Breaking News
light_mode

Ketergantungan Energi Bali Disorot, Antara Realitas Infrastruktur dan Tantangan Kemandirian

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BALI — Ketergantungan Pulau Bali terhadap pasokan energi dari luar daerah kembali menjadi sorotan, seiring meningkatnya wacana kemandirian energi di tengah pertumbuhan sektor pariwisata. Saat ini, sebagian besar kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) Bali dipasok dari luar pulau, sementara pasokan listrik masih sangat bergantung pada sistem interkoneksi Jawa-Bali yang dikelola oleh Perusahaan Listrik Negara.

Secara geografis, Bali memang tidak memiliki sumber energi fosil dalam jumlah besar. Untuk menjaga stabilitas pasokan listrik, jaringan kabel laut yang menghubungkan Jawa dan Bali menjadi tulang punggung distribusi energi. Selain itu, distribusi BBM juga bertumpu pada fasilitas penyimpanan dan penyaluran di wilayah seperti Kabupaten Badung, yang berperan penting dalam mendukung aktivitas ekonomi, khususnya sektor pariwisata.

Namun, kondisi ini memunculkan kekhawatiran terkait tingkat kemandirian energi Bali. Sejumlah pengamat menilai ketergantungan tinggi terhadap pasokan eksternal berpotensi menimbulkan kerentanan, terutama jika terjadi gangguan distribusi atau krisis pasokan. Dalam konteks tersebut, muncul pandangan kritis yang menyebut bahwa ketergantungan ini bukan semata persoalan teknis, melainkan juga berkaitan dengan arah kebijakan energi nasional.

Di sisi lain, pemerintah pusat menegaskan bahwa sistem interkoneksi justru dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan pasokan listrik antarwilayah. Dengan sistem ini, daerah yang mengalami kekurangan daya dapat disuplai dari wilayah lain yang memiliki surplus energi, sehingga risiko pemadaman dapat diminimalkan.

Bali sendiri sebenarnya memiliki potensi energi terbarukan yang cukup besar. Energi surya dinilai sangat prospektif mengingat intensitas sinar matahari yang tinggi sepanjang tahun. Selain itu, kawasan Bedugul disebut-sebut memiliki potensi panas bumi yang bisa dikembangkan sebagai sumber listrik alternatif. Namun, hingga kini pemanfaatannya masih terbatas dan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari aspek investasi, regulasi, hingga penerimaan masyarakat.

Pengembangan energi terbarukan juga menghadapi dilema tersendiri. Di satu sisi, sistem pembangkit mandiri seperti panel surya atap dapat mendorong kemandirian masyarakat dan pelaku usaha. Di sisi lain, integrasi dengan sistem kelistrikan nasional tetap diperlukan untuk menjaga stabilitas jaringan secara keseluruhan.

Para ahli energi menilai, kunci ke depan adalah menemukan keseimbangan antara kemandirian daerah dan integrasi sistem nasional. Diversifikasi sumber energi, peningkatan investasi pada energi bersih, serta kebijakan yang adaptif dinilai menjadi langkah penting agar Bali tidak hanya mandiri secara budaya, tetapi juga lebih tangguh dalam aspek energi.

Dengan pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat dan ketergantungan tinggi pada sektor pariwisata, isu ketahanan energi diperkirakan akan menjadi agenda strategis bagi Bali dalam beberapa tahun ke depan.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hangat dan Penuh Doa, Jokowi Rayakan Ulang Tahun ke-64 di Solo

    Hangat dan Penuh Doa, Jokowi Rayakan Ulang Tahun ke-64 di Solo

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    DENPASAR – Suasana hangat menyelimuti kediaman mantan Presiden Joko Widodo saat peringatan ulang tahunnya yang ke-64, Sabtu (21/6/2025). Di Gang Kutai I, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, acara tasyakuran digelar secara sederhana namun penuh makna. Dihadiri oleh keluarga, staf, relawan, hingga warga sekitar, momen tersebut diwarnai dengan doa bersama serta pembagian hidangan tradisional. Puluhan nasi […]

  • Kompensasi Rp1 Miliar Jadi Batu Sandungan, Kandang Babi vs Dapur Makan Gratis Memanas

    Kompensasi Rp1 Miliar Jadi Batu Sandungan, Kandang Babi vs Dapur Makan Gratis Memanas

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    SRAGEN – Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sragen tersandung konflik sosial serius. Pemilik kandang babi di Dukuh Kedungbanteng RT 014, Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacan, secara terbuka meminta kompensasi Rp1 miliar kepada pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) jika usahanya harus dipindahkan. Permintaan itu hingga kini belum menemui titik temu dan memicu ketegangan di […]

  • Defisit APBN Rp135 Triliun, Wacana Kenaikan BBM Subsidi Kembali Muncul

    Defisit APBN Rp135 Triliun, Wacana Kenaikan BBM Subsidi Kembali Muncul

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    JAKARTA — Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kembali menjadi sorotan publik setelah laporan kinerja fiskal menunjukkan defisit mencapai sekitar Rp135 triliun hingga Februari 2026. Angka tersebut memicu perdebatan mengenai arah kebijakan ekonomi pemerintah, terutama setelah muncul wacana penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Defisit anggaran tersebut mencerminkan selisih antara pendapatan negara dan belanja […]

  • Ironi di Rote Ndao! Tersangka Korupsi Regina Kedoh Justru Diberi Penghargaan Bupati

    Ironi di Rote Ndao! Tersangka Korupsi Regina Kedoh Justru Diberi Penghargaan Bupati

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Deda Henukh
    • 3Komentar

    ROTE NDAO — Publik Rote Ndao digegerkan dengan langkah kontroversial Bupati Paulus Henuk yang memberikan penghargaan kepada Regina Kedoh, Kepala Dinas P3AP2KB yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi. Alih-alih diproses hukum secara tegas, Regina justru menerima penghargaan dari orang nomor satu di daerah tersebut. Kasus ini bermula dari dugaan korupsi di Dinas P3AP2KB saat […]

  • Negara Absen, Intoleransi Merajalela! Kasus Sukabumi Bukti Nyata Pembiaran Sistemik Play Button

    Negara Absen, Intoleransi Merajalela! Kasus Sukabumi Bukti Nyata Pembiaran Sistemik

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    SUKABUMI – Peristiwa perusakan rumah milik keluarga Yongki di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, kembali memunculkan satu pertanyaan yang tak kunjung terjawab: sampai kapan negara akan terus membiarkan intoleransi beragama merusak sendi-sendi kebangsaan? Kejadian pada akhir Juni 2025 ini menggambarkan kegagalan negara melindungi warganya yang memiliki keyakinan berbeda. Di tengah heningnya peran negara, justru […]

  • Australian Consulate-General Bali Promotes Online Safety for Indonesian Women

    Australian Consulate-General Bali Promotes Online Safety for Indonesian Women

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 20Komentar

    DENPASAR – The Australian Consulate-General in Bali held an information session on 9 December 2025 to support the global “16 Days of Activism Against Gender-Based Violence” campaign. With this year’s theme, “UNiTE to End Digital Violence Against All Women and Girls,” the event focused on helping Indonesian women recognise digital threats and stay safe online. […]

expand_less