WNA Amerika Laporkan Agen Properti di Bali, Deposit Rp220 Juta Diduga Belum Dikembalikan
- account_circle Ray
- calendar_month 7 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DENPASAR – Rencana seorang warga negara Amerika Serikat, Evan Galanis, untuk menikmati masa pensiun di Bali berujung pada proses hukum. Ia melaporkan agen properti dengan inisial RD dengan PT DAJ ke Polda Bali terkait dugaan tidak dikembalikannya dana deposit sebesar Rp220 juta.
Evan memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bali pada Kamis (12/2/2026). Pemeriksaan berlangsung di Ruang Pelayanan Khusus (RPK) Unit 5 Subdit IV sejak pukul 12.00 WITA hingga sekitar pukul 17.00 WITA.
Kedatangan Evan merupakan tindak lanjut atas Laporan Polisi Nomor: LP/B/76/I/2026/SPKT/POLDA BALI. Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik mendalami kronologi serta sejumlah dokumen terkait dugaan penahanan dana deposit oleh pihak agen properti.
Evan hadir didampingi tim kuasa hukum dari Andi Law Firm and Partners, yakni I Wayan Swandi, S.Pd., SH., MNLP., CTA., dan I Gede Adi Putra, SH., C.BMed. Seorang penerjemah profesional juga turut mendampingi guna memastikan kejelasan komunikasi dan keabsahan keterangan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
Kuasa hukum pelapor menyatakan kliennya mengalami kerugian materiil akibat dana deposit yang hingga kini belum dikembalikan. Selain itu, mereka menilai terdapat dampak imateriil yang cukup signifikan.
“Klien kami tidak hanya mengalami kerugian finansial, tetapi juga harus menanggung biaya hukum dan penerjemah, serta pengeluaran tambahan untuk mencari akomodasi darurat karena vila yang direncanakan tidak dapat ditempati,” ujar perwakilan kuasa hukum usai pemeriksaan.
Menurutnya, situasi tersebut juga berdampak pada kenyamanan dan kondisi psikologis kliennya yang semula berencana menghabiskan masa pensiun di Bali.
Tim kuasa hukum menyampaikan apresiasi terhadap langkah penyidik Polda Bali yang dinilai responsif dalam menangani laporan tersebut. Mereka berharap pihak terlapor dapat bertanggung jawab dan mengembalikan dana yang menjadi hak pelapor.
Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak agen Properry yang dimaksud tentang kasus ini. Redaksi akan memperbarui informasi setelah memperoleh konfirmasi dari pihak terlapor.
Editor – Ray

Alright alright alright, sv388app is where it’s at for some serious action. Smooth gameplay and decent odds, what more can you ask for? Hit it up here: sv388app
12 Februari 2026 10:17 PMKeobovn, yeah? Let’s see if these odds are any good… Time to place some bets! keobovn
12 Februari 2026 10:16 PMDragon Hatch, nghe cái tên là thấy muốn chơi rồi! Game nổ hũ này đồ họa đỉnh, tỷ lệ ăn cũng ngon nữa. Anh em nào thích slot game thì vào dragonhatchvn chiến ngay thôi!
12 Februari 2026 10:16 PM