Breaking News
light_mode

Parade Ogoh-Ogoh Banjar Bayad Tegalalang, Ritual Sakral dan Ajang Kreativitas Pemuda Jelang Nyepi

  • account_circle Vine
  • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Banjar Bayad — Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi, masyarakat adat di Banjar Bayad, Desa Kedisan, Kecamatan Tegalalang, Kabupaten Gianyar kembali menggelar parade ogoh-ogoh yang berlangsung meriah pada malam pengerupukan, sehari sebelum Nyepi, Rabu 18 Maret 2026.

Tradisi tahunan ini merupakan bagian dari rangkaian upacara Tawur Kesanga yang bertujuan menetralisir energi negatif serta mengusir unsur kejahatan dari alam semesta. Ogoh-ogoh yang diarak merupakan patung raksasa yang melambangkan sifat-sifat buruk atau kekuatan negatif.

Pawai biasanya dimulai pada sore hingga malam hari, diawali dari balai banjar dan dilanjutkan dengan mengelilingi wilayah desa atau perempatan banjar. Suasana semakin semarak dengan iringan Gamelan Baleganjur, obor, tarian, serta sorak sorai masyarakat yang turut menyaksikan.

Setelah diarak, ogoh-ogoh kemudian dimusnahkan dengan cara dibakar di lapangan atau area kuburan. Prosesi ini menjadi simbol penyucian diri dan lingkungan dari sifat-sifat negatif menjelang memasuki Tahun Baru Saka.

Selain sebagai bagian dari ritual keagamaan Buta Yadnya, kegiatan ini juga menjadi wadah kreativitas bagi generasi muda yang tergabung dalam Seka Taruna, sekaligus daya tarik bagi sektor pariwisata budaya Bali.

Pada pelaksanaan tahun ini, parade ogoh-ogoh di Banjar Bayad diikuti oleh lima tempek (kelompok wilayah), yakni Tempek Manik Sawan, Tempek Manyar, Tempek Tengah Dangin, Tempek Beluluk, dan Tempek Tengah Dalam.

Bandesa Adat Bayad : I Wayan Wiarsa, S.Pd., M.Pd. Kelihan Adat Bayad: I Made Kari Kelihan Dinas Bayad: I Made Bawa, S.S.

Bandesa Adat Banjar Bayad, I Wayan Wiarsa, menjelaskan bahwa pembiayaan kegiatan berasal dari dana desa, sumbangan donatur, serta iuran dari masing-masing tempek. Bantuan dari sponsor tidak selalu dalam bentuk uang, tetapi juga berupa barang kebutuhan seperti air minum.

Hal senada juga disampaikan Kelian Dinas Banjar Bayad, I Made Bawa. Ia menyebutkan dana yang terkumpul digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pembuatan ogoh-ogoh, penyewaan kostum, hingga koreografi dan rias wajah peserta.

Dengan semangat gotong royong dan kreativitas, parade ogoh-ogoh di Banjar Bayad tidak hanya menjadi ritual sakral, tetapi juga momentum mempererat kebersamaan masyarakat serta melestarikan budaya Bali secara turun-temurun. | Vin

Vine

Penulis

Ketulusan adalah kunci kebahagiaan sejati.

Komentar (1)

  • Pamela

    It’s actuslly veery conplex iin his budy lite to lissten newws oon Television, therefore I only
    uuse tthe web forr that reason, annd obtain thhe latesst information.

    Herre iss myy web page; roloxxx.com (Garnet)

    Balas29 Mei 2026 9:55 AM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekstrak Akar Dandelion Terbukti Bunuh 90 Persen Sel Kanker Usus Besar Hanya dalam 48 Jam

    Ekstrak Akar Dandelion Terbukti Bunuh 90 Persen Sel Kanker Usus Besar Hanya dalam 48 Jam

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    Peneliti ungkap potensi tanaman liar sebagai terapi alami antikanker yang selektif tanpa merusak sel sehat DENPASAR – Temuan mengejutkan datang dari dunia sains. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah dengan nomor referensi PMID: 27564258 mengungkap bahwa ekstrak akar dandelion (Dandelion Root Extract/DRE) mampu memicu kematian sel kanker usus besar hingga lebih dari 90 persen […]

