Breaking News
light_mode

Penglipuran Siapkan Festival 2026, Perkuat Pariwisata Inklusif dan Berkelanjutan

  • account_circle Ray
  • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Desa Wisata Penglipuran, Kabupaten Bangli, terus memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata berkelanjutan dengan mengedepankan kualitas pengalaman wisatawan, pelestarian budaya, penguatan lingkungan, serta transformasi digital. Di tengah dinamika ekonomi global yang turut memengaruhi sektor pariwisata, tingkat kunjungan wisatawan ke desa yang dikenal sebagai salah satu desa terbersih di dunia itu masih terjaga relatif stabil.

Ketua Badan Usaha Desa Penglipuran, I Wayan Sumiarsa, menegaskan bahwa arah pengembangan pariwisata Penglipuran kini tidak lagi semata-mata berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan. Fokus utama diarahkan pada penciptaan pengalaman wisata yang berkesan dan bernilai bagi setiap pengunjung.

I Wayan Sumiarsa.

“Yang kami bangun sekarang adalah pariwisata berkualitas. Wisatawan tidak hanya datang melihat, tetapi juga memahami budaya, merasakan kehidupan masyarakat, dan mendapatkan pengalaman yang bermakna,” ujar Sumiarsa dalam kegiatan Simakrama Media bersama Desa Penglipuran di Tuniang Bali, Denpasar, Senin (22/6/2026).

Kegiatan tersebut turut menghadirkan Pengamat Ekonomi dan Pariwisata Bali Trisno Nugroho, Humas Bank Indonesia Bali Gede Panca, serta Pengamat Kebijakan Publik Umar Ibnu Alkhatab.

Trisno Nugroho.

Menurut Sumiarsa, keberadaan TPS3R akan memperkuat sistem pengelolaan sampah desa sekaligus menjaga identitas Penglipuran sebagai kawasan wisata yang bersih dan tertata.

Kolaborasi dengan Bank Indonesia juga diwujudkan melalui penguatan digitalisasi transaksi. Wisatawan kini dapat melakukan pembayaran menggunakan QRIS, Visa Card, maupun MasterCard.

“Dulu transaksi digital hampir tidak ada. Sekarang kontribusinya sudah mencapai sekitar 40 persen dari total transaksi yang terjadi di Penglipuran,” ungkapnya.

Selain penguatan teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi prioritas. Berbagai pelatihan diberikan kepada masyarakat untuk meningkatkan profesionalisme pelayanan sekaligus memperkuat daya saing destinasi.

Di sektor infrastruktur wisata, Penglipuran melakukan penataan kawasan hutan bambu dengan membangun relief edukatif yang menceritakan sejarah dan perkembangan desa. Fasilitas tersebut diharapkan dapat menambah nilai edukasi bagi wisatawan yang berkunjung.

Penataan juga dilakukan melalui pembenahan jogging track di kawasan hutan bambu yang sebelumnya telah dimanfaatkan sebagai lokasi kegiatan Fun Run dan mendapat respons positif dari masyarakat maupun wisatawan.

Komitmen menjaga warisan budaya turut diwujudkan melalui program konservasi bangunan tradisional. Sebagian pendapatan dari sektor pariwisata dialokasikan untuk membantu masyarakat mempertahankan tiga bangunan utama yang menjadi identitas Penglipuran, yakni angkul-angkul, dapur tradisional, dan bale saka enem.

Ketiga bangunan tersebut wajib dipertahankan sesuai bentuk aslinya dengan penggunaan material bambu sebagai ciri khas arsitektur desa.

“Dana konservasi ini berasal dari aktivitas pariwisata. Jadi wisatawan yang datang secara langsung ikut berkontribusi menjaga warisan budaya yang kami miliki,” kata Sumiarsa.

Di sisi lain, Penglipuran juga terus memperkuat sektor UMKM agar manfaat ekonomi dari pariwisata dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat. Untuk mendukung tata kelola yang profesional, Desa Adat Penglipuran membentuk Badan Usaha Desa Penglipuran yang bertugas mengelola berbagai unit usaha desa, termasuk sektor pariwisata.

Selain menyediakan berbagai fasilitas penunjang, Penglipuran juga memberikan perlindungan asuransi bagi wisatawan sesuai paket wisata yang dipilih.

Dalam waktu dekat, Desa Penglipuran akan kembali menggelar Penglipuran Village Festival 2026 pada 9–11 Juli mendatang. Festival tersebut mengusung tema “Keharmonisan Bumi Penglipuran Menuju Pariwisata Inklusif, Berkelanjutan dan Regeneratif”.

Tahun ini festival memberikan ruang lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk berpartisipasi dalam berbagai pertunjukan budaya, khususnya pada acara pembukaan.

Beragam kegiatan juga akan digelar, mulai dari workshop lingkungan yang melibatkan wisatawan secara langsung, pameran budaya, hingga kegiatan kesehatan seperti Yoga Ketawa pada hari penutupan.

Melalui konsep pariwisata regeneratif, wisatawan tidak hanya diajak menikmati destinasi, tetapi juga didorong untuk memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat setempat.

