Breaking News
light_mode

Taklukkan Bentang Jawa 1.500 Km, Yogi Sukma Finish Setelah 6,5 Hari Mengayuh

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dari 200 peserta yang tampil di Bentang Jawa 2026, Yogi Sukma menuntaskan tantangan ultra-cycling lintas Pulau Jawa dalam perjalanan sekitar enam setengah hari.

BALI — Perjalanan ekstrem melintasi Pulau Jawa sejauh sekitar 1.500 kilometer berhasil dituntaskan Yogi Sukma, Project Development BTID, dalam ajang Bentang Jawa 2026. Ia mencatat waktu sekitar 6,5 hari sejak garis start hingga mencapai finis setelah melewati rangkaian medan berat dari barat menuju timur Pulau Jawa.

Bentang Jawa 2026 berlangsung pada 16–22 Agustus 2026 dengan rute utama dari Carita, Banten, menuju Banyuwangi, Jawa Timur. Penyelenggara menetapkan batas waktu maksimal 156 jam atau sekitar 6,5 hari untuk menyelesaikan perjalanan.

Ajang ini bukan balap sepeda konvensional. Bentang Jawa menggunakan konsep unsupported ultra cycling, sehingga peserta harus mengandalkan kemampuan sendiri selama perjalanan. Mulai dari navigasi, makanan dan hidrasi, istirahat, keselamatan, hingga penanganan kendala sepeda menjadi tanggung jawab masing-masing peserta.

Tantangan tersebut semakin berat karena rute Bentang Jawa memiliki total kenaikan elevasi sekitar 16.000 meter. Peserta melintasi beragam karakter medan, mulai kawasan pesisir, perbukitan, pegunungan hingga hutan, dengan perubahan kondisi cuaca dan temperatur yang ekstrem.

Pada edisi 2026, sebanyak 200 pesepeda terkonfirmasi mengikuti ajang tersebut. Mereka terdiri atas 146 peserta kategori Solo dan 54 peserta kategori Pair. Kompetisi juga mendapat perhatian internasional dengan kehadiran 29 pesepeda dari 13 negara.

Penyelenggara Bentang Jawa menjelaskan, konsep perlombaan memang dirancang untuk menguji daya tahan dan kemampuan peserta mengambil keputusan secara mandiri.

“Bentang Jawa is an unsupported ultra cycling race and self-navigation across Java Island,” demikian penjelasan resmi penyelenggara mengenai karakter utama ajang tersebut.

Dalam konteks tersebut, keberhasilan Yogi mencapai garis finis menjadi catatan tersendiri. Selama sekitar enam setengah hari, ia harus menjaga stamina sekaligus mengatur ritme perjalanan agar mampu bertahan menghadapi jarak panjang, tanjakan, perubahan cuaca, rasa lelah, serta tekanan mental yang muncul sepanjang perjalanan.

Perjalanan 1.500 kilometer juga menuntut peserta tidak sekadar memiliki kemampuan fisik. Strategi mengatur tenaga, menentukan waktu beristirahat, menjaga asupan energi dan cairan, membaca navigasi, hingga mengambil keputusan ketika menghadapi persoalan teknis menjadi bagian penting dalam menentukan keberhasilan seorang peserta.

Bentang Jawa 2026 sendiri dimulai dari Carita pada 16 Agustus 2026 pukul 05.30 WIB. Garis finis berada di Banyuwangi dengan batas akhir pada 22 Agustus 2026 pukul 17.30 WIB.

Sejumlah peserta berhasil mencatat waktu jauh lebih cepat. Zidan Attala Nouval Hidayat menjadi finisher pertama kategori Solo Male setelah menyelesaikan sekitar 1.500 kilometer dalam 3 hari 9 jam 43 menit.

Namun, Bentang Jawa tidak hanya berbicara tentang siapa yang tercepat. Bagi peserta yang mampu bertahan hingga garis finis, perjalanan tersebut menjadi pembuktian atas daya tahan, kedisiplinan, strategi dan kemampuan melewati batas kemampuan diri.

Bagi Yogi Sukma, keberhasilan menyelesaikan Bentang Jawa 2026 menjadi sebuah pencapaian yang menunjukkan bahwa tantangan sepanjang 1.500 kilometer dapat ditaklukkan dengan persiapan, konsistensi dan mental pantang menyerah.

Enam setengah hari berada di atas sepeda bukan sekadar perjalanan dari titik barat ke timur Pulau Jawa. Setiap kilometer menjadi bagian dari ujian panjang untuk mempertahankan fokus ketika tubuh mulai kehilangan tenaga dan kondisi perjalanan semakin menuntut.

Dengan menuntaskan Bentang Jawa 2026, Yogi tidak hanya membawa pulang status sebagai finisher, tetapi juga sebuah pengalaman ultra-cycling yang mempertemukan ketahanan fisik, kekuatan mental dan keberanian untuk terus bergerak hingga garis akhir.

