geologi yang mencengangkan. Ribuan warga di Kecamatan Ijen ternyata hidup di atas sebuah mahakarya alam purba, Kaldera Ijen Purba, cekungan vulkanik raksasa hasil letusan dahsyat ribuan tahun silam. Bagi masyarakat setempat, kawasan ini kerap dijuluki “wajan raksasa”. Namun secara ilmiah, istilah tersebut merujuk pada […]

  • Ribuan Warga Serangan Gelar Ritual Memintar, Arak Barong–Rangda Lintasi Pulau hingga Kawasan Kura Kura Bali

    Ribuan Warga Serangan Gelar Ritual Memintar, Arak Barong–Rangda Lintasi Pulau hingga Kawasan Kura Kura Bali

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 5Komentar

    Denpasar, Bali – Ribuan warga Desa Adat Serangan kembali memadati jalur-jalur utama Pulau Serangan dalam pelaksanaan Upacara Memintar, Jumat (19/12/2025). Lebih dari 2.000 krama adat terlibat dalam ritual sakral yang telah diwariskan turun-temurun sejak 1965 ini sebagai upaya menolak bala sekaligus menjaga keharmonisan antara alam nyata (skala) dan tak kasat mata (niskala). Upacara Memintar diawali […]

  • Gagal Terbang ke Jepang, Owner Arisan Twins_SJ Dihadang Korban di Bandara, Dugaan Kerugian Belasan Miliar Menguak

    Gagal Terbang ke Jepang, Owner Arisan Twins_SJ Dihadang Korban di Bandara, Dugaan Kerugian Belasan Miliar Menguak

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Upaya seorang perempuan berinisial NNS (31) alias Saska J, yang diduga sebagai pengelola arisan online Twins_SJ, untuk bepergian ke Jepang bersama suaminya berujung pencegahan dramatis di bandara. Sejumlah orang yang mengaku sebagai korban mendatangi lokasi dan menghadang keberangkatan tersebut setelah informasi perjalanan tersebar di kalangan anggota arisan. Baca berita sebelumnya klik untuk link […]

  • Skandal Dana Negara di Deposito, Oknum Pemerintah Diduga Cari Bunga dari Uang Rakyat!

    Skandal Dana Negara di Deposito, Oknum Pemerintah Diduga Cari Bunga dari Uang Rakyat!

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 6Komentar

    DENPASAR – Mengejutkan! Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap temuan dana pemerintah senilai Rp285,6 triliun yang disimpan dalam bentuk deposito berjangka di berbagai bank komersial, termasuk bank-bank Himbara. Praktik ini memicu kecurigaan kuat bahwa ada upaya mencari bunga dari uang negara, sebuah tindakan yang disebut Purbaya sebagai potensi kejahatan serius bila terbukti tidak digunakan untuk […]

expand_less