Mitsubishi Pajero Terlahir Kembali, SUV Legendaris Siap Menggebrak 100 Negara
- account_circle Ray
- calendar_month 15 jam yang lalu
- print Cetak

Mitsubishi Motors meluncurkan SUV Pajero terbaru yang telah lama dinantikan pada 2 September, seiring upaya produsen otomotif tersebut untuk kembali memperkuat eksistensinya di pasar global. (Foto oleh Yuki Nakao)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Mitsubishi Motors menghidupkan kembali nama besar Pajero setelah vakum beberapa tahun. Mengusung mesin diesel 2,4 liter, ladder frame, sistem 4WD dan tujuh mode berkendara, Pajero terbaru diposisikan sebagai SUV flagship global Mitsubishi.
TOKYO — Mitsubishi Motors Corporation resmi menghidupkan kembali salah satu nama paling ikonik dalam sejarahnya. Perusahaan otomotif Jepang tersebut pada Rabu, 2 September 2026, memperkenalkan all-new Mitsubishi Pajero, SUV lintas alam generasi terbaru yang kini ditempatkan sebagai model flagship untuk mendorong pertumbuhan perusahaan di pasar global.
Kemunculan kembali Pajero menandai babak baru bagi model yang selama puluhan tahun dikenal sebagai salah satu SUV tangguh Mitsubishi. Pajero generasi terbaru dikembangkan bukan sekadar untuk menghidupkan kembali nama legendaris, tetapi juga membawa karakter kendaraan off-road ke level yang lebih premium.
Mitsubishi Motors akan memproduksi Pajero terbaru di Thailand. Model tersebut akan terlebih dahulu dipasarkan di Thailand, kemudian menyusul Jepang dan Australia dalam tahun fiskal 2026. Mulai tahun fiskal 2027, Mitsubishi menargetkan ekspansi Pajero ke sekitar 100 negara, termasuk kawasan ASEAN, Amerika Latin dan Timur Tengah.
Kembalinya Pajero memiliki arti strategis bagi Mitsubishi. Perusahaan menjadikan SUV ini sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan dalam rencana bisnis jangka menengah hingga tahun fiskal 2029.