Dengan pendekatan “Something to See, Something to Do, Something to Buy, dan Something to Learn”, Penglipuran terus memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata berbasis budaya yang mampu menghadirkan pengalaman berkualitas sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan, budaya, dan ekonomi masyarakat Bali.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (1)

  • 🔄🪙 + 2 BTC. Sign In 👉🏽 dc4958ca.giveaway-8y3.pages.dev/?hs=384cd9fff3cf76a04a81cae33d0864a2& 🔄🪙

    oqz24h

    Balas23 Juni 2026 8:25 PM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Hasto Penuh Kejanggalan! Sintia Bongkar 5 Fakta Panas yang Tak Bisa Diabaikan Play Button

    Kasus Hasto Penuh Kejanggalan! Sintia Bongkar 5 Fakta Panas yang Tak Bisa Diabaikan

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 5Komentar

    Jakarta – Perkara hukum yang menyeret nama Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, kian ramai diperdebatkan. Namun di balik hiruk-pikuk opini publik, muncul lima kejanggalan mencolok yang disorot tajam oleh Sintia, mahasiswi magister hukum Universitas Indonesia. Ia menilai, kasus ini tak hanya lemah dari sisi hukum, tapi juga menyimpan indikasi kuat bahwa ada skenario politik […]

  • Musda! Sugawa Korry Tak Maju, Demer Otomatis Ketua Golkar Provinsi Bali Play Button

    Musda! Sugawa Korry Tak Maju, Demer Otomatis Ketua Golkar Provinsi Bali

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    DENPASAR – Digelarnya Musyawarah daerah (Musda) XI Golkar Provinsi Bali yang sempat tertunda kini dilaksanakan di The Meru Sanur, Minggu, 13 Juli 2025, dengan tajuk, “Momentum Pilih Pemimpin Daerah Yang Siap Menjawab Tantangan Menangkan Golkar” Hadir pula Muhammad Sarmuji, S.E., M.Si., selaku Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Ketua Bidang Bappilu Bali-Nusra DPP Golkar, Gde Sumarjaya […]

  • Korban Kebakaran Nakula Diminta Pergi dalam 7 Hari, Gung De: Jangan Jadikan Bencana Alasan Mengusir

    Korban Kebakaran Nakula Diminta Pergi dalam 7 Hari, Gung De: Jangan Jadikan Bencana Alasan Mengusir

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    Pemkot Denpasar diminta mengedepankan pendekatan kemanusiaan sebelum melakukan penataan terhadap warga terdampak kebakaran di Jalan Nakula. DENPASAR, BALI — Kebijakan pengosongan lokasi pascakebakaran di Jalan Nakula, Denpasar Barat, menuai sorotan. Warga terdampak yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda diminta meninggalkan lokasi setelah masa penanganan selama tujuh hari berakhir. Data pemerintah menunjukkan puluhan kepala keluarga […]

  • Temuan Mengejutkan, Lumpur Lapindo Ternyata Mengandung Mineral Langka Bernilai Global

    Temuan Mengejutkan, Lumpur Lapindo Ternyata Mengandung Mineral Langka Bernilai Global

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Tragedi Lumpur Lapindo di Sidoarjo yang pada 2006 menenggelamkan rumah, sawah, hingga desa-desa, selama ini selalu dikenang sebagai salah satu bencana ekologis terbesar di Indonesia. Namun, penelitian terbaru dari Badan Geologi dan Kementerian ESDM kini memunculkan fakta mengejutkan yang mengubah cara dunia memandang wilayah tersebut. Di balik semburan lumpur panas yang tak pernah […]

  • Ilmuwan Korea Temukan Cara Mengubah Sel Kanker Menjadi Sehat, Harapan Baru Bebas Kemoterapi

    Ilmuwan Korea Temukan Cara Mengubah Sel Kanker Menjadi Sehat, Harapan Baru Bebas Kemoterapi

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 18Komentar

    SEOUL – Dunia medis dikejutkan oleh terobosan penelitian dari Korea Selatan yang berhasil mengubah sel kanker menjadi sel sehat, membuka peluang masa depan tanpa kemoterapi dan radiasi. Penemuan ini memanfaatkan teknologi pengeditan gen tingkat lanjut untuk “mereset” sel kanker kembali ke kondisi normal. Dalam studi yang dilakukan oleh tim ilmuwan dari Korea Advanced Institute of […]

  • Italia Siapkan Larangan Burqa dan Niqab di Sekolah, Meloni Batasi Siswa Asing

    Italia Siapkan Larangan Burqa dan Niqab di Sekolah, Meloni Batasi Siswa Asing

    • calendar_month 11 jam yang lalu
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    ROMA – Pemerintah Italia bersiap menerapkan aturan baru di lingkungan sekolah yang mencakup larangan penggunaan burqa dan niqab, pembatasan jumlah siswa asing dalam satu kelas, serta kewajiban belajar bahasa Italia bagi orang tua siswa asing yang dinilai mengalami kesulitan serius dalam berintegrasi. Rencana tersebut disampaikan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni dalam sebuah kegiatan kepemudaan yang […]

expand_less