  • Gugatan Kasus Batu Ampar Masuk Mediasi Lanjutan, Polres Buleleng Wajib Utamakan asas praejudicieel geschil

    Gugatan Kasus Batu Ampar Masuk Mediasi Lanjutan, Polres Buleleng Wajib Utamakan asas praejudicieel geschil

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    SINGARAJA – Sidang sengketa Lahan Batu Ampar di Banjar Dinas Batu Ampar, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, merangkak langkah demi langkah dalam sidang mediasi yang bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Singaraja sebagai tindak lanjut perkara perdata Nomor 495/Pdt.G/2026/PN.Sgr. Mediasi merupakan upaya mencari win – win solution yang mempertemukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng dengan para […]

  • Halal Bihalal IOF Jakarta Dikemas Seru Lewat “Tents and Trails 2”, Perkuat Silaturahmi di Alam Terbuka

    Halal Bihalal IOF Jakarta Dikemas Seru Lewat “Tents and Trails 2”, Perkuat Silaturahmi di Alam Terbuka

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Vaza Fernantha
    • 7Komentar

    BOGOR — Tradisi Halal Bihalal yang lekat dengan suasana Bulan Syawal kembali dimaknai secara berbeda oleh komunitas otomotif. Indonesia Offroad Federation (IOF) Pengda Jakarta menggelar kegiatan bertajuk Tents and Trails 2 (TnT 2) di Tiara Camp Citeko, Sabtu–Minggu (11–12 April 2026), dengan konsep silaturahmi di alam terbuka. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan […]

  • BTID dan Yowana Desa Serangan Perkuat Pelestarian Budaya Melalui Festival Penjor 2026

    BTID dan Yowana Desa Serangan Perkuat Pelestarian Budaya Melalui Festival Penjor 2026

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Festival yang memasuki tahun ketiga ini menjadi ruang kolaborasi generasi muda dalam menjaga tradisi Galungan dan Kuningan sekaligus memperkuat identitas budaya Desa Serangan. DENPASAR – Semangat pelestarian budaya kembali menggema di Desa Serangan menjelang perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan. Tradisi yang diwariskan turun-temurun itu diwujudkan melalui Festival Penjor Desa Serangan 2026 yang tahun ini […]

  • Kebanjiran dan Kemacetan Denpasar! Bukti Bobroknya Perizinan dan Lemahnya Penegakan Hukum

    Kebanjiran dan Kemacetan Denpasar! Bukti Bobroknya Perizinan dan Lemahnya Penegakan Hukum

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Oleh: Anak Agung Gede Agung A, ST. (Si Manusia Bodoh) DENPASAR – Hari Raya Pagerwesi 2025 seharusnya menjadi momen khusyuk bagi warga Bali. Namun, Kota Denpasar justru kembali dipermalukan oleh banjir yang melumpuhkan aktivitas warga. Setiap tahun bencana ini semakin parah, ditambah kemacetan yang sudah menjadi wajah sehari-hari Denpasar. Pertanyaannya sederhana: sampai kapan pemerintah kota […]

  • Mask Painting di FOX Jimbaran Beach Bali, Aktivitas Kreatif yang Menghadirkan Sentuhan Budaya

    Mask Painting di FOX Jimbaran Beach Bali, Aktivitas Kreatif yang Menghadirkan Sentuhan Budaya

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 7Komentar

    BADUNG — FOX Jimbaran Beach Bali kembali menawarkan pengalaman budaya yang unik melalui kegiatan Mask Painting yang digelar setiap hari Selasa pukul 15.00–16.00 WITA di Baresto Restaurant. Aktivitas mingguan ini menjadi daya tarik bagi tamu yang ingin menikmati kesenian tradisional Indonesia dalam suasana santai dan kreatif. Dalam sesi ini, peserta diajak melukis menggunakan topeng tradisional […]

expand_less