Mitsubishi Motors berencana meluncurkan Pajero di sekitar 100 negara. FOTO: MITSUBISHI MOTORS
Presiden sekaligus Chief Operating Officer Mitsubishi Motors, Keisuke Kishiura, mengatakan Pajero terbaru menjadi model pertama yang merealisasikan visi baru perusahaan untuk memperkuat identitas merek sekaligus menghadirkan produk yang memiliki karakter khas.
“The all-new Pajero is the first model to bring this vision to life. As our flagship model, it will lead not only the Pajero series to follow, but the entire Mitsubishi Motors lineup,” kata Keisuke Kishiura.
Menurutnya, Pajero generasi terbaru dikembangkan sebagai SUV premium yang tetap mempertahankan kemampuan lintas alam sebagai DNA utamanya.
“Evolved with a new level of refinement, the all-new Pajero is a premium cross-country SUV that drivers can rely on in any situation,” ujarnya.
Secara historis, Pajero pertama kali diperkenalkan pada 1982. Setahun kemudian, model tersebut mulai membangun reputasinya sebagai kendaraan tangguh setelah meraih kemenangan di kelasnya dalam kompetisi reli. Pajero kemudian berkembang menjadi salah satu ikon SUV Mitsubishi dan mencatat total produksi lebih dari 3,29 juta unit selama empat generasi.
Sebelum kembali dengan generasi terbaru, Pajero telah dihentikan produksinya. Mitsubishi sebelumnya menyatakan model tersebut berhenti dipasarkan di sejumlah pasar luar negeri pada 2021, sehingga kemunculan generasi terbaru ini menjadi kembalinya nama Pajero ke panggung global setelah beberapa tahun absen.
Untuk mempertahankan karakter off-road yang menjadi identitasnya, Pajero terbaru menggunakan ladder frame berstruktur kokoh. Basis tersebut dipadukan dengan sistem penggerak empat roda Super Select 4WD-II dan teknologi Super-All Wheel Control (S-AWC).
Mitsubishi juga membekali SUV ini dengan tujuh pilihan mode berkendara, yakni Normal, Eco, Gravel, Snow, Mud, Sand dan Rock. Pilihan tersebut memungkinkan karakter kendaraan disesuaikan dengan berbagai kondisi jalan, mulai dari penggunaan perkotaan hingga medan berlumpur, pasir dan bebatuan.
Di balik kap mesin, Pajero terbaru menggunakan mesin clean diesel 2,4 liter dengan turbocharger variable geometry. Mesin tersebut menghasilkan torsi maksimum hingga 480 Nm dan dipasangkan dengan transmisi otomatis delapan percepatan yang baru dikembangkan Mitsubishi.
Dari sisi dimensi, SUV ini memiliki panjang 4.920 mm, lebar 1.925 mm, tinggi 1.910 mm dan jarak sumbu roda 2.870 mm. Ground clearance mencapai 230 mm, memberikan ruang yang cukup untuk menghadapi permukaan jalan yang tidak rata.
Pajero terbaru juga hadir dengan konfigurasi tiga baris dan tujuh tempat duduk. Mitsubishi berupaya menggabungkan kemampuan off-road dengan kenyamanan perjalanan jarak jauh, sehingga SUV ini tidak hanya ditujukan untuk penggemar petualangan, tetapi juga penggunaan sehari-hari.
Nuansa klasik Pajero tetap dipertahankan melalui sejumlah elemen desain. Salah satunya adalah tampilan triple-meter khas Pajero generasi terdahulu yang kini diinterpretasikan ulang secara digital menjadi sistem bernama Multi-Meter.
Sistem tersebut dapat menampilkan sejumlah informasi seperti ketinggian, arah kompas, temperatur, sudut kemiringan kendaraan serta informasi terkait sistem kontrol kendaraan. Di bagian kabin, Mitsubishi juga menggunakan dua layar berukuran besar hingga 14,3 inci pada konfigurasi tertentu.
Aspek keselamatan turut mendapat perhatian besar. Pajero terbaru dilengkapi berbagai sistem bantuan pengemudi, termasuk Forward Collision Mitigation, Predictive Forward Collision Warning, Emergency Lane Assist, Front Cross Traffic Alert serta MI-PILOT untuk membantu pengemudi saat melaju di jalan tol.
SUV ini juga dibekali delapan airbag, termasuk SRS center airbag yang dirancang untuk mengurangi risiko cedera akibat benturan antara penumpang depan ketika terjadi kecelakaan.
Mitsubishi belum mengumumkan harga resmi Pajero terbaru. Namun, posisi sebagai flagship menunjukkan bahwa generasi baru ini tidak hanya mengandalkan nostalgia terhadap nama besar Pajero, melainkan menjadi bagian penting dari strategi Mitsubishi untuk memperkuat kembali posisi globalnya.
Perusahaan menargetkan penjualan domestik Jepang meningkat sekitar 50 persen dibandingkan level tahun fiskal 2024, menjadi sekitar 180.000 kendaraan pada tahun fiskal 2030. Pajero diharapkan menjadi salah satu model yang berkontribusi terhadap pencapaian target tersebut.
Mitsubishi juga telah menyiapkan rencana untuk memperluas keluarga Pajero. Dua model Pajero dengan ukuran lebih kecil disebut akan diperkenalkan pada masa mendatang, membuka kemungkinan terbentuknya lini SUV Pajero dengan cakupan pasar yang lebih luas.
Dengan perpaduan mesin diesel, ladder frame, sistem 4WD, teknologi keselamatan modern dan kabin tujuh penumpang, Mitsubishi Pajero 2026 hadir membawa satu pesan jelas: nama legendaris itu tidak sekadar kembali, tetapi dipersiapkan menjadi ujung tombak baru Mitsubishi di pasar SUV global.
Tim

Saat ini belum ada komentar