1.500 kilometer.

6,5 hari perjalanan.

Satu tekad untuk menaklukkan Pulau Jawa.

Bagi Yogi Sukma, garis finis bukan sekadar akhir perjalanan, melainkan penanda bahwa batas kemampuan dapat terus didorong ketika tekad untuk menyelesaikan tantangan tetap terjaga.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nuanu Perkuat Ekosistem Kreatif Lewat Music Residency, Satukan Musisi Dunia di Bali

    Nuanu Perkuat Ekosistem Kreatif Lewat Music Residency, Satukan Musisi Dunia di Bali

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Denpasar, Bali — Kawasan kreatif Nuanu Creative City kembali menunjukkan perannya sebagai pusat kolaborasi lintas disiplin dengan menghadirkan program Nuanu Music Residency yang berlangsung pada 6–11 April 2026. Program ini menjadi langkah strategis dalam mempertemukan musisi, produser, dan penulis lagu dari Indonesia dan berbagai negara dalam satu ruang kreatif yang terintegrasi. Residency ini dirancang sebagai […]

  • Penjelasan Suwirta Dinilai Makin Tegaskan Kesalahan, Pengamat Gusti Putu Artha Beri Kritik Telak

    Penjelasan Suwirta Dinilai Makin Tegaskan Kesalahan, Pengamat Gusti Putu Artha Beri Kritik Telak

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 18Komentar

    KLUNGKUNG — Pernyataan mantan Bupati Klungkung Nyoman Suwirta mengenai polemik proyek lift kaca Pantai Kelingking justru dinilai membuka ruang lebih besar atas dugaan kelalaian kewenangan. Pengamat sosial politik, I Gusti Putu Artha, SP, M.Si., menegaskan bahwa klarifikasi Suwirta bukan meredam kritik, tetapi makin memperlihatkan adanya kesalahan mendasar dalam tata kelola pemerintahan dan perizinan pada masa […]

  • Wagub Giri Prasta Resmikan Porprov Bali XVI 2025, Tekankan Sportivitas dan Peningkatan Fasilitas

    Wagub Giri Prasta Resmikan Porprov Bali XVI 2025, Tekankan Sportivitas dan Peningkatan Fasilitas

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 7Komentar

    DENPASAR – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XVI resmi dimulai di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Selasa (9/9) malam. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, yang hadir bersama Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya, Wakil Ketua Umum V KONI Pusat Tursandi Alwi, serta Ketua KONI Bali I Gusti Ngurah […]

  • Unud dan Imigrasi Dirikan IMPACT untuk Perkuat Kebijakan Keimigrasian

    Unud dan Imigrasi Dirikan IMPACT untuk Perkuat Kebijakan Keimigrasian

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR — Universitas Udayana (Unud) dan Direktorat Jenderal Imigrasi resmi menjalin kerja sama strategis untuk memperkuat riset dan analisis kebijakan keimigrasian melalui pendirian Indonesian Immigration Policy and Analysis Center (IMPACT). Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) berlangsung di Aula Theatre Lecture Building Universitas Udayana, Jimbaran, Selasa (2/12/2025), disaksikan pejabat pemerintah provinsi dan pemangku kepentingan terkait. PKS […]

  • Ketika Adat Dijadikan Alat Tagih Utang, Menggugat Arah Baru LPD di Bali

    Ketika Adat Dijadikan Alat Tagih Utang, Menggugat Arah Baru LPD di Bali

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    Ketika persoalan kredit dibawa ke ranah pararem dan sanksi adat, muncul pertanyaan mendasar: apakah adat sedang melindungi krama, atau justru dijadikan instrumen untuk memperkuat mekanisme penagihan? DENPASAR – Ketika sebuah sistem keuangan modern diberi nama adat, apakah otomatis berubah menjadi hukum adat? Pertanyaan itulah yang patut diajukan di tengah wacana menjadikan Labda Pacingkreman Desa (LPD) […]

  • PDIP Larang Kader Terlibat Bisnis Program Makan Bergizi Gratis, DPP Keluarkan Instruksi Resmi

    PDIP Larang Kader Terlibat Bisnis Program Makan Bergizi Gratis, DPP Keluarkan Instruksi Resmi

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    JAKARTA – Partai berlambang banteng moncong putih, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), akhirnya mengambil langkah tegas terhadap kadernya yang terlibat dalam bisnis Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui instruksi resmi Dewan Pimpinan Pusat (DPP), seluruh kader diminta tidak bermain dalam kegiatan usaha yang berkaitan dengan program pemerintah tersebut. Sekretaris DPD PDIP Kalimantan Barat, Sujiwo, menegaskan […]

expand_less