Breaking News
light_mode

IKM Bali Tembus Etalase Brand Dunia di Sira Village

  • account_circle Ray
  • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Produk kriya, perhiasan, batik, busana hingga sabun organik karya IKM binaan Dekranasda Bali kini dipasarkan berdampingan dengan merek global di Sira Village Grand Outlet Bali, KEK Kura Kura Bali.

DENPASAR – Produk lokal Bali mulai mendapat panggung lebih luas di pasar pariwisata internasional. Melalui Sira Village Grand Outlet Bali (GOB) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali, sejumlah produk Industri Kecil dan Menengah (IKM) binaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali dipasarkan berdampingan dengan brand-brand global.

Kehadiran produk lokal tersebut sekaligus mematahkan anggapan bahwa karya IKM Bali sulit bersaing di tengah dominasi merek internasional. Beragam produk seperti kriya, busana, perhiasan perak, batik painting hingga sabun organik ditampilkan melalui konsep kurasi yang menyasar wisatawan domestik maupun mancanegara.

Sejumlah brand lokal yang hadir antara lain Sunaka Jewelry, Darmawan Silver, Kahyangan Jewelry, Ipong Design, Ipong Art, Basudewa, Kembang Sari Batik Painting dan Phalam.

Presiden Direktur PT Grand Outlet Bali, Tantowi Yahya, mengatakan kehadiran IKM Bali di Sira Village bukan dimaksudkan sebagai ajang persaingan dengan brand global, melainkan sebagai bentuk kolaborasi untuk memperluas pasar produk lokal.

“Sira Village tentu membuka pintu selebar-lebarnya bagi IKM binaan Dekranasda. Ini bukan soal kompetisi, melainkan kolaborasi. Kami memberikan ruang bagi produk IKM Bali agar karya lokal kita yang karena keunikannya, karakternya yang khas, juga tentu kualitasnya, semakin dikenal dunia,” ujar Tantowi Yahya.

Menurutnya, keberadaan wisatawan mancanegara di Bali dapat dimanfaatkan sebagai peluang untuk memperkenalkan produk lokal tanpa harus menunggu keikutsertaan dalam pameran di luar negeri.

Sementara itu, Kepala Departemen Komunikasi PT Bali Turtle Island Development (BTID), Zefri Alfaruqy, menegaskan integrasi IKM lokal dalam kawasan ritel modern merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi yang melibatkan masyarakat.

“Sejak awal, kami ingin Sira Village bukan hanya sekadar tempat belanja, tetapi juga ruang tumbuh bersama bagi komunitas lokal. Kehadiran IKM binaan Dekranasda Bali menjadi bukti komitmen kami dalam membangun ekosistem bisnis yang inklusif dan berkelanjutan. Semoga terus bisa memberi dampak baik bagi masyarakat sekitar,” ungkap Zefri.

Peluang tersebut mendapat respons positif dari pelaku IKM. Supervisor E-commerce dan Exhibition Sunaka Jewelry, I Komang Kartika, menyebut kehadiran mereka di Sira Village memberikan akses baru bagi produk lokal untuk menjangkau konsumen yang selama ini lebih mudah menemukan brand internasional di pusat perbelanjaan besar.

“Ini bahkan kita nggak perlu mengajukan diri dulu, langsung diajak sama tim Sira Village. Buat IKM yang selama ini susah masuk mal-mal besar, ini kesempatan langsung buka jalan, sekaligus jadi cara kita membuktikan produk lokal nggak kalah sama brand-brand sekelasnya,” ujar Kartika.

Kartika mengatakan, pengunjung Sira Village didominasi wisatawan mancanegara, khususnya pada akhir pekan. Menurutnya, banyak wisatawan asing mencari produk khas Bali yang memiliki karakter dan keunikan yang tidak mereka temukan di negara asal.

“Paling ramai di weekend. Lokalan juga ada, paling perbandingannya itu 60 persen wisatawan mancanegara, 40 persen wisatawan domestik. Jadi memang kebanyakan orang-orang luar mencari gift yang memang nggak ada di negaranya. Nah, kita di sini, di Galeri IKM Bali, bisa jadi salah satu opsinya,” lanjut Kartika.

Apresiasi juga datang dari wisatawan asal Uni Emirat Arab, Fabio Scala, yang mengaku telah berulang kali berkunjung ke Bali selama sekitar satu dekade. Ia menilai produk lokal yang dikurasi di Sira Village memiliki daya tarik tersendiri karena menawarkan unsur autentik dan pengerjaan tangan.

“Ini adalah pusat perbelanjaan dengan kurasi terbaik yang pernah saya lihat di Bali. Di dunia yang makin modern dengan merek-merek yang sama di mana-mana, produk lokal di sini justru menawarkan sesuatu yang unik, buatan tangan, dan dikerjakan dengan detail kerajinan yang luar biasa,” ujar Fabio.

Ia juga menilai konsep arsitektur Sira Village mampu memadukan nuansa budaya Bali dengan pendekatan modern.

“Dari segi arsitektur kontemporer, ini salah satu desain terbaik yang pernah saya lihat di Bali. Sira Village berhasil membawa semangat budaya Bali dan nilai-nilai lokal ke dalam kehidupan masyarakat modern dengan sangat baik. Ini sangat mengagumkan,” tutup Fabio.

Kehadiran IKM Bali di Sira Village Grand Outlet Bali menunjukkan bahwa produk lokal memiliki peluang untuk masuk ke ruang ritel modern dan menjangkau pasar internasional secara langsung.

Kolaborasi antara pelaku IKM, pengelola kawasan dan sektor pariwisata tersebut juga membuka peluang baru bagi produk kreatif Bali untuk tidak hanya menjadi suvenir, tetapi berkembang sebagai bagian dari industri ekonomi kreatif yang memiliki daya saing global.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Purbaya Soroti Kualitas Buruk Sistem Coretax: “Selevel Anak SMA”

    Purbaya Soroti Kualitas Buruk Sistem Coretax: “Selevel Anak SMA”

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara blak-blakan mengkritik kualitas sistem pelaporan pajak Coretax yang selama ini dikeluhkan publik. Ia menyebut program tersebut dibangun dengan mutu yang sangat rendah, bahkan menilainya “setara hasil kerja anak SMA.” Purbaya mengaku telah membentuk tim ahli teknologi informasi untuk menelusuri akar persoalan dan memperbaiki sistem tersebut. Namun, langkah […]

  • Prabowo Luncurkan Paket Ekonomi 2025 Senilai Rp16,23 Triliun

    Prabowo Luncurkan Paket Ekonomi 2025 Senilai Rp16,23 Triliun

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Program Paket Ekonomi 2025 dengan total anggaran Rp16,23 triliun. Pengumuman kebijakan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (15/9/2025). Turut hadir Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Airlangga menegaskan bahwa Paket Ekonomi 2025 berfokus pada pemulihan daya beli masyarakat, penciptaan lapangan kerja, serta […]

  • Demer Ingatkan Pansus TRAP Jangan Ganggu Iklim Investasi, Soroti Surat Protes Kamar Dagang China ke Presiden Prabowo

    Demer Ingatkan Pansus TRAP Jangan Ganggu Iklim Investasi, Soroti Surat Protes Kamar Dagang China ke Presiden Prabowo

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 12Komentar

    DENPASAR — Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Dapil Bali, sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali, Gde Sumarjaya Linggih atau yang akrab disapa Demer mengingatkan agar kerja Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali tidak menimbulkan ketakutan di kalangan investor dan memperburuk iklim investasi di Indonesia, […]

  • Makna Spiritual Kalajengking! Simbol Transformasi, Perlindungan, atau Pertanda Bahaya?

    Makna Spiritual Kalajengking! Simbol Transformasi, Perlindungan, atau Pertanda Bahaya?

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Samantha Maffucci DENPASAR – Kalajengking selama ribuan tahun dikenal sebagai salah satu hewan yang paling ditakuti karena sengatannya yang mematikan. Namun, di balik citra menyeramkan tersebut, berbagai tradisi dan kepercayaan di dunia justru menempatkan kalajengking sebagai simbol spiritual yang sarat makna, mulai dari transformasi hidup, perlindungan diri, hingga kelahiran kembali. Dalam kajian simbolisme, kalajengking tidak […]

  • Noorsy Ingatkan Indonesia di Ambang Krisis Kedaulatan Akibat Tekanan Global dan Krisis Moral Play Button

    Noorsy Ingatkan Indonesia di Ambang Krisis Kedaulatan Akibat Tekanan Global dan Krisis Moral

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Ray
    • 10Komentar

    Jakarta, 7 Januari 2026 — Pengamat ekonomi-politik Ichsanudin Noorsy menilai Indonesia tengah memasuki fase genting yang mengancam kedaulatan nasional. Ia menyebut bangsa ini sedang berada dalam situasi “kejutan sistemik” yang bekerja secara senyap namun terstruktur, melalui tekanan ekonomi global sekaligus kerusakan nilai-nilai moral di dalam negeri. Menurutnya, jika kondisi ini tidak disadari sejak dini, Indonesia […]

  • Dugaan Eksploitasi Pekerja Lokal di Bali Menguat, Disnaker dan ARUN Ungkap Praktik Ketenagakerjaan Bermasalah

    Dugaan Eksploitasi Pekerja Lokal di Bali Menguat, Disnaker dan ARUN Ungkap Praktik Ketenagakerjaan Bermasalah

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Denpasar, Bali — Dugaan praktik ketenagakerjaan yang merugikan pekerja lokal di Bali kembali mencuat. Pemerintah melalui Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali bersama organisasi Advokasi Rakyat untuk Nusantara (ARUN) Bali menggelar pertemuan di ruang pengawasan Disnaker, Senin (6/4/2026), guna membahas berbagai temuan pelanggaran yang melibatkan perusahaan dengan indikasi penanaman modal asing (PMA) serta keterlibatan warga […]

expand_less